HOMOSEKSUALITAS-Pasrah atau Berjuang?
15 Agustus 2008
Praktik-praktik homoseksualitas semakin merebak. Banyak yang menyetujui gaya hidup ini. Ya! Gaya hidup. Bahkan perilaku ini telah disebutkan sebagai gaya hidup. Masyarakat terutama yang di Barat sana telah menerimanya dan menganggap lumrah. Bahkan pernikahan sesama jenis telah disahkan.
Sebenarnya tak perlu heran. Homoseksualitas telah dikenal sejak sejarah awal. Di dalam kitab umat Kristiani telah diidentifikasi bahwa Sodom dan Gomora adalah contoh kota yang penduduknya sebagian besar adalah kaum homoseks.
Namun, satu pertanyaan yang pastinya sudah sering diajukan adalah apakah perbuatan ini boleh? Saya akan menjawab dari apa yang telah saya pelajari.
Kita semua tahu bahwa Allah menciptakan pria dan wanita. Dia menetapkan bahwa hubungan seksual hanya boleh dilakukan oleh suami dan istri. (Kejadian 1:27, 28) Dia menyuruh mereka untuk memenuhi bumi. Bagi Anda yang memiliki Alkitab, Anda juga seharusnya membaca kitab Roma 1:26, 27, Allah mengutuk perbuatan ini.
Tetapi, bagaimana jika ada yang merasa dirinya tertarik kepada sesama jenis? Apakah ini berarti dia adalah seorang homo? Sebenarnya tidak! Terkadang tubuh ini memang terangsang secara seksual tanpa disengaja. Meskipun begitu apakah kita akan pasrah saja? Kita bisa berjuang untuk menampiknya! Banyak yang bilang bahwa usaha itu akan sia-sia, lebih baik ikuti saja ‘kecenderungan seksual’ itu. Yakinkan Anda bisa! Silahkan baca 1 Korintus 6:9-11. Kemudian langkah selanjutnya hindarilah pornografi dan propaganda-propaganda yang dapat mengundang perasaan tersebut.
Bukankah Anda punya pilihan untuk melawan hasrat tersebut? Sama seperti bila kita memiliki kebiasaan-kebiasaan tertentu yang kurang baik, bukankah dengan berangsur-angsur perbuatan itu bisa menghilang jika kita berusaha.
Di artikel ini saya tidak bermaksud mendiskreditkan orang-orang yang mungkin telah melakukan hubungan ini. Jauh daripada itu, saya hanya ingin memotivasi untuk tidak pasrah saja!






Agustus 15th, 2008 at 13:36
What a stupid thing to say. have you been a homesexual man before? Have you ? Tone of your letter indicates that it is a wrong thing if you happen to be a homosexual man. Lucky if you were born not as one and damn if you are. While appreciate your effort to post such article, you should be careful not to offend anybody. Most of homosexual men did not ask or try to be one. You were born with it, only the degree are different. Scientific research proved that these people were born with brain structure slightly altered than their normal counterparts. It is not a wrong thing to be one, you just have to live your life to the fullest. I am a homosexual man, happy and content. I am happy that I am because I have disposable income and i use that income to help my sisters and parents to have a better life and even better, I sponsor children to have a better education. Focusing to what you already are is much better then dwelling with it and hopefully “change”it. Thanks
Agustus 15th, 2008 at 13:45
MARI SAMA-SAMA KITA BINA KAUM HOMO, BINASAKAN!!!
Agustus 15th, 2008 at 14:03
Saya setuju sekali, homo seksual ada penyimpangan. Saya muslim, dan sependapat bahwa “mereka-mereka” ini harus berjuang untuk menampiknya, tidak untuk mengikuti kata hatinya. Mereka sebenarnya termasuk orang-orang yang mendapat cobaan dari Tuhan. Berjuanglah untuk mengatasi cobaan ini. Manusia diciptakan oleh Tuhan berpasang-pasangan, untuk melanjutkan keturunan. Kelak di surga nanti kita akan berpasang-pasangan (laki dan perempuan bukan laki dengan laki). Sodom Gomorah adalah sejarah yang nyata, harus menjadi pelajaran bagi kita semua. Keledai tidak akan jatuh ke dalam lubang yang sama, harusnya begitu, mengapa manusia tidak bisa?
Agustus 15th, 2008 at 14:10
Apapun yang terjadi dan sulit rasanya untuk menjadikan sifat diri saya kembali normal,aku lelaki 37 tahun tampan,manis,banyak sekali wanita tertarik ,tapi itu sia-sia…kadang aku coba untuk mendekati dan mencintai…tapi gagal…apa yang harus aku lakukan.itupun aku mencoba bukan hanya sekali,tapi berulang kali.
Agustus 15th, 2008 at 14:16
I’m a muslim,Who knows about the nature of mankind other than the Creator Himself God Almighty. It’s just mankind who say that oh a homo is born with it so it’s ok for him. Please remember that each mankind is born with many other evil desires (adultery, stealing, gambling, backbiting,etc…). But since each one of us born with those desires then is it ok to say that we can do all those evils. Answer is no. When God command something, he knows that it’s within the capacity of mankind and it’s for their own benefit. If they obey, blessed will be their life in this world and the next. if not, then just wait for the inevitable. You can choose which path you want.I believe that there many out there who has this homo desires within them but choose to fight it and struggle so that in the end they will win and God will bless them with eternal happiness.
Agustus 15th, 2008 at 14:16
Kalaupun ada rekan yang mempunyai rasa ingin berbagi rasa,,,,Curhat boleh….please I wait friendster forever
Agustus 15th, 2008 at 14:19
Lelaki tampan, klo pun anda ga tertarik dengan wanita, minimal anda bisa hidup kudus tanpa berzinah.
Agustus 15th, 2008 at 14:21
hidup adalah pilihan..semua tau menempatkan pada proporsinya dan segala resikonya masing2…jalan apapun yang di pilih, serta keyakinan apapun itu, semua berpulang pada manusianya masing2…mau sekian banyak aturan, pasal2,ayat, dibuat kalau emang pribadinya gak bisa ngikut juga gimana dong? hmmhh gak usah jauh2 deh… di keyakinan ku, ALKOHOL itu (minuman yang mengandung alkohol,khamar) itu HARAM jauh sebelum kita lahir aturan itu udah ada…toh buktinya apa??masih banyak juga penganut yang sama dengan keyakinan ku itu melanggarnya?
yang pasti, jalanin hidup sebaik mungkin..seberkualitas mungkin dan sepositif mungkin. tanpa harus menghakimi siapapun..Tuhan maha Adil kok, semua akan dapat “jatah” nya masing2 di hari akhirat kelak.
Agustus 15th, 2008 at 14:23
saya ikut mendukung…
bahwa homo seksual adlah tindak laku yang menyimpang..
tenang aj gak usah takut kehabisan perempuan, coz perbamdingan nya 1:5 ko…
lg jg cwe sekarang sexy2..
pokonya nyesel deh klo gk mau sama perempuan…
Agustus 15th, 2008 at 14:23
Ini saya sampaikan sebagai seorang muslim. Buat yg memiliki naluri salah ini, kita kembali ke Laa Hawla Wala Quwwata Illa Billah,tiada daya upaya selain dari Allah SWT. Klo kita berjuang dengan mengharapkan ridha Allah dan senantiasa berdoa padanya spaya diberi kekuatan, maka tak ada yg tak mungkin. Hidup di dunia ini teramat sangat sementara dan singkat sekali.Semuanya pasti akan berakhir. penderitaan kita yg menahan nafsu yg salah ini jg akan berakhir suatu hari nanti. Tapi apa yg terjadi di alam sana adalah abadi dan semuanya bergantung kpada amal kita didunia ini.
Agustus 15th, 2008 at 14:26
kaum homo, kalian g pengen punya keluarga normal+punya anak apa?!
Agustus 15th, 2008 at 14:26
Saya di lahirkan normal dari dulu bisa mencintai wanita,tapi ada perubahan,saya sendiri gak tau,mengapa aku bisa mencintainya….
Agustus 15th, 2008 at 14:26
saya ga pernah tahu rasanya terlahir jadi homoseksual dan ga akan pernah mau tahu; tapi mana yang lebih baik? jadi homoseksual tapi suka menolong orang atau jadi orang “normal” tapi hidupnya bejat (korup, rampok, pembunuh, dll) ? kita punya kekurangan pada diri kita masing2; mungkin sebaiknya kita fokus pada kekurangan diri kita sendiri dahulu sebelum bergeser pada kekurangan orang lain.
Agustus 15th, 2008 at 14:28
wow english kabeh..
hidup ini penuh dengan pilihan.. kita sendiri yang menentukan seperti apa hidup kita.. apakah mau jadi homo atau tidak..
hmmm..
Agustus 15th, 2008 at 14:32
Kadang2 homoseksual itu awalnya dibuat2 sih…ikut2an…tp keterusan…
Agustus 15th, 2008 at 14:33
For me, GOD has His own purpose. You can’t blame them and pointed them for not trying too hard. They may have, and they know it was wrong. But it’s just already in them. And you have no right to blame them. Let GOD do the job.
Agustus 15th, 2008 at 14:34
Seorang HOMO sejati (murni), bukan homo ‘karbitan’, dan memang mereka sama sekali tidak bisa menikah dengan lawan jenis (wanita), BUKANLAH karena mereka MAU DILAHIRKAN SEPERTI itu. Dalam agama Islam dan Kristen, Homo sangat dibenci dan dilarang (haram), dan dalam kisan NABI LUTH sangat jelas hukuman bagi kaum homo, yaitu dibinasakan Allah s.w.t.
Benar kata anda bila kita mengikuti ajaran agama (baca: Islam) dengan benar, perilaku dan perbuatan homoseksual adalah semacam COBAAN dari Tuhan karena ummat dituntut sejauh mana mereka mau mentaati aturan Allah s.w.t. Bila taat, ya masuk surga, bila ingkar, ya masuk neraka. Bila seorang homoseksual seumur hidupnya MAMPU menahan diri, balasannya jelas, yaitu surga. Namun ada berapa manusia yang sanggup menahan GODAAN NAFSU BIRAHI yang begitu dahsyat sepanjang hayatnya ??? Zaman sudah berkembang begini pesatnya, godaan saling berganti dan bermunculan. Banyak situs2 homo yang menyajikan tayangan secara vulgar, dan hampir sampai aktor pelakunya muda, ganteng, sportif dan samasekali tak kelihatan seperti ‘bencong.’
Zaman Nabi Luth a.s. kagak ada godaan dahsyat seperti ini, homo mana yang sanggup mengendalikan nafsunya seumur hidup. Para AHLI, ULAMA, PENGAMAT, regulasi agama, semua mencampakkan dan menistakan kaum homo, padahal kaum homo sendiri SANGAT KESULITAN untuk melepaskan dirinya dari CIRI KEHOMOANNYA. Para Ahli, Ulama, Pendeta, Pastur dan Pengamat, bisakah anda semua mengubah HALUAN hidup seseorang yang benar2 MURNI homo. Saya sangat yakin, yang menanggung DOSA bukanlah para homo saja, namun para ahli, ulama, pendeta, pastur atau pengamat, yang ternyata mereka tak mampu berbuat apa2 pada para penderita homoseksual.
Kesian mereka…. Mereka ditakdirkan hidup, hanya untuk MENYONGSONG kehidupan di NERAKA kelak. Padahal mereka tidak menginginkan lahir sebagai seorang homoseksual. Penderitaan seorang homoseksual sangat dan sangat kompleks, dihina, dinista, dikhianati, dan mereka menderita dengan penderitaan yang tak berujung. Allah s.w.t. Maha Pengampun, Maha Penerima Taubat, Maha Pengasih dan Maha Penyayang, adakah bagi mereka menerima KASIH SAYANG Tuhan, Allah s.w.t. Wallahu A’lam bis Shawab.
Agustus 15th, 2008 at 14:43
Sebenarnya dan secara jujur,kaum homo tidak mau terlahir seperti apa yang di alaminya…siapa sih yang gak mau hidup normal..,saya kira ada yang terlahir menjadi gak normal juga ada yang terpengaruh oleh lingkungan yang bisa menjadikan mereka jadi punya sifat homo
Agustus 15th, 2008 at 14:52
banyak penyakit atau kelainan yang ada sejak lahir. tp mereka berjuang untuk mengobatinya supaya mereka bisa hidup normal.
Agustus 15th, 2008 at 14:52
secara pribadi sih gw tidak setuju dengan homoseksual
karna sudah pasti HOMOSEKSUAL ini adalah perilaku menyimpang atas orietnasi seks ke sesama jenis,
dan itu adalah kebiasaan yg sangat kasarnya “menjijikan” bagi orang yg orientasi seksnya normal..(bayangkan anda bersetubuh dengan sesama jenis ?? iiiiiiii )
tp gw ga pernah terganggu dengan keberadaan mereka,
and kalau dibilang apakah mereka punya hak untuk hidup ??
tentu saja jawabanya IYA karna mereka juga manusia, kita sama sama punya hak untuk HIDUP,
tp ya kita cuman bisa komentar, yang ngejalanin kan mereka(homo-nya.red)
and spertinya kalau disuruh merubahnya, kita ngga akan pernah bisa..
hanya saja melakukan pencegahan dini biar ngga terjadi, bisa saja dilakukan
contohnya sperti peran orang tua dalam mendidik anak2nya..
karna kalau sejak dari kecil kita dididik dengan baik
dan orang tua membimbing kita dengan benar
pastinya semua hal ini bisa dicegah terjadi…
Agustus 15th, 2008 at 14:58
I agree with : Fred, maureen80, Angga
Agustus 15th, 2008 at 14:59
ah fuck you…………….para homo…..terkutuk kau
Agustus 15th, 2008 at 15:00
Hallelujah…
Agustus 15th, 2008 at 15:02
Seandanya sifaf homo terjadi pada diri anda? bagaimana? Apa yang anda lakukan?
Agustus 15th, 2008 at 15:03
Good tenmy.
Agustus 15th, 2008 at 15:04
menurut saya hidup adalah pilihan, saya pikir orang mo jadi homo atau tidak itu adalah sebuah pilihan, so karena itu pilihan hidup jadi segala konsekwensinya akan ditanggung sendiri… jadi homo atau straight idealnya ya jadi straightlah, tapi itu kita kembali lagi harus berfikir bahwa hidup itu rahasia,tidak ada seorangpun yang tahu tentang masa depan… tapi sebenarnya masa depan itu ditentukan oleh diri kita sendiri dan ALLAH. Saya hanya menyarankan lebih baik kita mendekatkan diri ke ALLAH, apapun itu masalahnya di dunia ini, pasti akan ada jalan keluarnya…… it’s depend on you and your hard effort to make it….
Agustus 15th, 2008 at 15:17
Kita yang notebene nya bukan kaum homo, ada baiknya memberikan kontribusi untuk menarik para kaum homo ke jalan yg benar jgn menjauhi apalagi mencemooh, siapa sich yg gak mau hidup normal2 aja…pasti ada penyebab mengapa mereka menjadi homo atau lainnya, pada prinsipnya ALLAH telah menciptakan yg terbaik buat umatnya dari segi manapun. so bagi kaum homo jgn menyerah untuk terus bertobat…. n kembali ke kodratnya.
Agustus 15th, 2008 at 15:37
Yang bisa menilai seseorang benar atau salah cuma Tuhan. Saya straight tapi punya beberapa teman yang homosexual dan saya merasa nyaman bergaul dengan mereka. Saya pikir kita hidup di dunia cuma sementara dan menurut saya, tugas kita di dunia ini adalah live to the fullest menurut keyakinan anda and respect one another.
Apakah anda homo, straight, or bi, at the end of the day, andalah yang akan mempertanggungjawabkan perbuatan anda kepada Tuhan. Saya tidak mengganggap diri saya lebih benar dari kawan saya yang homo karena saya yakin saya pun bukanlah orang yang tanpa dosa.
Apabila melihat dari sudut pandang agama, ya, homo itu berdosa tetapi dunia ini multi-dimensi. Hardly ada satu masalah yg bisa dipecahkan dari satu sudut pandang saja karena itu sebaiknya daripada saling membenarkan diri sebaiknya semua introspeksi and see what WE can do to change things. Mulailah segala sesuatu dari diri sendiri karena justru inilah hal yang paling sulit, TO UNDERSTAND ONESELF.
Mohon maaf apabila ada kata-kata saya yang menyinggung. Siapalah saya yang cuma bisa bicara…
Agustus 15th, 2008 at 15:42
kalo gw lebih open…terserah masing2 individu yang menjalani..resiko & konsekuensi akan ditanggung oleh masing2 orang..seperti amal dan perbuatan kan? jadi biarkan saja, walau menyimpang biar mereka nanti saja yang akan mempertanggungjawabkan dihadapan Sang Pencipta pada saat mereka kembali padaNya.
gak usah lah saling memvonis, krn kita sendiri juga blom tentu lebih baik dari mereka…
Agustus 15th, 2008 at 15:45
dulu saya sering bertemu dan berada di lingkungan gay..namun, dengan ridhoNYA saya masi bisa menjadi manusia dengan orientasi seks normal. gay bukan cuma karna ‘gaya hidup’ tapi bisa jadi ada dorongan emosional dan dependensi terhadap sesama jenis, yang menyebabkan mereka dianggap ‘gay’..ada loooh, gay yang sampai tua cuma memiliki satu pasangan saja, dan dia sama sekali tidak tertarik dengan kaumnya yang lain. aneh?tidak, kalo mereka mendasari hubungannya dengan cinta. tapi apa itu adalah jodoh mereka? who knows.
menghubungkan kaum gay dengan kiblat rohaniah, tentu saja bertentangan. dan jawaban paling klise adalah Tuhan menciptakan manusia berpasangan. Lalu apa solusi dari pernyataan itu? tidak ada.
saya cuma ingin memberikan saran. bahwa KOMITMEN DIRI adalah hal utama yang mesti ada. jika kaum gay berkomitmen ingin mengubah hidupnya, bekal utama ya komitmen diri itu. tidak ada yang bisa mengalahkan komitmen diri. ketika kita bisa mengenal diri ini melalui komitmen diri, bisa jadi kita bisa dekat dengan Tuhan kita.
komitmen diri awalnya memang berupa paksaan, tapi lama kelamaan mendarah daging. saya doakan yang terbaik bagi kita semua. Tuhan tidak pernah meninggalkan umatNYA sepersekian detikpun.
Agustus 15th, 2008 at 15:46
Buat para homo, cobalah belajar menyukai wanita… seperti kalian menyukai sesama jenis, pasti itu gak terjadi begitu aja kan… semua perlu proses! aku yakin kalian pernah juga suka sama wanita, coba lagi donk… setiap “rasa” itu datang jangan kalian ikuti tapi arahkan ke “yang seharusnya”!
Agustus 15th, 2008 at 15:47
Ingat Tidak ada yang bisa mengubah hidup suatu kaum kalo bukan kaum itu sendiri yang mau merubahnya
Agustus 15th, 2008 at 15:47
ingat donk Freedom19……….
Agustus 15th, 2008 at 15:55
sy dibesarkan dri kalangan beragama,jujur aj q dulu pernah jadi korban dari pembantu dirumah waktu kecil. pembantunya co, q dIONANI. akhirnya q ketagihan
entah mengapa singkat kata q jadi tertarik sama cowok. ampe kuliah ne q malah menjadi2 apalagi q ampe sakit karena adanya tekanan ato TENSION TYPE HEADECHE. uhhhhhhh sakit banget
q pengen berubah jadi CO NORMAL tapi sulit banget please HELP ME???
bisa add FS rudi2rudi@yahoo.com
TQ
Agustus 15th, 2008 at 15:56
homo itu antara pilihan, atau ngerasa dilahirkan sebagai homo. dan keduanya ga ada hubungannya dengan boleh atau tidak dong. boleh menurut siapa, tidak menurut apa … bagi alkitab homo dilarang, ada di kisah sodom gomorah. tapi kalo INCEST? dilarang gak? kalo dilarang, kok di kisah sodom gomorah selanjutnya dikisahkan LOT yang kehilangan istrinya karena menengok ke belakang dan menjadi tiang garam malah meniduri kedua anak perempuanny sampai hamil? itu boleh ya? acuannya alkitab lho! jangan sembarangan bilang sesuatu boleh tidak boleh berdasarkan alkitab, alkitab itu banyak pertentangan isinya lho. tapi menurutku pribadi sih yang namanya homo tetep ga normal. soalnya normalnya hubungan seksual itu bertujuan untuk membuahkan keturunan. dasarnya menurut alamiah. dan kalo memang secara alami manusia menjadi homo, berarti manusia homo tidak akan bertahan di dunia karena tidak menghasilkan keturunan mereka. gitu aj kan?
Agustus 15th, 2008 at 15:58
Pertanyaan Ferrel: Seandanya sifaf homo terjadi pada diri anda? bagaimana? Apa yang anda lakukan?
Saya Jawab: Saya punya sifat itu. Saya saat ini berusaha untuk kembali dari seorang homo menjadi seorang yang normal.
Kalo tahun lalu anda tanya apakah saya homo, akan saya jawab ya. Disini saya ingin tegaskan, bahwa homo bukan sifat bawaan dari lahir. Saya tidak percaya ada orang homo dari lahir. Seorang menjadi homo itu pasti ada sebabnya. Salah satu sebab yang paling berpengaruh adalah Lingkungan. Sama halnya dengan orang ketagihan minumam keras atau Judi. Karena kebiasaan, maka orang bisa dengan mudah menjadi homo. Hal ini juga terjadi dengan saya yang menjadi homo karena lingkungan yang memadai dan ketagihan dari kecil (dari saya masih sekolah SD). Ada rasa nyaman dekat dengan laki-laki. Karena saat itu saya “belum” boleh mendekati perempuan, maka jadilah saya keterusan menyukai laki2.
Saya sadar bahwa homo bukanlah apa yang saya cari. Dengan menjadi homo, saya tidak bisa hidup berkelanjutan. Memiliki pasangan homo itu sama saja dengan punya teman curhat yang sangat baik. Kita bisa berbagi cerita, sedih, senang, tawa bersama, dan sering juga sexnya. Tapi hanya sebatas itu. Untuk apa hidup dengan pasangan homo kalo kita nggak bisa punya keturunan? Ada yang bilang walupun dengan menjadi pasangan homo bisa adopsi anak atau bikin anak dengan perjanjian dengan pasangan lesbian. Ach.. itu hanya akal-akalan saja. Status anak yang nggak jelas (secara hukum ataupun biologis) akan tetap menjadi masalah dikemudian hari.
Untuk rekan2 ku yang homo, cobalah untuk berpikir sekali lagi. Apakah ini yang kalian cari? Apakah hanya kebahagiaan sesaat saja yang kalian cari? Cobalah untuk kembali ke jalan yang benar.
Agustus 15th, 2008 at 15:59
gpp si…asal jangan jadi homo yang benci wanita aja….aku suka sebel…ada pasukan gay datang ke toko ku… ( di bali ni ) judesnya ampunnnnn…kaya jijik gitu ngeliatin aku..oh my God!!!…udah gitu jaim banget…ga ramah….tapi tetep wangi….hihihihi
Agustus 15th, 2008 at 16:01
sebenarnya
Agustus 15th, 2008 at 16:22
Homo itu adalah napsu seks, sama seperti halnya anda2 yang lelaki normal yang punya kecenderungan ingin berbuat zina dengan istri tetangga yang cantik, teman kantor yang cantik, dll. Apabila diteruskan maka akan menjadi seperti penyakit. Kadang-kadang menyebabkan gairah kita lebih bergelora untuk mereka2 itu bila dibandingkan dengan istri yang sah dirumah. Apabila telah pada puncaknya, gairah untuk istri di rumah sudah tidak ada lagi. Ini yang berbahaya. Ibaratnya mereka berpendapat saya sudah tidak bergairah lagi dengan istri dirumah, sama seperti kaum homo yang berpendapat bahwa saya sudah tidak punya gairah lagi dengan para wanita.
Solusinya: jangan pernah menuruti nafsu anda, ingat sekali berbuat pasti akan terulang kembali. apabila sudah terlanjur memang susah untuk kembali. Ibaratnya sekali genteng bocor, musti diberi “aqua proof” tapi gak lama pasti akan bocor juga. kalau sudah begini memang harus ganti genteng. TAPI? kalo manusia, masa “gentengnya” bisa diganti???????
Agustus 15th, 2008 at 16:32
Wisnu Doank has said everything..
Agustus 15th, 2008 at 16:41
sebenarnya setiap manusia dilahirkan dalm bentuk yg sebaik2nya, makanya setiap bayi lahir itu pure murni tanpa dosa, hanya saja lingkungannyalah, yg membuatnya sperti itu. krn bergaul terlalus ering dengan lawan jensi maka kepekaannya jd menipis, dan segt peka terhadap sejenis
Agustus 15th, 2008 at 16:45
Aslmkm…
Halo,orientasi gw normal..gw cuma mw bilang:
Udah lach ,masalah bangsa kita tuch udah banyak,yang terpenting kan kita sudah mengingatkan konsekuensi terhadap kamu homo itu sperti apa.Ga perlu lagi sampai menghujat mereka. Yang penting kan kita sama2 tw apa yang akan diterima mereka diakhirat itu sudah jadi jawaban atas semuanya.So lebih baik kita fokus terhadap perbaikan bangsa ini,karena masih bnanyak masalah yang bisa diangkat.,.
Agustus 15th, 2008 at 16:53
Homo karena :
1. mereka yg menjadi homo krn pengaruh lingkungan/jaman dll itu yg seharusnya tdk dilakukan.
2. Tetapi bgmn mereka yg dilahirkan dalam tubuh lelaki tetapi kepribadian/jiwanya perempuan ini yg terus menimbulkan pertanyaan.
Point 2 membuat sy speechless, tp utk point 1, anda bisa kembali ke peran yg sebenarnya n anda memang dilahirkan sby lelaki. Hidup dalam kegamangan sangat tdk nyaman, berpijaklah pada pijakan yg semestinya
Agustus 15th, 2008 at 17:13
GA DOYAN CEWE???????? APA KATA DUNIA…..???????
TIPS BAGI HOMOERS:
BERDOA DAN BERUSAHA SUPAYA ANDA BISA KELUAR DARI HABIT TSB! COBALAH BERFIKIR SDKT TNTG MASA DEPAN ANDA,APAKAH ANDA TIDAK MAU PUNYA KETURUNAN????? HIDUP KITA BISA KITA TENTUKAN DARI APA KEBIASAAN KITA SEHARI HARI.JADI JANGAN ANGGAP SEPELE THDP KEBIASAAN ( HABIT ). KITA BISA SUKSES ATAU GAGAL TERGANTUNG APA KEBIASAAN KITA.
TIPS BAGI NON HOMOERS:
MENYADARKAN/MENGEDUKASI/MEMOTIVASI ORG YG PUNYA CIRI2 KE ARAH HOMO MAUPUN YG SUDAH MENJADI HOMO AGAR MEREKA BISA KEMBALI MENJADI NORMAL DAN TERHINDAR.
SALAM SUKSES!
MERDEKA!!!!!!!!!!!
Agustus 15th, 2008 at 17:13
Sebagai orang yang terlahir sebagai orang yang beragama, saya sangat yakin kalau tidak ada istilah homo atau gay itu bawaan dari lahir. Yang percaya dengan kebesaran tuhan pasti yakin tidak mungkin tuhan mengutuk hubungan sesama jenis trus Tuhan menjadikan seseorang terlahir dengan sifat homo nya. Homo bagi saya adalah tetap penyimpangan. Bisa jadi karna salah pergaulan. Hidup adalah cobaan dan selama nafas anda masih berada dibadan ada dua suara yang akan terus mendampingin anda. Suara yang membisikan kebaikan dan keburukan. Saya yakin siapun itu yang sekarang menjalani kehidupan homo kalau anda pingin berubah pasti bisa melakukan nya. Biasa nya saya setiap membuka membuka laptop dan memakai internet saya yang awal nya berkinginan memembaca buku2 ebook agama pasti selalu ada godaan untuk mebuka situs2 porno. Sampai akhir nya saya seperti nya ketagihan untuk mebuka situs porno. Tapi puji syukur pada Tuhan karna disini lain masih ada suara kebaikan yang membisikan saya untuk menghentikan nya. Setiap ada keinginan untuk membuka situs porno saya selalu berkata dalam hati saya ” aku benci pornografi, aku benci pornografi,..”. Anda percaya atau tidak, apa yang anda ucapkan didalam hati akan mengirim signal ke otak anda dan akan menyuruh badan anda untuk menlakukan nya. Akhir nya emang saya berhenti total membuka situs porno. Jadi siapapun yang membaca Comment saya ini dan anda adalah Gay atau homo coba lah sekarang ucakan dalam hati anda ” aku bukan gay, dan aku menyukai perempuan,..”ucapkan itu 1x,2x,3x,..Setiap bisikan ke arah penyimpangan itu datang lagi mungkin karna berkumpul dengan teman2 sesama jenis anda, bisikan didalam hati anda lagi “aku bukan gay, dan aku menyukai perempuan,..” . SAYA YAKIN ANDA BISA BERUBAH..
Agustus 15th, 2008 at 17:46
Bapa kami yang di surga aku mencintai MU
Semua kutukan nenek moyangku, papa mamaku, keluargaku dan aku sendiri,
aku patahkan dalam KUASAMU. Sakit penyakit dalam tubuhku dan keluargaku
telah ENGKAU sembuhkan.
Berkatilah aku, pasangan hidupku, anak-anakku, semua keluargaku,
rumahku, pekerjaanku serta teman2ku.
Jadikanlah kami kepanjangan hati dan tanganMU.
Dalam nama TUHAN YESUS kami berdoa.
AMIN…
Agustus 15th, 2008 at 18:02
homo, itu buat gw adalah sesuatu yang ga masuk diakal, tapi kenyataannya ada. mending kaum seperti ini harus sering sering dengerin ceramah biar mereka taubat. masa Allah menciptakan wanita malah dianggurin ya ga boleh lah . kita hidup brpasangan mas yo. taubat yo jangan sampai anda kena HIV AIDS
Agustus 15th, 2008 at 18:20
walau bagai manapun yg namanya hubungan intim sesama laki2 itu di laknat sama allah ( saya muslim ) .sampai kapan pun,,,
Agustus 15th, 2008 at 18:37
Sebagian kaum homo terlahir memang demikian (mungkin faktor genetik), biar dipaksa gimana mereka tetap tidak bisa menjadi hetero sejati. Homoseksualitas hanyalah salah satu penyimpangan biologis seperti halnya talasemia, cebol, skizofrenia, dsbnya, yang tentunya tidak mudah untuk “disembuhkan” dengan pengetahuan kedokteran saat ini. Jadi kasianlah mereka (homoseks sejati, bukan yang sekedar mode atau menjual diri untuk cari duit) kalo dicaci maki atau dikutuk. Gw yakin mereka juga tidak ingin terlahir demikian. Tapi memang menurut gw ada kecenderungan posesif (karena nyari pasangannya susah dan memang sifatnya demikian, seperti halnya mereka juga cenderung memiliki jiwa seni yang tinggi). Coba lihat, hampir semua perancang mode, hair stylist, dsbnya yang tersohor adalah kaum homo. Janganlah nama Tuhan dibawa-bawa sebab mereka kan juga ciptaan Tuhan (nanti yang salah ya Tuhan dong).
Agustus 15th, 2008 at 18:52
Halo wisnu, Thanx jawabanya…,keterbukaan seseorang jarang sekali di expose dengan gamblang, pada umumnya mereka menutup dg jati dirinya.ok, apalagi komunitas kaum gay sudah banyak tercoreng di muka umum ,tapi menurutku tidak semua kaum gay berbuat jahat.itu semua tergantung pribadi dan hati seseorang.semua tercipta untuk hamba TUHAN.
Agustus 15th, 2008 at 19:03
homoseksual adalah sebuah orientasi seksual yang tidak menyimpang bahkan bukan pula gangguan jiwa atau penyakit. ini bisa dibuktikan atas pernyataan yang dikemukakan oleh american psyciatrics association dengam DSM IV nya pada tahun 1974, dan indonesia juga telah mensetujuinya melalui PPDGJ III tahun 2002.
itu baru secara psikologis dan medis.
atau kalian mempunyai bukti2 ilmiah yang mengungkapkan homoseksual adalah penyimpangan atau penyakit?
secara hukum dan ham homoseksual adalah suatu hak yang sudah melekat dan ga bisa dicabut begitu saja keberadaannya.
berdasarkan kovenan internasional tentang anti diskriminasi ras dan juga penandatanganan ahli hukum indonesia dalam jogjakarta principle, homoseksualitas ridak bisa dicampuri oleh orang lain bahkan negara karena merupakan wilayah privatisasi manusia.
saat berbicara tentang masalah agama, seakan homoseksual tidak mempunyai tempat atau kata benar sedikitpun. tapi saat tuhan sudah menghendaki manusia menjadi homoseksual itu adalah takdir dan itu yang harus dijalani. qun fa ya kun ,…. saat tuhan sudah menyebut kalimat itu… apa yang bisa dilakukan manusia..?
banyak orang di indonesia yang menikah secara terpaksa karena kontruksi sosial masyarakat yang mengharuskan mereka menikah. apakah dalam agama diajarkan keterpaksaan untuk menikah?
bukankah hukum nikah itu ada 3?
wajib saat seseorang tidak bisa mengendalikan hasratnya untuk menghindari zinah
sunah saat seseorang merasa mampu baik jasmani dan rohani
dan akan menjadi haram saat dalam pernikahan itu ada unsur penyiksaan atau ada yang merasa tersiksa.
akan menjadi wajar saat seseorang yang terpaksa menikah walaupun mereka bisa menghasilkan keturunan bila kembali menjadi homoseksual, karena memang itu sudah ada dalam dirinya.
bukankah semua orang berpotensi menjadi homoseksual? karena faktor genetika atau kromosom yang dimiliki setiap tubuh manusia ada dua macam yaitu genetikal laki-laki daan perempuan…
jadi kayaknya pernyataan tentang pasrah atau berjuang sangat tidak tepat, karena semua sudah alami dan terjadi begitu saja, sekuat apapun usaha kita kalau memang sudah digariskan seperti itu apa yang bisa kita lakukan?
cobalah bijak dalam menanggapi homoseksualitas, karena seksualitas itu cair.
bisa saja anda menjadi klimaks saat bermain dengan wanita. anda pasti akan bilang ga mungkin, karena anda belum dan tidak akan mau untuk pernah mencoba…
buat kawan-kawan homoseksual… jangan menyerah atau takut mengekspresikan diri kalian sebagai homoseksual. kalian dilindungi oleh HAM, dan Tuhan pun akan tau kenapa kalian menjadi homoseksual. kalian menjadi homoseksual bukanlah kemauan kalian,tapi kalian jugalah yang mengerti akan diri kalian.
ajie
aktivis ham untuk LGBT
Agustus 15th, 2008 at 19:14
Saya sgt tergugah membaca apa yg di chating ini, karna sy jg pernah jd korban tsb , tetepi sy ekatkan dgn iman alhamdulillah akan bs brubah pelan2 mau tau rahasianya Hub. 02170812125 konsultasi gratis setiap saat. Tks
Agustus 15th, 2008 at 19:21
Beruntung kalian yang hetero,… pernah dalam satu saat saya mencari apa dan kenapa suatu keburukan terjadi (mempunyai cacat sejak lahir, berorientasi gay…atau miskin/melarat sejak bayi sampai tua) …garis besar jawabannya adalah …itu sebagai peringatan bagi kalian agar kalian mensyukuri atas karunia yang diberikan dan tidak mencontoh perbuatan yang mengandung keburukan tersebut….
Saya selalu bertanya kenapa saya terlahir sebagai gay…? Saya anggap saya lahir dan menjadi homo agar hetero mensyukuri ke “normal”annya dan kalau saya adalah suatu keburukan yang tidak boleh di contoh….
Ada satu lagi yang menarik bagi saya, ketika suatu keburukan (orientasi sebgai gay, kemiskinan atau cacat) coba untuk dihilangkan,…bukan hasil akhir yang menjadi faktor tapi sebesar apa usaha tersebut dilakukan…
Im still trying….
Agustus 15th, 2008 at 19:37
saat anda yang merasa heteroseksual berteriak bahwa homoseksual adalah haram, apakah kalian yakin diri kalian bersih dari dosa? banyak pendapat yang mengatakan bahwa homoseksual itu tidak beragama… bulshit banget.. banyak dari mereka kawan-kawan homoseksual yang akhirnya menjadi ulama ataupun tokoh agama.
lagipula apakah saat dosa dan pahala itu kita sebagai manusia bisa menentukan dan menilainya?
homoseksual adalah pilihan juga tidak selamanya benar, walaupun itu memang sebuah hak.
kita flashback aja lagi… kenapa yang menafsirkan kitab-kitab suci dulu hanya diperbolehkan laki-laki? kemana hak para perempuan dijaman dulu?
bisa jadikan penafsiran-penafsiran yang ada saat ini berprespektif laki-laki atau bisa dibilang heteronormativ?
seandainya dulu yang menafsirkan adalah homoseksual, bisa saja penafsirannya berubah..
coba lah flash back dan pahami kembali..
Agustus 15th, 2008 at 20:43
tiap anak adam terlahir dalam keaadaan suci (fitrah). demikian pula dengan sifat dan jenis kelamin yg diberikan Allah pria atau wanita, tidak ada bayi yang lahir dalam keaadaan bencong, gay atau lesbi. Rasanya tidak adil kalau Tuhan menciptakan manusia dengan memberi sifat gay. gay atau lesbi tercipta karena lingkungan anak itu tumbuh, coba ingat kembali yang merasa dirinya gay atau lesbi. kejadian-jadian atau kebisaan2 kecil yang pernah dialami. Apapun alasannya menuruti hawa nafsu gay/lesbi adalah perbuatan yang amat tercela. dosa yang diterima lebih besar dari zina dengan wanita ( zina termasuk dosa besar). untuk itu harus ada kemauan kuat untuk berubah, mungkin ini yang hrs dilakukan : 1) menyesal dgn apa yg telah dilakukan slma ini 2) berazam (niat yang kuat) untuk meninggal kebisaan tercela itu 3) meninggalkan komunitas gay (kalo yg punya) 4) berdoa kepada tuhan utk diberi kekuatan utk bisa berubah 5) sabar dengan godaan yg ada, dan ingat manusia diberi ujian oleh tuhan sesuai dengan kadar kekuatan kita. kalo kita berusaha Allah mencatatnya sebagai amal sholeh. surga menanti Anda………………
Agustus 15th, 2008 at 20:50
orang menjadi homo penyebabnya macam-macam, katanya sih bisa karena orang tuanya gualak banget berlebihan di luar kewajaran (mungkin punya peliharaan jin kali), ada juga karena pengaruh teman (menular).
Agustus 15th, 2008 at 20:54
Apapun agamanya..,ndak ada tuh yang MEMPEBOLEHKAN HOMO atau sejenisnya!!! Hidup memang punya pilihan..,tapi kita tau sendiri kan mana pilihan yang lebih baik…,katanya jadi HOMO karena faktor kejiwaan..,apakah karena panggilan jiwa tersebut lantas membutakan hati nurani kita yang jelas jelas tau mana yang salah dan tidak…
Terkecuali tak mengenal AGAMA…,itu sudah beda ceritanya…
Lantas seperti apakah MASYARAKAT YANG HARUS HIDUP TANPA AGAMA???
Yang jelas saya sedikitpun tidak ada simpati dengan yang namanya kaum HOMO atau sejenisnya..,karena mereka selalu menyalahkan nasib dan takdir dan mengkambing hitamkan keadaan….MEMANG NYA KEADAAN GAG BISA DIUBAH GITU???
Agustus 15th, 2008 at 21:06
Tambahan…,lupakan lah agama untuk sesaat..,kita kembali ke kehidupan yang nyata saja seperti contohnya pembuatan KTP ataupun IJAZAH… Apa status yang tertera disana??? apakah MALE OR FEMALE???
Setau saya hidup cuma punya dua pilihan..,BENAR ATAU SALAH…,SUKSES ATAU GAGAL…,KANAN ATAU KIRI dan juga WANITA ATAU PRIA…
Just my opinion..,ndak bermaksud membakar situasi…koreksi aja kalo saya salah…
Agustus 15th, 2008 at 21:30
Hahaha cepet juga yah orang memberi komentar, rupanya topik ini pun menarik bagi para pendukung atau bukan pendukung “homo” tadi pagi saat saya baca blog ini pagi waktu eropah, baru 15 pemberi komentar sekarang sudah dua kali dari sebelumnya kira2.
Pada saat saya membaca blog ini, saya langsung membuka pula ayat2 Alkitab yang disisipkan, tentu saja saya sudah pernah membaca sebelumnya, namun saya ingin kembali meyakini. Memang betul apa yang tertulis dalam firman, dan itulah yang menjadi pegangan kita selaku orang beragama, apa yang tertera merupakan hitam-putih nya peraturan atau hukum yang dituntut oleh Tuhan. Tapi kita mesti juga waspada akan pencetusan ide2 atau pemikiran2 yang berusaha untuk mengabu-abukan suatu hitam-putih. Sebagai contoh, “Homo, tetapi mempunyai hati yang baik, suka menolong, ramah dan menghargai orang lain, masih lebih baik dari orang normal yang suka main gila sekalipun sudah berkeluarga” atau “Homo itu mencintai, lebih baik mana, mencintai atau membunuh dan menyakiti hati kekasih atau istri” Saya kira kita semua mesti berhati-hati dengan komentar ataupun pendapat2 kita, layak kah kita menilai atau menuding seseorang dengan gaya hidupnya, atau lebih parah lagi membenci dan membangun masa untuk bertindak kasar atas seseorang yang kenyataannya adalah HOMO, pertanyaannya terpulang kepada diri kita masing2, sudah benarkah hidup kita. Marilah kita sama2 berusaha menguasai diri kita dan mencoba untuk hidup dan berperilaku benar, dan bagi orang Kristen, ingatlah akan dasar hukum kita K A S I H lebih penting dari kebencian.
Oh ya by the way, saya hanyalah seorang perempuan biasa, menikah dan bahagia.
Sukses untuk semua, baik para homo, atau pembenci homo, semoga Tuhan memberkati.
Agustus 15th, 2008 at 22:02
test
Agustus 15th, 2008 at 22:22
GUE MASIH SINGLE, GA PUNYA PACAR. MENURUT GUE, CEWEK2 ITU SEXY. SEPERTI YANG DI KANTOR GUA TUH. BIKIN HARI HARI GUE PENUH GAIRAH KARENA DIDEPAN GUA, TU CEWEK2 MONDAR MANDIR. PADA SUKA PAKE TANKTOP LAGI. KALO LAGI NGOBROL(DISKUSI SOAL KERJAAN, BUKAN CHATING LHO) TANGANNYA SUKA NEMPEL2 KE GUA (APA GUA AJA YANG GR?). YANG JELAS, NIKMAT BANGET KALO ADA YANG NEMPEL, WALAUPUN CUMA TANGAN KETEMU TANGAN. TAPI…. KALO ADA COWOK YANG COBA2 NEMPEL2 TANGAN, LANGSUNG GUA NGELAK. KARENA GUA PHOBIA DENGAN HOMO. KARENA KATANYA MEREKA BISA MEMPENGARUHI DENGAN PELAN2 DAN SABAR. SEBELUM ITU TERJADI, MENDING GUA JAGA JARAK DENGAN KAUM INI. KAUM YANG ANEEEEHHH….
O YA,DI KOST GUA DULU, ADA TUH COWOK HOMO… SUKA MASUK KAMAR ORANG LAIN (DI SITU KOST COWOK SEMUA) TERMASUK KAMAR GUA, DENGAN PAKE CD KETAT. WAH INI UDAH PROVOKASI, GUA BILANG. GUA LANGSUNG NGINDAR, SAMPA AKHIRNYA DIA GA BETAH TRUS KELUAR KAMAR GUA. SEJAK ITU GUA SELALU KUNCI PINTU KAMAR. PERNAH JUGA DIA MASUK KAMAR TEMAN KOST GUA YANG LAIN, DIA LANGSUNG GELETAK TIDUR CUMA PAKE CD, BADAN KERINGATAN (DIA PIKIR KITA SUKA KALE.. GOBLOK). TAU GA… MUKANYA LANGSUNG DIKENTUTIN TEMAN GUA ITU..TRUS DIA KABUR….GA PERNAH BALIK LAGI… APA SEMUA ORANG HOMO MESTI DIKENTUTIN MUKANYA DULU BIAR KAPOK?
Agustus 15th, 2008 at 22:44
sabar- sabar ajah…tuhan maha pengampun..
tobatlah…
pintu tobat masih dibuka
koq ada ” lubang didepan”
cari ” lubang belakang”
ha..8x
Agustus 15th, 2008 at 23:09
Didalam kehidupan hubungan sex dan sifat manusia terbagi ada 6:
1.Heterosexual yaitu hubungan sex manusia yang bersifat normal,yaitu hubungan sex yang dilakungan antara wanita
dengan pria.DAn di mana kelompok ini mereka tidak menyukai:gay,bisexuel,lesbie,transexuel(waria),tranvestit
(bencong).
2.Homosexuel,yaitu hubungan antara laki-laki dengan laki-laki.Dan di mana dalam kelompok ini mereka tidak menyukai bisexuel,Transexuel,Tranvestit.lesbie.
3.Bisexuel,yaitu hubungan yang menyukai laki-laki dan wanita.
4.lesbie,yaitu hubungan antara wanita dengan wanita.
5.Transexuel(waria) mempunya ciri nyaris seperti perempuan,mempunyai payudara,berambut panjang dan luwes
seperti wanita tapi masih punya alat kelamin laki-laki.Dan hubungan sexnya bisa dengan laki-laki hetero,laki-laki
Bisexuel,dan dia tidak suka sama lesbie,wanita bisex,tranvestit.
6.Tranvestit,(bencong)bentuk tubuhnya masih laki-laki,tidak punya panyudara,rambutnya pendek,tapi dia suka
berdandan,pakai rambut palsu,pakaian perempuan,dan kadang dia berubah berpakaian laki-laki.
Danhubungan sexnya bisa dengan laki-laki bisex,homosexuel,wanita bisex.
Dan bagi waria yang sudah membuang alat kelamin laki-lakinya dan menjadi alat kelamin perempuan dia sudah dikatakan perempuan,dan dimasukan dalam hubungan sex Heterosexuel.
Agustus 15th, 2008 at 23:10
SAYA BUKAN KRISTEN, TAPI SAYA SANGAT-SANGAT SETUJU DENGAN ARTIKEL INI….
KALAU PERCAYA DENGAN YANG DIATAS, KATANYA KITA HARUS MENGHARGAI TITIPANNYA…
KITA DICIPTAKAN SEPERTI INI, BERARTI KITA HARUS MENERIMA DAN MEMELIHARANYA SECARA NORMAL, BUKAN MELAKUKAN HAL YANG TAK PASTI ( HOMOSEKSUAL DAN KEJAHATAN ) CONTOHNYA…
Agustus 15th, 2008 at 23:36
Tambah rame euy..,yang respon banyak…,hueheuheuehue…
Oh iya..,saya mo nanya lagi negh…
Gimana pendapat saudara saudara (baik yang HOMO ato BUKAN) seandainya anda mempunyai anak atau adik laki laki seumuran 4-5 taon yang gag mau dikasi mainan robot-robotan ato mobil-mobilan,tapi malah lebih cenderung bermain boneka dan memakai rok ataupun aksesoris wanita lainnya…,dan setelah ditegur bahwa dia gag pantas berperilaku seperti itu dianya malah menjawab “sekarang kan jaman modern..,yang namanya hidup kan ada pilihan masing masing..,itu lihat aja ditelevisi..,para homo kan udah bisa jadi artis yang kaya raya dan terkenal..,suka-suka aku dunks aaagh”…
Kira kira apa yang bakalan anda lakukan???
Agustus 15th, 2008 at 23:53
homoseksual adalah sebuah orientasi seksual yang tidak menyimpang bahkan bukan pula gangguan jiwa atau penyakit. ini bisa dibuktikan atas pernyataan yang dikemukakan oleh american psyciatrics association dengam DSM IV nya pada tahun 1974, dan indonesia juga telah mensetujuinya melalui PPDGJ III tahun 2002.
itu baru secara psikologis dan medis.
atau kalian mempunyai bukti2 ilmiah yang mengungkapkan homoseksual adalah penyimpangan atau penyakit?
secara hukum dan ham homoseksual adalah suatu hak yang sudah melekat dan ga bisa dicabut begitu saja keberadaannya.
berdasarkan kovenan internasional tentang anti diskriminasi ras dan juga penandatanganan ahli hukum indonesia dalam jogjakarta principle, homoseksualitas ridak bisa dicampuri oleh orang lain bahkan negara karena merupakan wilayah privatisasi manusia.
saat berbicara tentang masalah agama, seakan homoseksual tidak mempunyai tempat atau kata benar sedikitpun. tapi saat tuhan sudah menghendaki manusia menjadi homoseksual itu adalah takdir dan itu yang harus dijalani. qun fa ya kun ,…. saat tuhan sudah menyebut kalimat itu… apa yang bisa dilakukan manusia..?
banyak orang di indonesia yang menikah secara terpaksa karena kontruksi sosial masyarakat yang mengharuskan mereka menikah. apakah dalam agama diajarkan keterpaksaan untuk menikah?
bukankah hukum nikah itu ada 3?
wajib saat seseorang tidak bisa mengendalikan hasratnya untuk menghindari zinah
sunah saat seseorang merasa mampu baik jasmani dan rohani
dan akan menjadi haram saat dalam pernikahan itu ada unsur penyiksaan atau ada yang merasa tersiksa.
akan menjadi wajar saat seseorang yang terpaksa menikah walaupun mereka bisa menghasilkan keturunan bila kembali menjadi homoseksual, karena memang itu sudah ada dalam dirinya.
bukankah semua orang berpotensi menjadi homoseksual? karena faktor genetika atau kromosom yang dimiliki setiap tubuh manusia ada dua macam yaitu genetikal laki-laki daan perempuan…
jadi kayaknya pernyataan tentang pasrah atau berjuang sangat tidak tepat, karena semua sudah alami dan terjadi begitu saja, sekuat apapun usaha kita kalau memang sudah digariskan seperti itu apa yang bisa kita lakukan?
cobalah bijak dalam menanggapi homoseksualitas, karena seksualitas itu cair.
bisa saja anda menjadi klimaks saat bermain dengan wanita. anda pasti akan bilang ga mungkin, karena anda belum dan tidak akan mau untuk pernah mencoba…
buat kawan-kawan homoseksual… jangan menyerah atau takut mengekspresikan diri kalian sebagai homoseksual. kalian dilindungi oleh HAM, dan Tuhan pun akan tau kenapa kalian menjadi homoseksual. kalian menjadi homoseksual bukanlah kemauan kalian,tapi kalian jugalah yang mengerti akan diri kalian.
gw setuju bngt ama pernyataan AJI ini. Life your own way !!
Agustus 15th, 2008 at 23:53
ilmu yang bgus sekali……. patut diajarkan di sekolah2. biar gak terjadi bencana dimana2 ato degradasi manusia
Agustus 16th, 2008 at 00:00
Homosex itu dosa…, mencuri, berzinah (secara pikiran dan perbuatan), bohong, menipu, korupsi (korupsi uang atau waktu), membunuh, sombong/tinggi hati, sirik/dengki, gosip,mencemooh orang lain, tidak menghormati orang tua, tidak mengasihani orang-orang miskin dll adalah dosa….
Tolong kasih tahu ke saya kadar dosa yg mana yg paling besar? Manusia tidak berhak menilai kalo seorang homosex itu lebih berdosa ketimbang seorang koruptor atau seorang anak yg tidak menghormati orang tuanya…
Agustus 16th, 2008 at 00:01
renungkan dan pahami :
1. Berbicara tentang Tuhan, hanya bathin masing2 manusia yg bisa memahaminya,..setiap jiwa punya ‘rasa’ tentang Tuhan, gak bisa diwakili siapapun kyai/pendeta bahkan kitab suci,.sy percaya kitab suci, but unfortunately kitab suci adalah terjemahan ribuan tahun lalu, adakah hasil ekrja manusia (menerjemahkan) yg sempurna..?, agama adalah bisu, yg memberi suara adalah pemuka agama,.mereka juga manusia biasa,..silahkan liat dalam sejarah, tokoh2 agama, bahkan seagama pun bisa beda aliran, beda paham,..siapakah yg paling benar..? knpa ada naqsyabandiah, syafii, dsb, mui >pasti
Tuhan ada -> pasti
but aturan, ketentuan Tuhan, relatif, karena dengan itulah Tuhan menguji manusia..
dosa bagi yg lain belum tentu adalah ketetapan yg hakiki,.
contoh :
hadits nabi (sy pakai literatur islam): kisah seorang pelacur yg menolong anjing yg hampir mati kehausan tersesat di padang gurun, pelacur tsb berusaha mati2 an mengambil air dr sebuah sumur menggunakan kasut/sepatunya,.hanya ut menolong anjing tsb.
dan Tuhan memberinya surga atas kemurahan hati pelacur tsb.
PELACUR -> PENZINA, DOSA BESAR
ANJING -> HEWAN HARAM, bayangkan menyentuh pakaian kaum muslim saja, musti bersuci sebelum sholat,.
but Tuhan mengganjarnya dgn surga, PELAJARAN YG KITA AMBIL ADALAH :
..cinta,..karena cintanya,.seorang pelacur rela mempertaruhkan keselamatannya menolong anjing yg hampir mati kehausan..
so, disisi Tuhan, soal surga neraka, hanya Dia yg tau, kita manusia tdk usah saling menghakimi,Tuhan punya timbangan sendiri, bahkan malaikat, rausl, siapapun gak bisa tau ‘rahasianya’
SAYA PERCAYA HUB TUHAN ..’tanpa perantara’,..siapapun..
sy percaya dgn bathinku,..ketika Tuhan menciptakan jiwa ku, maka Tuhan telah menyiapkan saluran ku ut ‘berbicara’ dgn Dia,.sy gak peraya siapapun..karena semua adalah relatif,.dosa, surga, neraka, pahala,..relatif,..surga gak bsia dibeli,..surga karena ridha Tuhan,.
gakada jaminan, yg tiap hari ibadah, gak pernah bikin zinah bakal masuk sorga, meskipun di tulis di kitab suci,..siapa g tau ‘hati’ tdk ikhlas,..?
beribadah megejar pahal artinya tdk ikhlas,..
ibadah ut Tuhan bukan kejar point dapet surga,..matre banget,.hidup hanya memikirkan kenikmatan.
2. Tuhan menciptakan sebagian berbeda dgn lainnya, ada yg homo, banci, waria,..karena Tuhan punya rahasia, dgn itu Tuhan menguji mereka, dan menguji orang yg bukan mereka, .bagamana org yg ‘mrasa beruntung’ menjadi org ‘normal’ bisa tetap rendah hati, tidak sok suci, mrasa ditakdirkan jadi manusia benar pilihan Tuhan, gak kena kutukan..dsb..
‘..org yg dihatinya ada setitik kesombongan, tdk akan masuk surga..”
orang2 yg sok suci, sok menjudge itulah yg punya kesombongan, tdk hanya setitik, ..karena kesombongannya telah menyakiti kelompok yg lain dengan kata2, sindiran, dan pelecehan..
sy kenal beberapa gay yang sumpah mati duluna gak pernah tau kok skrg tiba2 punya ‘rasa’ sama sejenisnya..
fenomena ini bukan tdk mungkin menimpa mereka yg homophobia, karena dgn cara inilah Tuhan menguji,.manusia..
abad pertengahan , kulit hitam adalah buda, hina
apakah mereka minta dilahirkan berkulit hitam..?
hidup punya rahasianya sendiri,.jalani aja, di garismu, jangan memotong garis org lain, saling respect,.toh masing2 punya hidup dan tanggung jawab sendiri..
orang sukses, well educated, wise, bisanya lebih ’sejuk’ bertutur, tdk suka menjudge, tdk suka mneyakiti ..
orang yg lidahnya tajam, keras, menyakitkan..adalah cerminan kehidupan kesehariannya yg perih, dan penuh kepahitan..
‘YANG MANAKAH ANDA…?
Agustus 16th, 2008 at 00:06
hindarilah pornografi dan propagandanya. dan berusaha melawan hasrat homoseksual…….. nanti kebiasaan tersebut akan hilang dgn sendirinya. berusahalah mencintai wanita……..
Agustus 16th, 2008 at 00:08
Bravo buat hati yg damai…
Agustus 16th, 2008 at 00:18
Bersenda gurau, kenyamanan berkomunikasi dan berpikir, berbagi bersama itulah yg menyebabkan aku memberi kasih sayang dan perhatian berlebihan ke sesama jenisku. Sebelumnya aku normal ajah dan aku juga pernah merasakan bagaimana rasanya di cintai seorang homoseks sampai akhirnya aku bisa menghindarinya dan aku malahan terjebak untuk mencintai dan menyayangi teman laki2ku. (mendapatkan pacar sesama jenis itu lebih heboh rasanya ketimbang lain jenis karena ngedapetinnya sangat sulit
)
Betapa INDAHNYA CINTA itu sampai2 aku ga mikir masa depanku dan sampe suatu saat aku mencoba melupakan teman cowokku dengan cara menghindar dan mencari kesibukan yg berlebihan. Disitulah aku memulai mengarahkan pikiranku, berbagai kemelut emang datang menghantuiku tapi aku mencoba untuk tetap berpikir positif karena itu adalah pergaulan yg menyimpang. Aku akhirnya mencoba untuk memulai menciinta lawan jenis kembali dan aku emang selektif dalam memilih pasanganku karena aku ingin DICINTAI dan DIPERHATIKAN serta MENCOBA MENCINTAI wanita kembali.
Suatu saat aku mendapatkan wanita dan cinta itu sampe akhirnya aku memiliki anak yg lucu- lucu. Akan tetapi bila mana aku ketemu dengan teman cowokku yg dolo2 aku masih merasakan getaran dan kenyamanan tersendiri bila bertatap muka dengannya, entah apa rasa ini namanya ataukah rasa cinta ini masih melekat. Aku sekarang masih berusaha mencoba untuk menghilangkan rasa itu meskipun aku sudah tidak menginginkan hubungan itu lagi dan aku yakin kalo AKU PASTI BISA
Kenyamanan berCINTA itu memang bisa berlebihan bila kita merasakannya. Apa yang menyebabkan kelebihan rasa cinta sesama jenis? Akankah kita tidak bisa mendapatkannya dari lain jenis? MULAILAH BERPIKIR KAWANKU BAHWA DIDUNIA INI MASIH ADA CINTA DAN KASIH SAYANG UNTUKMU DARI LAIN JENISMU YANG MELEBIHI DARI CINTA SESAMA JENISMU…..
BERUSAHALAH UNTUK ITU ……. JANGAN PERNAH UNTUK MENDEKAT KEMBALI …… DAN ANDAPUN PASTI BISA SEPERTI AKU
Agustus 16th, 2008 at 00:35
Tapi maukah kita kalo anak atau saudara laki laki kita menjadi seorang homo???
Masih bisakah kita untuk bersikap sentral mungkin untuk meluruskannya???
Agustus 16th, 2008 at 00:38
Dan apa yang terjadi dulu seandainya Tuhan menciptakan mahluk hanya Adam atau Hawa saja??? bisakah kita beranak pinak hingga terjaga populasi umat manusia dibumi ini??? atau para kaum homo mengharapkan bisa membuahkan keturunan dengan hubungan nya yang sekarang malah dianggap beberapa orang menjadi sesuatu yang lumrah..,padahal apabila mereka mengetahui salah satu dari anggota keluarga nya menjadi homo mungkin pendapatnya tak akan menjadi demikian…
Agustus 16th, 2008 at 00:43
KALIAN YANG NGOMONG JELEK TTG HOMO MMG ANJING SEMUA!!!GOBLOK!! TOLOL!! SOK SUCI SOK BAIK SOK BIJAK!!! EMANG PERNAH MERASAKAN SAKIT-NYA JADI HOMO??? SUSAHNYA JADI HOMO??? KALO DI TANYA APAKAH ANDA MAU DI TAKDIRKAN JADI HOMO???/ JANGAN ASAL NGOMONG ASAL BUNYI,TIDAK SATUPUN ORANG YANGMAU DILAHIRKAN JADI HOMO,JADI BERSIKAPLAH BAIK DGN SEMUANYA JANGAN SOK !! MOGA2 DI KEHIDUPAN LAIN KALIAN SEMUA DI LAHIRKAN JADI HOMO ATO PUNYA KELUARGA YANG HOMO BIAR TAU RASANYA SEPERTI APA
Agustus 16th, 2008 at 00:50
oh iya..,sekali lagi..,masalah ini beda dengan diskriminasi ras,suku ataupun agama!!! jadi mohon jangan bawa sampel seperti orang kulit hitam yang tidak minta dilahirkan menjadi kulit hitam ataupun yahudi dijaman hitler berkuasa..,karena mereka tidak bisa merubah suatu garis keturunan ataupun hal semacamnya..,tapi ini HOMO..,suatu sifat yang tertanam dijiwa dan diyakini… Bukankah sebuah keyakinan itu bisa diubah setelah kita menerima kebenaran??? atau selama ini sifat gengsi dan egois itu sendiri telah menutupi semua kebenaran tersebut???
saya sama sekali tidak bermaksud menjudge atau sebangsanya dan juga sama sekali tidak merasa saya yang paling benar..,saya cuma ingin mngemukakan pendapat yang saya yakini saat ini kebenaran nya..,hingga nanti saya temui kebenaran…,taklah malu saya untuk mengakui kalau ternyata pendapat saya salah…
Agustus 16th, 2008 at 00:54
Mau jadi homo kek, mau jadi hetero kek… sama aja manusia itu gak lepas dari dosa. DOSA gak hanya masalah SEX, dosa sehari2 juga banyak, tidak ada ukuran dosa kecil atau besar… Manusia diselamatkan bukan karena perbuatan.
Agustus 16th, 2008 at 00:57
coba-normal ::: selain anda tidak ada satupun yang mengungkapkan pendapatnya dengan emosi berlebihan bahkan dengan kata-kata kasar..,jadi sekarang pertanyaan nya SIAPA YANG MENCELA SIAPA???? karena setau saya tidak ada yang ingin mencela disini…
dan bisakah anda tinggalkan link pribadi atau alamat anda seperti orang orang yang ingin mengemukakan pendapatnya disini…,sehingga tidak menjadi seorang “mr ato mrs anonymous” seperti ini???
Agustus 16th, 2008 at 01:13
“Di artikel ini saya tidak bermaksud mendiskreditkan orang-orang yang mungkin telah melakukan hubungan ini. Jauh daripada itu, saya hanya ingin memotivasi untuk tidak pasrah saja!”
Itu kata terakhir yang ditulis sama empunya blog ini..,jadi mungkin jadi acuan saya juga untuk tidak “mendiskreditkan” orang yang mengalaminya…,bukankah kita disini untuk saling berbagi dan memeri semngat motivasi untuk tujuan positif???
Agustus 16th, 2008 at 01:28
Saya setuju dengan pertanyaan Whyreject me, SIAPA YANG MENCELA SIAPA ??
Hi Coba-normal, kami tidak mencela anda atau pun membenci kaum anda. Kami hanya berusaha mengasih pendapat disini dan memberi saran agar kaum anda kembali ke jalan benar. Tolong pakai kata2 yang berpendidikan sedikit kalau memang anda merasa kaum anda benar dan ingin dihargai.
Jangan salah”HOMO BUKAN LAH TAKDIR”. Takdir adalah kehendak tuhan yang nggak bisa dirubah, sementara saya yakin orang homo bisa berubah..
Agustus 16th, 2008 at 01:33
hey..people..get real..wake up n smell the coffee!!! di mata Tuhan semua dosa sama tingkatannya…tapi menurut elo itu dosa, belum tentu menurut Tuhan itu dosa! or have u met God ? did he say to u..gay’s life isnt allowed???? apa yang ada dalam kitab suci itu cuma tulisan / firman tuhan yang ditulis seseorang pada jaman dahulu kala banget…ga semua orang musti percaya apa yang tertulis didalamnya…jaman gini masih meributkan hal2 beginian..kayanya ga penting de..SEMUA ORANG PUNYA HAK MAU HIDUP SEPERTI APA! apa bedanya u menebang pohon/ bakar hutan dengan membunuh manusia..sama2 membunuh makhluk hidup kan?
Agustus 16th, 2008 at 01:47
wow wow wow…,ok buat sementara kita berfikir real dulu…
gag usah bawa bawa Tuhan atau dongeng tentang surga neraka dan sebagainya…
jadi menurut anda yang berfikir REAL..,apakah REAL kalo ternyata kaum homo semakin merebak dan semakin dianggap sesuatu yang lumrah hingga pada akhirnya nanti populasi manusia bisa menjadi langka karena faktor semakin sedikitnya sumber sumber manusia yang bisa memberikan keturunan (karena dari segi apapun laki ketemu laki atau sebaliknya gag bisa kasih keturunan) dan menjadi penyebab musnahnya populasi manusia itu sendiri..
Mungkin pendapat saya terlalu BERLEBIHAN saya sadar itu..,tapi juga perlu disadari kalau pendapat saya itu bisa menjadi KENYATAAN…
KOREKSI SAYA KALAU SAYA SALAH
Agustus 16th, 2008 at 05:27
wahai anak cucu adam kan allah menciptakan mahluk di dunia ini berpasang pasangan ada siang ada malam begitu juga mahluk hidup juga berpasang pasangan ada laki ada wanita kenapa kalian suka laki laki sih sadarlah wahai kaum homo ajab allah itu sanagt pedih,,,,
Agustus 16th, 2008 at 06:05
HOMO ======= NJIIJIIIII’IIIIIIII
LESBI ======= NJIIJIIIII’IIIIIIII
Agustus 16th, 2008 at 08:00
kebenaran adalah milik yang mengatakan….
Bila Homo adalah BENAR menurut anda, ya begitulah adanya
Bila menjadi hetero adalah BENAR menurut anda, memang begitulah adanya
Meskipun Homo di kucilkan habis habisan, bila Hatinya mengatakan BENAR, maka di sampai kapanpun dia akan tetap HOMO.
Meskipun Hetero mengatakan HOMO adalah DOSA, tetapi HOMO yakin akan keberadaan dan resikonya, maka Homo tetaplah HOMO.
Dan Selama HUKUM adalah HASIL KEPUTUSAN/KESEPAKATAN MANUSIA, maka apapun bisa menjadi HALAL.
Namun BErbeda hasilnya bila kita memegang HUKUM dari KITAB ALLOH dan ROSULNYA… BENAR atau SALAH adalah menurut yang MAHA KUASA.
Bila Alloh Mengatakan HOMO adalah DOSA…. maka itulah Hukum Alloh.
Selama kita mengatakan Homo biasa biasa saja, maka memang kita tidak menggunakan Hukum Alloh.
Dan kenyataanya memang kita TIDAK MENGGUNAKAN HUKUM ALLOH.
Agustus 16th, 2008 at 08:12
Kalo mau curhat…,berbagi cerita ditunggu :bambangsoesilo@yahoo.com….OK
Agustus 16th, 2008 at 09:37
..kalo banyak homo or les bi ntar manusia yang lahir dikit ..ras manusia bisa punah donk …kalo manusia punah yang gali fosilnya siapa ya? om alien kali ya….
Agustus 16th, 2008 at 10:50
mudah2han para homo & lesby mendapat hidayah, hingga akhirnya mereka sadar bahwa apa yg mereka lakukan adalah salah (dosa besar!!) berusahalah utk berubah…
Agustus 16th, 2008 at 10:53
SAYA ADALAH SATU CONTOH ORANG YANG SUKA LELAKI. PENAMPILAN SAYA LELAKI. DALAM KEHIDUPAN SAYA TERMASUK MAPAN DAN SUKSES. AWALNYA SAYA TIDAK TERIMA DITAKDIRKAN SUKA SESAMA.
BERBAGAI MACAM TERAPI SAYA LAKUKAN TAPI SIA-SIA. TAPI SAYA TIDAK MENYALAHKAN TUHAN. KITA BERUSAHA TAPI TUHAN YANG MENENTUKAN. SAYA HANYA MENJALANKAN HIDUP APA ADANYA. SAYA YAKIN BANYAK ORANG SEPERTI AKU. TAPI AKU BUKAN SAMPAH.
Agustus 16th, 2008 at 10:55
Yans
Kemana aja mas? skrg bikin anak gak perlu kawin juga bisa
udah maju, bisa bikin inseminasi buatan dll
jadi teori itu gagal
untuk yang menentang Homo, berdoalah agar anak2 kalian tidak terlahir Homo, agar kalian tetap dengan pendirian sempit kalian itu. Kalau sampai kejadian, nah baru tau deh rasanya seperti apa. Talk is cheap. rasain dulu, baru tau sengsaranya seperti apa
hahahahhaa
Agustus 16th, 2008 at 10:58
HOMOSEKSUAL ADALAH PSIKOPAT (SAKIT JIWA)………BEDA SAMA ‘ORG GILA/EDIOT”MAKA PERLU OBAT YG MUJARAB, YAITU BELAJAR AGAMA YG BENAR,HIDUP ADA TUNTUNANNYA ALQURAN DAN ALHADIST DITAMBAH LAGI…DICONTOHKAN OLEH PARA SAHABAT…….HAL INI JG DIJADIKAN PERANG PEMIKIRAN YG BERKEMBANG SEKARANG ATAS DSR HAK ATAU INDIVIDU….HAK ATAU FILOSOFI TD ADA UKURANNYA SEMUA AKAN DI “TEROBOS DAN DI RUSAK”
HATI-HATI HIDUP DIJAMAN YG “KEBLINGER”MEMANG INDONESIA KHUSUSNYA MAU DIRUSAK KAIDAH,NORMA,AGAMA DAN SENDI2 KEHIDUPANNYA
Agustus 16th, 2008 at 11:18
SUDAH JELAS BAHWA HOMOSEKSUALISME DAN LESBIANISME ADALAH ABNORMAL. KEKACAUAN INI DISEBARKAN OLEH ORANG YANG TIDAK MAU MENGGUNAKAN HATI DAN AKALNYA ! KAMI AKAN TERUS MENENTANG PENYIMPANGAN SEKS INI, KAMI AKAN MENJAGA MORAL KEMANUSIAAN INI ! BILA MEREKA BERANI MELAKUKAN PEMAKSAAN UNTUK MENERIMA ABNORMALITAS MEREKA, KAMI AKAN TENTANG DENGAN KEKERASAN PULA !
Agustus 16th, 2008 at 11:21
Aku ingin fair. Nagi sebagian orang, homoseksual itu menjijikkan, tetapi bagi orang yang telah terlibat ke dalamnya, ia adalah sebuah magnit yang yang begitu kuat. Aku sekarang hidup normal dan telah berkeluarga serta merasa bahagia. Aku pernah juga tertarik para sesama jenis ketika aku berumur baru akil baligh sampai aku kuliah. Aku pernah mencintai kakak kelasku dan pernah juga mencintai adik juniorku. Aku pernah tidur dengan kekasihku itu dan sangat menikmatinya. Aku menikmati berciuman dan bermesraan dengannya. Pada waktu itu aku tau hal tersebut sebagai terlarang dalam agama dan aku yakin itu tidak pantas, tetapi aku tidak dapat menolaknya, karena aku merasa sangat mencintai temanku itu. kadang2 aku merasa berdosa setipa kali selesai aku bercinta dengannya (kami berpelukan dan berciuman sekuat-kuatnya sampai kadang2 mencapai klimaks). Aku dapat keluar dari dunia gelapku itu setelah berpisah dengan mereka dan berusaha sekuat tenaga untuk bertobat. Aku ternyata bisa dan dapat mencintai lawan jenisku dengan cinta yang sungguh-sungguh. Sekrang bahkan kau meliha masa lalu ku itu sebagai hal menjijikkan. Aku yakin homoseksual adalah penyimpangan, namun jika anda telah terlibat dalamnya anda akan membelanya mati-matian dengan berbagai alasan seperti cinta dan “telah dilahirkan demikian”. Aku sekarang sadar!!!
Agustus 16th, 2008 at 11:29
lebih baik berjuang dari pada pasrah!!!!
kesempatan itu datangnya hanya sekali maka gunakanlah kesempatan itu sebaik2nya untuk merubah semuanya
dan penyesalan itu datangnya belakangan jadi gak ada kata terlambat untuk melakukan suatu perubahan…..
just be your self oke!!!!
Agustus 16th, 2008 at 11:57
Untuk yang merasa Homo ‘murni’, yakinlah bahwa itu adalah cobaan buat anda. Makin anda berusaha keras menghindari nya, atas nama TUHAN Penguasa Alam, makin besar anda mendapatkan nilai dari NYA….
Homosexual dan gangguan sexual lainnya ( Nympho, Pedophilia, dll ) adalah nafsu belaka… Cobaan yang terbesar bagi umat manusia, bersama dengan kesombongan…
Jadi, kalau orang lain harus mencari Jihad nya, beruntunglah anda bahwa Jihad anda sudah diberikan, langsung oleh YME. Jadi jelaslah bagi anda, perjuangan yang harus anda lakukan …
Sementara orang yang lain, banyak yang tidak tahu bahwa hidup nya adalah perjuangan di dunia yang singkat ini menuju kehidupan yang lebih baik di ’sana’ …
Yang perlu anda lakukan adalah, mengetahui bahwa itu salah … Lalu berusaha menghindari, sekuat mungkin, atas nama TUHAN .. !!!!
Ini juga berlaku untuk homo ‘bawaan’ ….
Berdoa dan memohon dengan tulus, dan bersabar, adalah kunci menghadapi semua cobaan ini … Hanya DIA yang menentukan hidup anda ..
Semoga ALLAH SWT menghindarkan saya dan keluarga dari cobaan sedemikian … Juga bagi anda semua…..
Agustus 16th, 2008 at 12:00
homoseksual itu jelas kelainan jiwa, buktinya hewan saja gak ada yg jadi homo atau lesbian mereka telah diprogram untuk menyukai lawan jenisnya demikian juga manusia. tapi karena otak manusia lebih rumit jadi bisa dimanipulasi. masalah zina atau dosa bisa terjadi pada kaum homoseksual dan heteroseksual yg ptg membentengi diri dgn agama shg bisa terhindar darinya. hidup bagi manusia ini adalah perjuangan untuk patuh pada perintah Tuhan.
Agustus 16th, 2008 at 12:06
NGOMONG SEH GAMPANG. COBA KALAU ANDA SENDIRI YANG MENGALAMI, IBARAT LELAKI SUKA WANITA. SAYA PUNYA BANYAK TEMEN YANG SUKA LELAKI, MEREKA PUNYA ISTRI DAN ANAK, MEREKA JUGA DARI BERBAGAI MACAM LATAR BELAKANG SEPERTI: DOKTER, POLISI, TUKANG PARKIR, PEGAWAI BANK, SATPAM, PNS, TOKOH AGAMA, DLL…
MEREKA-MEREKA ADA YANG TETAP SUKA DENGAN SESAMA JENIS WALAU SUDAH BERKELUARGA DAN PUNYA ANAK.
JADI BELUM MENJAMIN ORANG YANG SUDAH BERKELUARGA DAN PUNYA ANAK TIDAK KEMBALI MENJADI SUKA SESAMA. WALAU INTENSITAS AGAK BERKURANG.
JUSTRU ORANG BISEK YANG SANGAT BERBAHAYA………, KARENA TIDAK KENTARA. ORANG GAY KE BISEK SANGAT BERBAHAYA DARIPADA GAY. KARENA COWOK BISA CEWEK BISA………. KITA BERUSAHA TUHAN MENENTUKAN.
Agustus 16th, 2008 at 12:08
perjuangan jelas lebih indah daripada pasrah mengikuti hawa nafsu karena hidup di dunia ini hanya sebentar rata-rata cuma 60 tahun bagi para lelaki gak bakalan terasa kita yg dulunya anak kecil tau-tau udah tua dan akan meninggalkan dunia ini. perjuangan butuh pemikiran, butuh strategi, butuh energi, butuh kesabaran, butuh kekuatan do’a, butuh kekuatan mental, hasilnya memang akan menjadi manusia yg tangguh jika bisa keluar dari cobaan itu. beda jauh kan dgn orang yg pasrah dgn nasibnya.
Agustus 16th, 2008 at 12:15
hidup adalah memecahkan / menyelesaikan masalah yang tidak diharapkan , dan menemukan sesuatu yang belum diketahui….
Agustus 16th, 2008 at 12:18
kenapa kudu dibawa-bawa ke agama dan dosa mulu sih? status homo itu hak pribadi dia sendiri kali, walaupun tidak normal.
buat yang ngerasa homo bisa berkembang biak, coba pikir aja, dengan inseminasi buatan anak yang dibuat berdasarkan genetik siapa? yang bisa bertahan cuma lesbi, gen y dan y tidak bisa disatukan tuh. kalau cuma wanita saja, pada akhirnya ya manusia akan kehilangan kemampuannya untuk berkembang biak secara alami. musnahlah manusia. atau berubah menjadi makhluk lain yang berkembang secara aseksual … ya bukan manusia lagi namanya, makanya aku bilang juga “musnahlah manusia”.
tapi aku tidak kuatir, homo berkembang, lesbi berkembang juga gapapa. toh aku masih suka lawan jenis, dan akan terus bertahan dengan alami kan. tapi kalau sudah mulai ada usaha merubah orientasi seksual dari hetero ke homo, berarti bakal ada perang orientasi seksual pada ujungnya. memangnya orientasi seksual mau dijadiin agama?
Agustus 16th, 2008 at 12:24
Nauuzubillah…lebih baik aq mati daripada jadi gituan..
Agustus 16th, 2008 at 12:25
No wonder banyak bangsa yang lihat kita sebelah mata.. even tak dipandang sama sekali!!
Tadinya saya bangga jadi orang Indonesia karena orang-orangnya bisa bersaing dimanapun
sekarang saya jadi malu
WHO’RE WE TO JUDGE OTHERS??????
Sudah hebat sekalikah kita? Sudah suci sekalikah kita??
I am a straight men with clear perspective regarding homosexuality, I repeat again CLEAR PERSPECTIVE!!
“selama seseorang itu tidak terpaksa dan bahagia dengan keberadaannya sebagai seorang homoseksual maka dia tidak mengalami gangguan apa pun”- ICD 9, ICD 10.
Saya pikir kita semua harus kembali BELAJAR mengenai defenisi NORMAL dan TIDAK NORMAL yang gampang sekali kita labelkan pada banyak bagian dalam hidup ini.
Ingat, bukan berarti karena kita mayoritas lantas semua yang mayoritas adalah normal.
Agustus 16th, 2008 at 12:46
Homo atau ngga sih terserah orangnya lah. Mau bawaan lahir keq, mau pengaruh lingkungan keq, urusan amat. Yg penting jangan banyak tingkah aja lah. Mau homo keq, mau hetero keq, kalo banyak tingkah ya perlu dijitak kepalanya.
Buat yg namanya *Troy*, ok aja ente ngga setuju sama orang yg anti homoseksualitas, tapi ngga usah SOK PINTER lah!!! Belagu ente, kaya paling pinter aja di dunia. Ini nih contoh, orang yg ngakunya straight, tapi gayanya belagu amat, perlu dijitak kepala elu!!!
Nulis aja masih salah belagu pake Inggris. Baca nih tulisan elo:
“I am a straight men with … !!”
IT’S WRONG, you retard!!!
Mestinya: “I am a straight MAN (bukan men) with …” I repeat again dude, IT’S WRONG!!!
Dasar bego!!!
Agustus 16th, 2008 at 12:48
buat yg gak setuju sama helda, harap maklum
helda ini masih muda, jadi maklumi aje, belajar banyak ya helda, banyak membaca tulisan orang deh
biar lain kali bikin tulisan yg lebih bermutu
tulisan kamu mencerminkan pandangan mu, dari situ keliatan kualitas dirimu
coba deh helda berusaha merubah diri sendiri (pasti tidak mudah)
dan hentikan keinginan merubah orang lain (sifat umum manusia yg ingin merubah orang lain)
kalau helda mau introspeksi, pasti helda bakal temuin kekurangan diri sendiri, dan pastinya banyak
itu aja dulu yg helda perjuangkan utk di rubah
salam
Agustus 16th, 2008 at 13:00
Agama adalah Nasehat…mana yg boleh …mana yg tdk , dan agama juga yg memberikan khabar dan berita yg baik kami scr pribadi tdk mencela dan menghujat atas subyeknya , tetapi prilakunya yg berbayaha bagi kehidupan org banyak. prilaku homo/lesbi=zinah bagian dosa besar! tetapi Allah masih mengampuni jk bertaubatan nasuha…sebelum ajal menjemput.
prilaku ini sdh dikendalikan nafsu…sahwat yg sdh menjadi “tuhannya”, apa bedanya manusia dengan hewan,tumbuhan malaikat dan syetan semuanya mahluk hidup. Manusia paling sempurna dr mahluk allah lainnya berakal,perasaan,nafsu bahasa kerennya punya kecerdasan IQ,Sprititual,Emotional. Allah pernah menawarkan siapa yg mau menjadi khalifah dimuka bumi ini, semua tdk sanggup atas tanggung jawab dan amanahnya..gunung,bintang beserta isinya tdk sanggup….tetapi manusia dgn segala kesampurnaannya mampu,Allah berikan pedoman alquran dan alhadis masih kurang juga alah turunkan nabi2 dan rasullahnya agar manusia dapat berfikir atas tujuan hidupnya. Bedanya atara mahluk allah adalah “IMAN”
Yg menjadi fundamental bukan teman kita yg mengalami penyakit ini,tetapi masalah pemikirannya ini yg menjadi kekuatan besar yg berbahaya atas berita kebenaran ini yg bisa menjerumuskan manusia di muka bumi ini.
Ada saran insyaalah terhindar dr prilaku ini:
1. dekatkan diri dgn allah dan belajar agama yg benar atau menurut agama dan keyakinannya yg lain
2.jgn berprilaku kecewe-cewean dan kelaki-lakian
3.kurangi nonton tayangan televisi film atau lainnya tentang prilaku ini krn tdk ada manfaatnya….awas syetan menggoda….
4.hidup dgn terbuka jgn masuk sekali2 ke komunitas mereka…tinggalkan….
mudahan bermanfaat
Agustus 16th, 2008 at 13:02
try to be fair…….
ngebaca tulisan2 di atas …. Bnyk yang so un fair ……
Homosex = Kagak normal ——-> dari kaca mata siapa kita bsa ngejudge kaya gitu ???? klo dari kaca mata yang bilang mrk hetero iya….. knapa laki suka ama laki……. tapi klo dari kaca mata yang gay justru yg hetero yg nggak normal … kenapa demen ama perempuan….
Homosex =Psikopat … apa org yang psikopat semua homosexual???? atas dasar apa??? masalah kasus rian ???
tampa membenarkan kesalahan rian ….. kita liat deh di poskota …. kasus kriminal …lebih banyak mana yg homo dan hetero ???? bukan comunitas , ras atau agama …. tapi individu !!!
Homosex= identik dengan AIDS dan penyebab aids ….. get real!!!!! seberapa banyak penderita aids yg homosexual??
dan berapa banyak yang hetero yang pengidap aids bandingkan !!!! bukan hanya jumlah juga presentasi…. lebih banyak mana ??? jgn banyak ngomong tapi ngaco….
Homosex= menular……. aduhhhhhhhhhhh itubukan kudis atau pano!!!! klo ikut2an iya .. menular nggak….. klo ada yang bilang menular ….. itu cuma gosip ….. cuma cari kambing hitam untuk menyalahkan kehomoan …
Dalam agama mana pun gak ada yang membenarkan !!! Homosex itu pilihan hidup bukan takdir ….
Maha besar Tuhan ….. Dia yang biarkan manusia memilih jalan hidup …. dan Dia juga yang sanggup membantu umat Nya yang ingin keluar dari kesalahan dalam memilih ….
Agustus 16th, 2008 at 13:19
Agar lebih ilmiah,sharing aja…
Psikopat adalah sakit jiwa….bukan gila….psikis .
bahasaPsikopat berasal dari kata psyche yang berarti jiwa dan pathos yang berarti penyakit. Psikopat tak sama dengan gila (skizofrenia/ psikosis) karena seorang psikopat sadar sepenuhnya atas perbuatannya. Gejalanya sendiri sering disebut dengan psikopati, pengidapnya seringkali disebut “orang gila tanpa gangguan mental
Mau lebih jelas lagi baca dech….
Apakah Psikopat itu ?
Psikopat secara harfiah berarti sakit jiwa. Pengidapnya juga sering disebut sebagai Sosiopat karena prilakunya yang antisosial dan merugikan orang-orang terdekatnya.
Psikopat berasal dari kata psyche yang berarti jiwa dan pathos yang berarti penyakit. Psikopat tak sama dengan gila (skizofrenia/ psikosis) karena seorang psikopat sadar sepenuhnya atas perbuatannya. Gejalanya sendiri sering disebut dengan psikopati, pengidapnya seringkali disebut “orang gila tanpa gangguan mental”.
Menurut penelitian sekitar 1% dari total populasi dunia mengidap psikopati. Pengidap ini sulit dideteksi karena sebanyak 80% lebih banyak yang berkeliaran daripada yang mendekam di penjara atau dirumah sakit jiwa, pengidapnya juga sukar disembuhkan.
Seorang ahli psikopati dunia yang menjadi guru besar di Universitas British Columbia, Vancouver, Kanada bernama Robert D. Hare telah melakukan penelitian psikopat sekitar 25 tahun. Ia berpendapat bahwa seorang psikopat selalu membuat kamuflase yang rumit, memutar balik fakta, menebar fitnah, dan kebohongan untuk mendapatkan kepuasan dan keuntungan dirinya sendiri.
Semoga bermanfaat
Agustus 16th, 2008 at 13:23
Aduuuhhh rame banget nehhh…………..Tuhan cepet2 kiamat aja… biar pada tahu mana yang bener dan mana yang salah…….trus nanti di sorga dan neraka ada lagi media chating… biar mereka bisa saling menyesali atas kekeliruan berpikir……Tuhan saya seh lebih ingin mencintai ENGKAU… dari pada sesama jenis yang nggak bis angasih rejeki, ngasih nafas, ngasih kasih sayang yang tak berhingga…ahhh..pokoknya mah ngasih segalanya buat kita….HIDUO TUHAAAAAAAAAAAAAAAAANNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNN… O LOVE U FOREVER……
Agustus 16th, 2008 at 13:32
buat mas Wijaya…yang tabah aja menjalani takdir Tuhan,saya percaya bahwa semua orang tidak mau ditakdirkan menjadi seorang homo.biarlah orang mau ngomong apa,toh mas Wijaya makan juga gak minta mereka..mungkin mereka yang menghujat para kaum homo ingin merasakan bagaimana tersiksanya menjadi seorang homo… so raise your hand and pray to God…
fill your day with something differrent…..
Agustus 16th, 2008 at 13:39
OK DEH, SILAHKAN PILIH JALAN HOMO..TAPI JANGAN BAWA2 YANG NORMAL, ATAU MEMPERPARAH YANG BARU KENA.. KALO HOMO SUDAH JADI WABAH, MANUSIA BISA PUNAH DONK.. (SOALNYA GA ADA KETURUNAN DONK,.. MAU ADPOSI ANAK MONYET? ) SEBELUM ITU TERJADI MENDINGAN MUSNAHKAN HOMO (BUKAN ORANGNYA, TAPI KEHOMOANNYA) DEMI KEHIDUPAN DAN HAM YANG SEJATI.
DAN LAGI, BUAT HOMO YANG MERASA UDAH BERPRESTASI DAN BERBUAT BAIK SAMA ORANG LAIN: SEMUA ITU TIDAK AKAN MENJADIKAN KAMI KAUM NORMAL MENGANGGAP HOMO ADALAH NORMAL JUGA. PERSEPSI INI TIDAK BISA DIBELI. JIKA KAMU BUKAN HOMO LAGI, BARU KAMI ANGGAP NORMAL, WALUPUN KALIAN MISKIN.
JANGAN TERPENGARUH DENGAN PROPAGANDA BAHWA HOMO TIDAK BERBAHAYA. MEREKA LICIK, BISA TAMPIL SEPERTI PAHLAWAN, SEPERTINYA DERMAWAN, SEPERTINYA PINTAR, SEPERTINYA MODERAT, TAPI KALO UDAH MASUK PERANGKAP, HABIS SUDAH….
Agustus 16th, 2008 at 13:44
buatku perilaku homo memang menyimpang tapi kita juga tidak berhak menghakimi kaum homo dengan hujatan dan makian,,karena mereka juga punya hak untuk hidup.selama mereka tidak mengganggu kita buatku fine2 aja..
sebenarnya mereka juga gak mau ditakdirkan menjadi seorang homo tapi ya no body perfect in the world..
biar Tuhan aja yang menghakimi mereka……
Agustus 16th, 2008 at 13:46
Homo/Lesbi adalah cobaan dari 4JJ1, sama dengan mereka yang terlahir dengan cacat tubuh atau mengalami peristiwa kecelakan yang tak di kehendaki, disini di uji, sekuat apa iman dan diri kita, bisakah kita melewati cobaan tersebut dengan tidak melakukan hal-hal yang di larang agama seperti berbuat zinah, bunuh diri dsb. Sebenarnya, 4JJ1 sendiri telah menjanjikan surganya untuk mereka yang diberikan cobaan hidup di dunia. Di dalam Al-Quran, 4JJ1 di turunkan segala macam ilmu pengetahuan yang mendukung kehidupan di dunia, dari ilmu pengetahuan bisa di ambil untuk menghadapi segala cobaan yang di berikan dari NYA. Bila kaum tersebut sadar akan dirinya yang “berbeda”, hanya kepadaNYA yang bisa merubah dan akan di berikan jalanNYA untuk kembali ke kehidupan yang normal.
Agustus 16th, 2008 at 13:49
aku setuju sama clubbeboard………. bukan kaum homonya yang dibinasakan tapi sifat kehomoanya itu lho yang meresahkan…
Agustus 16th, 2008 at 13:54
gw merasa gw beda sejak SD sampai gw selesai kul dan skrg ker. gw ga bs ngilangin rasa beda tsb. malah skrg gw suka ma tmn kost gw. kadang gw kesal ma diri gw sendiri knp gw ga bisa ngelawan perasaan beda tsb. pandangan gw hidup normal itu indah hehehe. so doain gw ya supaya gw bisa tinggal kan dunia beda ini, AMIN
Agustus 16th, 2008 at 14:10
ORLANDO,
CEWEK ITU INDAH. PESONA MEREKA TANPA BATAS. KENAPA? KARENA CEWEK BEDA DENGAN COWOK. LO AKAN DAPAT SURPRISE YANG BISA BIKIN MEREM MELEK. WANITA ADALAH SORGA. MEREKA AKAN MELENGKAPI HIDUP SEORANG LELAKI. GUA GA AKAN BETAH JIKA SEHARI GA KETEMU WANITA. WANITA LAH YANG MEMBUAT GUA MERASA JADI LELAKI. DAMAINYA DICINTAI SEORANG WANITA. SEPERTI IKAN YANG BERENANG DI AIR.
Agustus 16th, 2008 at 15:00
hihihi, …..merasa tersanjung nih ma clubberoad,,…hehehe..aku kan wanita
Agustus 16th, 2008 at 15:14
yang maki dan sumpahin homo kan lantaran mereka gak homo…! rite guys? aku bi kok..kan adil, tuk ke dua jantina! haha…
Agustus 16th, 2008 at 15:42
Saya kira kalau kita tidak mempunyai kapasitas untuk menilai lebih baik jangan menghakimi dulu, buat yang membuat rubrik ini saya salut sama keberanian anda untuk membuka debat dengan modal zero knowledge, rupanya yang jawab juga asal asalan semua.
Agustus 16th, 2008 at 15:51
Para Nabi dan Rosul dulu mereka hidupnya penuh dengan cobaan dan tantangan yang berat dan maha berat
tetapi mereka mampu mengatasinya..sehingga Insya Alloh Masuk Sorga
Kaum gay memang bukan nabi dan rosul mereka manusia yang lemah iman, tetapi kalau mampu menahan semua
godaan dan cobaan ini maka mereka Insya Alloh menjadi orang orang yang beruntung nantinya
Jadi cobalah untuk bisa menahan semua cobaan itu……….yakinkan bahwa dengan tekad yang kuat
saya bisa…saya bisa…saya bisa menahan godaan dan saya mampu menjadi lelaki yang tulen murni
Insya Alloh
Agustus 16th, 2008 at 15:52
saya lesbian…tapi saya sudah berusaha untuk mencintai lelaki….. tapi di sisi lain saya malah disakiti oleh laki-2 tersebut…. sedang dengan wanita saya mendapat perlakuan seperti di lindungi. beberapa kali saya mencoba untuk mencintai laki-2 tapi entah kenapa secara tidak sengaja ada saja hal yang di buat para laki-2 sehingga saya kembali ke jalan saya… pernah juga saya mencoba BERHENTI sejenak dan mencoba RILEKS tanpa memikirkan pasangan (tidak pacaran dulu dengan siapa-2) karena saya tahu lesbian itu tidak benar… setelah saya mencoba meniti kembali, saya kembali di hadapi dengan kekecewaan sehingga untuk YANG KESEKIAN kali nya lagi… saya jatuh ke pelukan seorang wanita hingga skrg jalan 4 tahun…
apa yang terjadi dalam diri saya??? apa ini masih salah??
Agustus 16th, 2008 at 16:40
Woiiiiii Kaum Homo……….
Sebenernya Pengen Jahannam atau Jannah Sih?!?!?
Taubat donk.Kiamat sudah Dekat…..
Mo Bikin Indonesia Tmbah Banyak Musibah????
Hari Minggu Bsok Kan Umur Indo Dah 63 Th,Masa Masih ada Yg Homo seh ;(
_________________________
Salam Dari Orang2 Normal
Agustus 16th, 2008 at 16:59
homo atau hetero, kan makhluk tuhan juga.emang mereka milih jadi homo…? asal gak ngerugiin loe pade ya udaaah…biar aja.peace gitu loh…yang pada benci gay atao homo, ngacaaaa dong.emang loe sape..malaikat aja yang tanpa dosa tau….hehe…emang udah wujud dari zaman nabi, koq pada sibuk mo basmi homo segala.mending basmi narrow minded loe pade and para koruptor…gimane? yang setuju angkat tangan ya…peace…
Agustus 16th, 2008 at 17:52
Normal…kata2 yang indah dan normal untuk diucapkan. Pertanyaannya apa definisi “normal” itu? Kalo saya mendefinisikannya sebagi sesuatu yang terjadi dengan sendirinya, sesuai kodrat, lumrah dlsbgnya, dan hal tersebut biasa terjadi dan dialami semua orang. Laki-laki suka perempuan itu normal. Tapi laki-laki ato perempuan suka sama yang sejenis apa bisa disebut tidak normal? mungkin tidak biasa. tapi bukan berarti tidak normal donkz. saya bukan seorang homoseks atau mendukung homoseks, bahkan jujur saya geli melihat hubungan yang semacam itu. tapi menurut saya cinta itu normal dan cinta dan menjalin sebuah hubungan bukan kejahatan dan aturan negara manapun. jadi,coba untuklah untuk tidak menzolimi hak-hak para homoseksual untuk menikmati hidup. kalopun itu dosa, biar Tuhan yang menghukum kita jangan ikut-ikut menghukum dengan mengatasnamakan Tuhan.
Agustus 16th, 2008 at 17:54
hmmm… masalah tentang keturunan..
kita coba lagi memutar otak. kalau memang pada dasarnya menikah itu bertujuan untuk menghasilkan dan meneruskan garis keturunan.. kenapa mesti ada program KB yang jelas2 mematikan hak seseorang untuk reproduksi?
tapi ada kan penalaran penalaran kenapa disahkannya program KB, …
dari contoh kasus itu sebenernya nikah itu pro kreasi atau rekreasi?
pada kenyataannya nikah itu hanya sebagau ajang untuk mencari kelegalan atas hubungan seks dan bersifat rekreasi saja setelah mengikuti program KB.
sebenernya pertanyaan SIAPA MENCELA SIAPA itu justru dikhususkan untuk anda-anda yang mengkritik secara pedas keberadaan homoseksual. anda memang memberi nasihat2 secara agamis dan normativ, tapi sadarkah kalian tentang kata2 yang terkandung dalam nasihat kalian… seperti adanya pelaknatan , menganggap homoseksual abnormal dsb, apakah itu bukan celaan?
lepaskan dulu pemikiran masalah agama..
kita hidup di dunia ini bermasyarakat, sekarang apakah keberadaan homoseksual itu merugikan kalian? dimana letak kerugian kalian?
apakah hanya karena homoseksual sebagian ada yang iseng menunjukkan keleluasaan bahwa dia seorang homo?
apakah heteroseksual tidak melakukan hal tersebut?
tentang kamuflase yang ada dalam dunia homoseksual…
itu hanya semata2 untuk menutupi orientasi seksual mereka yang di negara ini masih sangat tabu dibicarakan. seandainya negara ini membebaskan kaum homoseksual berekspresi, tentu tidak akan pernah ada kamuflase2 tersebut.
apa kalian bisa menjamin bahwa homoseksual dan bisexual serta transgender, transvetish, transeksual dan intersex itu jumlahnya minoritas?
tentu tidak jawabannya …
selain lesbian, gay, bisexual, transgender, transvetish, transsexual dan intersex, masih ada lagi golongan Questioning.
mau tau siapa?
ga usah ambil yang susah… pengguna jasa waria contohnya. mereka kebanyakan kawan-kawan heteroseksual yang tidak ingin digolongkan kedalam golongan bisex or gay. dan jumlahnya tidak sedikit.
nah bagaimana dengan kawan-kawan LGBTIQ yang masih tertutup? apa kalian bisa mengidentifikasi dan menjumlahnya berapa banyak?
bisa jadi sekeliling kalian juga seorang homosexual.
oleh karena itu pemerintah indonesia harusnya segera melaksanakan konvensi internasional tentang ekosob yang diratifikasi dan menghormati Jogjakarta Principle yang berisi tentang hak2 para homoseksual. sebagai penandatangan dan penyelenggara dilangsungkannya Jogjakarta Principle, Indonesia sudah tidak bisa membuat undang2 yang mendeskriditkan homoseksual apapun alasannya.
lagian apa salahnya sih hetero dan homoseksual itu hidup berdampingan?
atau mungkin selama ini ada diantara kalian yang menyukai seseorang ternyata kalian ditolak karena mereka adalah homoseksual…
hehehehhe
kalau kalian ingat Tuhan.. semua manusia adalah titipanNya apapun keadaannya. dan Ingatlah tentang Hukum Karma. mungkin saat ini kalian mencaci dan mencela homoseksual, tapi saat orang terdekat kalian entah itu anak, saudara, atau siapapun memilih untuk menjadi homoseksual.. apakah kalian akan tetep berbicara lantang seperti itu?
untuk kalian yang ingin tahu tentang jogjakarta principles.. bisa di klik di http://www.jogjakartaprinciples.com atau hubungi sekretariat arus pelangi, ardhanary institute atau organisasi berbasis orientasi seksual lainnya untuk meminta copy nya.
atau bisa kirim email ke elsam.pengacara09@gmail.com untuk aku kirimkan soft copy nya…
thanks…
Agustus 16th, 2008 at 17:57
Buat Yort:
Thanks for the correction smart one
Tapi dengan comment lu makin jelas kan who is who?
Agustus 16th, 2008 at 18:02
my body is my rights
my sex orintation is my rights
Agustus 16th, 2008 at 18:05
mungkin ada juga seperti ini …
cinta datangnya dari Tuhan
meskipun cinta itu cinta terlarang
tak seorangpun ingin masuk kedalam lingkaran itu
tapi saat kita masuk dalam cinta tersebut
siapa yang patut disalahkan
aku, Tuhan atau siapa ….?
nah dari bait puisi ringan itu … apakah nantinya kita akan menyalahkan Tuhan atas apa yang terjadi di muka bumi ini?
biarlah hubungan Tuhan dan Manusia itu diurus oleh individu2 itu sendiri. toh manusia kan bukan Tuhan yang bisa menentukan salah atau benar, hitam apa putih, halal atau haram
oh iya ngomong2 tentang hal2 yang berpasangan.. misal hitam apa putih, buktinya dunia ini banyak warna kan ..
terus haram atau halal … buktinya ada sunnah ada makruh
salah atau benar, faktanya di dunia ini masih banyak yang rancu…
gimana kalau sekarang yang kita bahas itu tentang apakah didunia ini hanya ada sepasang sesuatu? itu lebih fair.
Agustus 16th, 2008 at 18:17
“What is clear, however, is that the scientific attempts to demonstrate that homosexual attraction is biologically determined have failed. The major researchers now prominent in the scientific arena-themselves gay activists-have in fact arrived at such conclusions.
There is no support in the scientific research for the conclusion that homosexuality is biologically determined.”
“There is not any evidence that shows that homosexuality is ‘genetic’, and none of the research itself claims there is. Only the press and, sadly, certain researchers do - when speaking in sound bites to the public.
Homosexuality may run in families but you get viruses from your parents, too, and some bad habits. Not everything that is familial is innate or genetic.”
Agustus 16th, 2008 at 18:31
AJIE,
BILANGIN SAMA KAUM LO, KAMI ORANG NORMAL GA ADA MASALAH DENGAN LO PADE, SELAMA LO EMANG GA PENGARUHI ANAK2 KAMI. KAMI GA BISA DIAM AJA DONK, KAMI TERANCAM DENGAN FENOMENA KALIAN INI. LO MAU BIKIN ANALISA, ATAU PEMBENARAN SAMPAI SEPULUH JILID PUN, USELESS. KAMI ADALAH KAUM NORMAL, DENGAN REFERENSI YANG JELAS.
Agustus 16th, 2008 at 18:41
mau jadi homoseks atau heteroseksual itu hak azasi dari setiap pribadi dan ngga perlu di hubung2kan dengan agama,seks ngga ada korelasi dengan agama!!selama tidak merugikan orang lain dan dilakukan suka sama suka,why not???I AM PROUD TO BE GAY!
Agustus 16th, 2008 at 18:47
Kepada yg heteroseks…,
- tetapkan dalam pikiran Anda bahwa homo tidak selalu bencong, please!
- tetapkan dalam pikiran Anda bahwa ADA homo yang kebablasan membentuk komunitas….,
TAPI INGAT, ADA JUGA yang terkungkung sendiri dalam kamar melakukan perjuangan hebat, karena takut DOSA.
- Pandanglah perasaan yang terkungkung memendam aib ini…., INGAT keadaan yang ada dalam jiwanya adalah BUKAN PILIHAN. artinya ini adalah default (DIBERIKAN KONDISI) seperti ini.
- terhadap yang kebablasan sampai membentuk komunitas…pandanglah sebagai ORANG YANG TIDAK KUAT DENGAN UJIAN’, karena memang ujian ini sangat berat…mereka terbebas dari beban…. Jadi anggap dia sebagai kelompok yang kalah secara tidak sadar. Kalo kalian para PSIKIATER, DOKTER2, dan generasi2 di era modern ini, lakukanlah research untuk membantu mereka keluar dari kondisi ini.
- terhadap yang terkungkung sendiri meredam gejolak jiwanya, dia hanya pingin Anda mengerti bahwa “dia homo, tidak bisa melampiaskan nafsu, tapi dia selalu bertahan, walaupun usianya sampai 37 tahun”. Bukan dia mau dipuji karena bisa bertahan, namun dia hanya sedih dengan saat dia sedang melakukan perjuangan, sementara orang diluar HANYA TAHU (gay itu pilihan, gay itu penyakit).
ini yang membuat dia sedih…banget, tapi harusnya dia gak sedih sih karena ini ujian juga untuk memaafkan orang yang melakukan kesalahan karena dia tidak tahu.
-makasih telah membaca tukisanku-
Agustus 16th, 2008 at 19:52
rame amat … apa ga ada permasalahan lain yg perlu dibahas ? pasti gara gara berita si rian. please lah kasus itu sejuta ber banding satu, semua orientasi sex bisa melakukan itu.
Agustus 16th, 2008 at 19:56
wah… udah pada pinter ya.. udah bisa menilai orang lain salah..
yg bukan gay, dan bilang ‘cobalah mencintai wanita’.. hm
bagaiman kalo kalian juga ‘cobalah mencintai laki laki’. Susah kan?
Nonton deh Jihad for Love, disana dijelaskan maksudnya kisah sadam dan gomora dan nabi luth..
bukan sikap homosex yg dibenci tuhan (toh mereka sudah ada jauh lama sblm pembinasaan), tapi sikap
‘memperkosa’ , menginginkan yg bukan miliknya, menyolimi orang lain, merampas dan membuat orang kehilangan hak nya. Itu yg dibenci oleh Tuhan. Well. itu yg aku tonton ya.. tapi itu opini yg menurut aku sgt relevan utk didengar.
menjadi gay saja sudah sangat sulit bg kebanyakan orang, tidak perlu lah menilai rendah orang lain. Bersyukur dgn apa yg diberi Tuhan untuk kalian, dan ngak usah lah mencoba MENJADI TUHAN bagi orang lain. Biar Tuhan SESUNGGUHNYA yang menilai NILAI kehidupan kita semua.
Bila mencintai saja sudah dianggap salah, apalah nilai manusia ini.
Agustus 16th, 2008 at 20:07
AMINAH DAN BALI,
AMINAH, PERMASALAHAN LAIN ADA. KALAU MAU BACA TOPIK LAIN, YA DI POSTING YANG LAIN. GITU AJA KOQ REPOT. DI SINI YA POSTINGNYA TENTANG INI. MAKANYA ADA KATEGORI.
BALI, SAYA RASA GA ADA DI SINI YANG MENCOBA JADI TUHAN. APA ORANG MENYAMPAIKAN PANDANGAN DENGAN REFERENSI AGAMA, KAMU ANGGAP TUHAN? KAMU YANG KELIRU.
BAGI YANG BILANG SEX TIDAK PERLU DIATUR AGAMA, BUAT APA KALIAN MINTA DIAKUI PERKAWINAN HOMO. KALO MAU BEBAS YA BEBAS AJA… DASAR PARADOX.
Agustus 16th, 2008 at 20:20
Yg bilang homo harus dibinasakan, itu bukan mencoba menjadi Tuhan kecil ya? maaf kalo saya salah. Agama itu sesuatu yg sakral dan hanya bisa dinikmati kebenarannya lwt rasa. semua orang punya rasa sendiri2 utk menikmati yg diberi Tuhan kepada nya.
emangnya ada yg minta perkawinan homo di indonesia ya?
di negara barat (kebetulan saya lg di australi), bukan ‘perkawinan’ nya yg dituntut. TAPI HAK HAK pasangan hidup. Di negara barat, mereka kan harus bayar pajak, dan kalao hidup berdua (nikah), mereka bisa dapat keringanan pajak (spt suami istri). Juga hak atas warisan bila pasangannya meninggal. Banyak kasus pasangan gay yg hidup bersama sampai puluhan tahun, dan ketika pasangannya meninggal, dia tidak dapat apa apa, semua diambil oleh keluarga nya. Pdahal semasa hidup, pasangan gay nya yg mengurus setiap hari dgn penuh kesabaran dan cinta.
jadi kalo ada yg minta perkawinan sejenis di indonesia, aku ragukan alasan nya.. toh soal pajak dan warisan ngak pernah jd masalah di indonesia.
DAMAI.
Agustus 16th, 2008 at 20:31
Pertama-tama, bertanyalah ke dalam hati masing2: “Perbuatan atau keadaan homoseksual itu salah atau benar?” Saya yakin ada satu jawaban saja yg muncul yaitu Salah. Ya, itu adalah perbuatan yg salah. Tuhan sudah menciptakan perempuan sebagai pasangan hidup dari laki2 dan bgtu sebaliknya.
Sdra2 diatas juga sudah menyebutkan Sodom dan Gomora dimusnahkan karena dosa besar itu.
Kedua, kita tidak menghakimi dengan menyebutkan bahwa perbuatan homoseksual itu adalah dosa. Kita menghakimi jika kita menyebut orang itu berdosa, ataupun tidak akan diterima Tuhan. Yesus (maaf, saya bicara atas dasar keyakinan saya, tapi saya pikir segala bentuk keIlahian yg kita sembah tidak pernah mengizinkan perbuatan dosa) sangat membenci dosa, tapi betapa Ia sangat mengasihi orang yang berdosa. Kita pun seharusnya begitu. Bencilah dosa dan sumber dosa itu, tapi kasihilah orang2, sesama kita, yg homoseksual ataupun straigt, yg korupsi atau tidak. Kita tidak punya hak utk membenci mereka karena Yesus sudah mengasihi mereka dan kita terlebih dahulu.
Dengan mengasihi seseorang, itu tidak menjadikan kita harus menyetujui segala sesuatu yg dilakukannya.
Perlu diingat, kita masing2 punya ‘power of choice’, kebebasan memilih. tidak ada dalam satu kesempatan pun Tuhan mengambil hak ini dari kita. Kita yg menentukan sendiri apakah kita akan mengasihi Tuhan dan keluarga kita dengan berlaku lurus, atau mengasihi diri sendiri dengan memilih jalan yang ‘menyenangkan’ bagi kita. Kalau kita tidak ada hak ini, niscaya dari dulu tidak ada dosa di dunia ini. tapi itulah kebebasan memilih. Kita diberikan itu supaya dapat diketahui oleh Sang Pencipta seberapa dalam cinta kita kepadaNya tanpa ada paksaan, murni dari hati kita, dan Insya Allah, ada mahkota indah menanti kita bila kita sungguh2 mencintaiNya. Sebaliknya, bila kita memilih untuk menyenangkan setan dengan membelok ke arah kesenangan duniawi, kitapun tau apa yg menanti kita.
Tuhan itu terlalu adil. Jangan komentari hal ini bila tidak pernah sungguh2 berjalan dengan Dia. Saya percaya ada kecenderungan otak seperti yg dikatakan diatas tentang homoseksual. Tapi percayakah anda itu buatan tangan Tuhan? Ingat, ada oknum setan yg juga bekerja di bumi menyesatkan manusia. Jangan bilang zaman dulu itu tidak ada cobaan apa2. Lupakah anda pada Ayub? Orang saleh, tapi dapat cobaan berat. Tapi ia bertahan. Kita pikir cobaan kita sudah lebih berat dari dia? Bahkan istrinya sendiri bilang “kutukilah Tuhanmu”.
Temans, bila kita ditampar, bersyukurlah, kita masih diingatkan untuk kembali. Jangan berkeras hati.
Agustus 16th, 2008 at 20:41
BALI,
KAYAKNYA KAMU RADA MABOK. AUSTRALI ITU BUKAN NEGARA BARAT. LEBIH TEPAT DISEBUT NEGARA SELATAN.
KEBENARAN AGAMA LEWAT RASA? KALO WINE KAMU RASA ENAK, HOMO KAMU RASA NIKMAT, TRUS BENAR DEMI AGAMA GITU? ORANG BINGUNG KAMU YAH…
KALO CINTA KOQ MASIH NGAREP WARISAN..KATANYA CINTA MURNI. SEKALI LAGI, PARADOX..
Agustus 16th, 2008 at 20:51
homoseksual lebih adalah suatu perbuatan dosa seperti halnya zina, mencuri, membunuh dan sebagainya. Pada dasarnya semenjak kita lahirkan dari ibu kita, jelas pasti perempuan, kita semua adalah suci, bersih fitrah bagaikan kertas putih yang masih polos. Bahkan kalo meninggal pun sebelum akil baligh maka surga lah kembalinya. Tapi orang tua lah yang menjadikan dia muslim, kristen, hindu dan yang lainnya, dan pada akhirnya lingkungannyalah yang menjadikan karakter hidupnya. Maka jangan pernah katakan HOMO seksual itu perbuatan ALLAH,
kalo ada yang bertanya…tapi mana yang lebih baik? jadi homoseksual tapi suka menolong orang atau jadi orang “normal” tapi hidupnya bejat (korup, rampok, pembunuh, dll) ?
jawabanya adalah yang sangat lebih baik adalah hidup sesuai dengan kehendak yang memberikan hidup, yaitu adalah ALLAH Tuhan kita yang MAHA memberikan segalanya. Jangan berdalih kita semua punya kekurangan ini itu, yang homo lah, yang suka mabuklah, yang suka berzina, berjudi, tidak hormat orang tua, tidak peduli tetangganya, tidak suka menolong dan lain-2 yang itu semua merupakan tipu daya Syaitan laknatullah agar manusia terjerumus sesuai kehendaknya.
Janganlah beranggapan kalo saya punya kekurangan macam HOMO lah, saya tidak bisa meninggalkan korupsi, saya kok suka berjudil etc, tapi saya baik loh suka menolong, membangun masjid, donasi ke gereja, ITU akan merasa pembenaran atas “KEKURANGAN” atau TIPU DAYA setan yang sedang anda jalani. Ingat tipu daya setan itu sangat lihai, dia akan datang dari arah depan, belakang, atas bawa, kiri kanan, dan hanya orang-2 yang ihklas yang berusaha terus menerus menjaga diri berada dalam jalur kehendak yang MAHA KUASA (Allah) lah yang akan membuat setan kewalahan. DAN Inget hidup ini bukanlah untuk dinikmati sepuas-puasnya, hidup ini adalah perjuangan yang tidak akan berhenti, putus, dan terus menerus sampai kita dipanggil berangkat menuju tujuan selanjutnya. DAN zaman sekarang ini sekelling hidup kita sudah merupakan lingkaran tipu daya setan yg tidak akan henti-hentinya mengajak kita kedalam jalan kesesatan. DAN ingatlah usaha kita untuk selalu ihklas berada dijlalan ALLAH bukanlah usaha yang sia-sia, ALLAH yang maha Penyanyang pasti membalasnya cinta orang-2 yang mau ikhlas untuk istiqomah / terus menerus mencintaiNYA. Beribadah adalah salah satu sarana untuk mencapai cinta ALLAH, dan ALLAH akan memberikan balasan SURGA bagi-org-2 yang tulus ihklas mencari cinta ALLAH.
Hidup sesuai kehendak ALLAH sudah ada guidance yaitu, KITAB SUCI, terlepas dari apa agama anda, jika anda menyakini agama anda benar hiduplah sesuai petunjukNYA dan jika anda merasa ragu-2 dengan petunujuknya carilah kebenaran itu, niscaya ALLAH tidak akan mensia-siakan umatnya yang dengan tulus iklhas mencari HIDAYAH dan RAHMATNYA, percayalah suadaraku.
KEBENARAN itu adalah mutlak dan absolut..?!?!?!? benarkah kebenaran itu mutlak….??!?! Bagi orang yang beragama pasti menjawab IYA 100% Mutlak tapi yang seperti apa….?!?!?! YA kebenaran seperti dalam ajaran agama yang sekarang anda yakini 100% ato malah 1000% benar sebagai guidance hidup dari YANG MAHA PENCIPTA. Dalam ajaran agama, saya yakin semua pasti sama, tidak ada yang namanya grey area sudah jelas aturannya HITAM dan PUTIH. Apalagi kalo cuman masalah HOMO…sudah jelas saudaraku di Islam, Kristen, Katolik etc semuanya sama…HARAM alias HITAM, cuman…masalahnya mau apa nggak menjalani hidup sesuai kehendak TUHAN, kuat nggak pengaruh setaniah dalam hidup anda…… ?!?!?!!? Jadi kebenaran tidak menurut pendapat ahli inilah …itulah kebenaran manusialah yang relatif….bisa salah atau bisa benar….hanya kebenaran Tuhan adalam ajaran agamanya yang MUTLAK dan harus kita ikuti.
Ingat bagi pembela HAM…..Hidup Anda ini bukanlah mutlak milik anda sendiri…..dari mana anda berasal….??!?! sebelum anda lahir…. adakah anda didunia ini….???!?!? misalkan anda lahir tahun 1980 sebelum tahun 1980 sudah existkah anda didunia ini……siapakah yang memberikan hidup anda fisik anda.. naluri anda …kesadaran anda….??!?! apakah anda membeli di toko….apakah anda membayar ilmuwan membuat itu semua…..JAWABANNYA PASTI TIDAK…….ALLAH-lah yang memberikan itu semua CUMA-2 alias GRATIS tanpa bayar sesen pun, hanya yang dikehendaki ALLAH pakai nikmat pemberian itu semua dengan BERTANGGUNG JAWAB…caranya ber tuluts ikhlaslah hidup sesuai kehendaknya……dan pada akhirnya nanti semua itu akan diminta tanggung jawabnya…JADI…JANGANLAH berdalih ini adalah HAK ASASI MANUSIA…HAM yang sebenar-benarnya adalah yang ada didalam ajaran TUHAN, toch anda juga pemilik hidup anda, bagaimana mungkin menclaim ini hidup saya… saya bebas..sebebas bebasnya memakainya dan menikmatinya….lha wong bukan pemilik…or unless anda tidak percaya TUHAN.
Saudaraku hidup ini adalah bukan milik kita, INI semua milik ALLAH kita hanya diminta tidak dipaksa lhooo buktinya anda melanggar laranganNYA toch masih punya tangan juga, masih punya otak juga, dan juga masih bernafas…….Yang ALLAH inginkan HIDUPLAH DIJALAN ALLAH…jika belum menemukan jalan ALLAH yang BENAR…berniatlah dengan sangat sungguh-2 tanpa kenal menyerah untuk memohon HIDAYAH dan RAHMATNYA…dan ingatlah perjuangan anda itu bukanlah sia-2 disisi ALLAH, ALLAH hanya akan mengganjar semua perbuatan berdasarkan kesungguhan dan niat tulus dalam hatinya…PERCAYALAH CAHAYA TERANG CEPAT ATAU LAMBAT PASTI DATANG…..AMIN. JADIKAN ini, dunia ini, ladang untuk berjuang mencari CINTA dan RIDHO ALLAH di dunia sampai AKHIRAT.
Hidup ini pada dasarnya cuman sebentar saja, kita ini sedang sama2 berada di pemberhentian atau halte menunggu panggilan yang PASTI BAGI SEMUA YANG HIDUP yang datangnya TIBA-TIBA / MENDADAK untuk melanjutkan perjalanan ke tujuan selanjutnya, dihalte ini sudah diberikan guidance untuk bagaimana menggunakan dan mengelola semua fasilitas dengan benar dan bagaimana selalu siap setiap saat dengan bekal yang cukup dan BENAR (Mendapat CINTA ALLAH) untuk dipanggil TIBA-TIBA keluar dari halte ini. Halte ini diperindah semua hiasan HARTA BENDA, WANITA, PANGKAT KEKUASAAN yang notabene adalah fasilitas yang legal untuk digunakan dan dikelola sesuai petujukNYA dan tidak disalah gunakan. TAPI ADA JUGA fasilitas ilegal yang sengaja di buat oleh PASUKAN YANG TERKUTUK (SETAN), supaya manusia kerasan dan betah tinggal disini seolah-olah bakalan selamanya, yang dikemas sedemikian rupa menjadi sangat menarik bagi manusia. Dengan kemasan HAM seolah-olah heee…kamu disini bebas kok…wong dirimu ini yaa sepatutnya dinikmati…bisa HOMO, Lesbi, berzina dengan bukan Istrinya, mabuk-mabukan,…toch aku nggak bikin rugi bagi yang lain….sehingga melalaikan untuk apa dia berada di halte itu…darimana sebelum ada dihalte itu…trus mau kemana…kalo TIBA-TIBA dipanggil….Setan selalu mencampuradukan mana yang ilegal dan mana yang legal supaya manusia terjerumus dalam kelalaian…misalnya HOMO itulah HAM saya dong….zina kalo suka-sama suka HAM saya dong….teler..mabuk-2an HAM saya dong….lihat negara-2 eropa yang sudah melegalkan ganja…hasis…dll…sex bebas dimana-mana dengan siapa saja…gay homo atau lesbi dimana-mana….INIKAH HIDUP YANG ANDA INGINKAN….???!?!?!? TANYA DIRI ANDA SENDIRI…?!?!? RENUNGKAN 10-20 TAHUN LAGI AKAN ANAK CUCU KITA AKAN SEPERTI INI…..??!?!??! Sebenarna KUNCI Hidup ini simple kok…tinggal taat beragama dengan ihklas mengaharap CINTA, RIDHO DAN RAHMAT ALLAH bukan beribadah karena pahala looohhhh seumur hidup kita beribadah, shoalt misalnya, atau berdoa belum tentu dapet SURGANYA ALLAH, hanya taat kepada petunjukNYA dengan mengharap CINTA ALLAHlah yang InsyaALLAH akan mendapat nikmat berjumpa dengan yang MAHA PENCIPTA kita ALLAH SWT
Pada akhirnya saya sebagai penumpang begitu juga anda mempunyai kuasa penuh atas pilihan hidup SEKALI LAGI TIDAK DIPAKSA……hanya bisa mengingatkan saya pada saatnya nanti…nggak tau kapan…mungkin 1 menit lagi, 1 jam lagi, 1 bulan lagi atau beberapa detik lagi…kita PASTI…SEKALI LAGI PASTI….akan tiba-2 dipanggil oleh sang MAHA PEMBERI HIDUP ALLAH SWT…untuk melanjutkan perjalanan kealam lain dan pada akhirnya pilihan hidup yang anda tempuh akan dipertanggungjawabkan dihadapan PEMILIKNYA……Oleh karena itu mumpung nafas, kesadaran, akal pikiran dan anugrah kehidupan fisik masih kita nikmati…renungkanlah dan BERBUATLAH untuk mencapai HIDAYAH>>>BERSIAP_SIAPLAH BEKALI DIRI DENGAN CINTA KASIH ALLAH…..
Agustus 16th, 2008 at 20:54
wih..galak amat… negara barat itu anggapan utk negara yg banyak orang kulit putih aja kok.. dan saya tdk bilang negara barat = australia di tulisan di atas. Btw, coba deh tanya org australi, mereka tetap menyebut mereka western country, bukan south country. atau asia pacific.. bukan negara selatan.
bukannya anggap warisannya kali.. tp HAK. Kalau kalian punya pasangan hidup sampai puluhan tahun, bukannya kamu jg berharap bisa memberi apa yg kamu miliki ke org yg menyintai kamu? di bbrp negara, kalo orang meninggal tanpa warisan, milik nya akan diambil negara. Itu aja.
Ya deh, mudah2an kalian yg benar. dan mudah2an juga kalian benar melakukan hal hal lainnya.. Grassy, ada kebencian dan amarah dalam tulisan kamu. Kebencian itu disukai Tuhan ngak ya? tahu deh.. ngak berani jawab, nanti dianggap paradox lagi.
Pamit.
Agustus 16th, 2008 at 21:14
dan selalu siap-sedia menyosong angkutan yang datangnya TIBA-TIBA dengan hati ikhlas dan kesadaran tulus yg segera bertemu YANG KUASA. TIDAK HANYA surga yang akan diharapkan lebih tinggi dari itu bertemu dengan ALLAH SWT adalah NIKMAT TERTINGGI bagi semua mahkluk dijagat ini. Bayangkan saja anda ketemu sang PACAR yang selama ini memberi cinta tulusnya kepada anda, BAGAIMANA KETEMU TUHAN YAAAA YANG TELAH MEMBERIKAN SEGALANNNNYAAA……ALLAH AMPUNKAN DOSA HAMPA..ASTAGFIRULLAH….
SALAM BAGI SEMUA PENUMPANG TUJUAN AKHIRAT>>>>BERSIAP_SIAPLAH BEKALI DIRI DENGAN CINTA KASIH ALLAH…..
Agustus 16th, 2008 at 21:20
Sekarang kembali ke diri kita masing-masing aja, jangan menjadi sok suci, sok pintar, apalagi selalu mengatakan dengan dalih kitab suci ataupun ajaran agama karena biasanya yang terjadi sekarang orang yang selalu mengatakan dengan dalih agama ataupun ajaran agama malah bertindak brutal dan lebih sadis. Apakah Tuhan tidak tambah murka melihat orang yang munafik mengatasnamakan DIA? Serahkan semuanya kepada Tuhan karena hanya Tuhan yang tau rencananya, Tuhan menciptakan manusia tentu ada rencananya, baik itu yang homo ataupun hetero. Semuanya harus saling menghormati kehidupan ini, terlepas dari orang itu homo ataupun hetero. Semua punya hak dalam hidup ini dan berjalan dengan baik. Menggunakan ajaran dasar dari semua agama adalah Cinta Kasih, bukan kekerasan, apalagi menghakimi. Ingat manusia bukan Tuhan.., Tuhan lah yang mengatur kehidupan ini bukan manusia yang sok jadi Tuhan tetapi kelakukan juga bejat, munafik..
Agustus 16th, 2008 at 21:32
BALI KERAS KEPALA YAH!!
UDAH TAU ORANG AUSTRALI ITU MABOK, TINGGAL DI SELATAN KOQ MASIH BILANG BARAT. ORANG JEPANG JUGA PUTIH, GA BILANG ORANG BARAT. BAGAIMANA KAMI MAU RESPEK SAMA KAUM HOMO SEPERTI ANDA. MANA SELATAN ATAU BARAT AJA GA TAU..NGACO BANGET. YAH BAGUS DEH PAMIT KAMU…
Agustus 16th, 2008 at 21:38
Semua argumentasi disini benar…tidak ada yang salah..menurut siapa?
Tanyakan pada mereka…
Kadang mereka lebih mengerti dari yang tidak pernah mengalaminya…
jadi apapun kesimpulannya, biarkan mereka memilih jalan hidup mereka sendiri selama mereka siap mempertanggungjawabkan segala apa yang mereka lakukan…
Tuhan lebih tahu seberapa kuat mereka akan bertahan…karena mereka tahu bahwa Tuhan sangat menyayangi mereka2 yang tahu…
Agustus 16th, 2008 at 21:46
Grassy. Tuhan Berkati ya..
Agustus 16th, 2008 at 21:53
buat grassy..
saat anda bilang kaum heteroseks merasa terancam dengan keadaan fenomena homoseksual.. apakah anda tidak menyadari bahwa keberadaan homoseksual juga terancam dengan diskriminasi yang dilakukan oleh kaum heteroseksual..?
aku secara pribadi mengahargai prinsip ketimuran yang dianut bangsa indonesia, tapi kalau homoseks saja bisa toleransi dengan menghormati kaum heteroseksual, kenapa kaum heteroseksual tidak bisa menghormati keberadaan kaum homoseksual.
banyak juga dari kaum homoseksual yang membuka usaha dan mempekerjakan kawan-kawan heteroseksual… apakah itu bukan bentuk penghormatan dari kawan-kawan homoseksual kepada kawan-kawan heterseksual?
begitu juga sebaliknya, banyak diantara kawan-kawan heteroseksual yang mempekerjakan kawan-kawan homoseksual dalam usahanya tanpa melihat lagi orientasi seksual dan gender. itu kami juga hargai .
ya kami pun ga menyalahkan kawan-kawan heteroseksual yang menghujat atau mendiskriminasi kami segitu parah, tapi kalian juga harus bisa melihat dunk kejelasan hukum tentang homoseksual.
dalam surat luth seperti yang dikatakan diatas, ga ada pelarangan terhadap orientasi seksual, tapi yang dilarang adalah perilaku orang2 pada jaman luth yang memperkosa dan mengambil hak orang lain. bisa ditanyakan kepada ustad2 kalian yang bener2 mengerti permasalahan penafsiran alquran.
selain itu, dalam tataran hukum di indonesia, coba dilihat lagi apakah ada pasal2 yang melarang orientasi seksual? jawabnya tidak
atau misalnya dalam kovenan international tentang anti diskriminasi dan ekosob yang sudah dirativikasi ( aksesi sebenernya ), yang akhirnya menjadi landasan tiap2 negara yang meratifikasi dan mengaksesi kovenan tersebut.
atau lihat lagi DUHAM
atau konvensi-konvensi/ piagam atau apapun yang bentuknya international law… apakah ada pasal yang melarang homoseksual?
manusia mempunyai hak integritas / hak atas dirinya sendiri, so ngapain orang lain ribut kalau seseorang memutuskan untuk menjadi homoseksual?
tentang rasa aman dan nyaman jelas sekali kawan-kawan homoseksual merasa terganggu dengan diskriminasi dalam bentuk apapun yang kalian lakukan, dan itu bertentangan dengan hukum2 yang berlaku di indonesia atau dunia internasional.
dalam islam memang ada yang menyebutkan bahwa sumber dari segala sumber hukum itu adalah alquran, tapi kita juga harus menghormati dan membiasakan dunk untuk hidup sesuai dengan hukum yang berlaku baik di negara kita ataupun internasional, karena kita hidup di bumi dan masalah akhirat adalah masalah individu dengan tuhannya
seperti halnya di kerajaan arab, yang notabene kiblatnya negara islam, apakah ada yang bisa menjamin disana tidak ada homoseksual? casino aja ada disana.. apalagi homoseksual..
secara pribadi aku bingung, kenapa ya bangsa indonesia itu seakan kaget misalnya ada fenomena yang tidak umum meningkat kapasitasnya? apa bangsa indonesia tidak sanggup menerima kenyataan? dan dimana pikiran positiv pada bangsa indonesia?
coba sekarang kalian para kaum heteroseksual menantang indonesia untuk melegalkan homoseksual.. apakah kalian berani? yang aku maksudkan berani adalah apakah kalian berani menerima kenyataan setelah mengetahui jumlah homoseksual ( LGBTIQ ) di Indonesia?karena kita ga bisa memastikan jumlah homoseksual yang belum teridentifikasi.
mungkin kalau gw akan menjadi orang yang egois di indonesia.. gw akan berpikir seperti ini… gw ga mau dengerin apa kata orang lain, yang penting orang tua gw setuju dan mendukung apa yang gw pilih dengan konsekuensi yang harus gw tanggung sendiri.. pengakuan dari orang tua udah cukup buat gw. karena ridhonya Tuhan ada pada orang tua kita juga kan.. so orang lain buat apa?
kalau kalian menganggap homoseksual adalah dampak dari pergaulan.. ataupun kemajuan tekhnologi, hmmm siapa yang mau disalahkan? asal pergaulan adalah dari media baik itu cetak,elektronik,media online dsb. apa kalian mau menutup ruang akses informasi tersebut? atau kalian mau memboikot semua informasi dari luar negeri yang kalian bilang dari barat? apakah mungkin indonesia mengisolasi diri?
sumber dari segala sumber hukum di indonesia adalah uud 1945. kembali lah kesitu. untuk masalah kembali ke keyakinan agama, serahkan kembali kepada individu masing-masing. kalian juga ga punya hak kan untuk mengintervensi agama seseorang.
kalian pasti orang yang sudah dewasa dan bisa menilai sesuatu dari segala aspek kan..
for miller chang.. i thought that you understood about genetical hormonal and cromosome. how they could work and how about corelation about them. maybe you have to look at DSM IV what concluded about homosexual in 1974 by american psiciatics association.
and there are no many statement that said homosexual was a disease too, didnt it?
sory if my english was so bad..
Agustus 16th, 2008 at 21:54
Kayaknya kita disini bukan untuk jadi sok suci gitu dech…dan saya lihat juga dari posting-2 temen-2 sebelumnya juga HANYA SALING MENGINGATKAN SAJA DECH….Saudaraku InsyaALLAH kita semua berusaha saling mengingatkan saja ….apa hakikat hidup kita… Kalo kita tidak berdasarkan agama trus berdasarkan siapa…???!!! pikiran sendiri yaa…???!! pikiran itu yang kasih siapa…?!?! yaa kembali lagi dech…HIDUP INI MILIK ALLAH…Gunakan sesaui kehendak pemilikNYA….
Dengan DALIH AGAMA BISA BRUTAL…..??!??! Saudaraku yang brutal kembali lagi bukan AGAMANYA YANG BRUTAL. Seperti yang saudaraku bilang agama apa dasarnya CINTA KASIH…yaaa ITULAH INTI AGAMA…TRUS YANG BRUTAL ITU..??!?!?!? Itulah saudara-2 kita yang memahami agama dengan konsepnya sendiri….!!!?? Saya yakin disemua agama ada yang semacam itu …apakah itu Islam, kristen, katolik, etc. TOCH….Seperti yang kita banyak sampaikan yang kita akan “selamatkan” adalah ORANG PENGANUT HOMO ITU, ORANG HOMO-nya mereka tetap makhluk ALLAH yang kita perlakukan sama baik dengan yang lain, TAPI PEMIKIRAN, DAN PERILAKU HOMOnya yang merupakan product SETAN yang harus diberantas. Caranya dengan saling meng-ingatkan, berdiskusi…toch finally semua keputusan pilihan hidup ada ditangan masing-2 orang silahkan dipertanggungjawab dihapan TUHAN…
pasti sudah banyak denger yaaa….Beragama ITU TIDAK ADA PAKSAAN….HIDUP SESUAI KEHENDAK PENCIPTA JUGA TIDAK ADA PAKSAAN……Posting dari saudara Chocolate juga bagus dinukil sebagai berikut :
“Perlu diingat, kita masing2 punya ‘power of choice’, kebebasan memilih. tidak ada dalam satu kesempatan pun Tuhan mengambil hak ini dari kita. Kita yg menentukan sendiri apakah kita akan mengasihi Tuhan dan keluarga kita dengan berlaku lurus, atau mengasihi diri sendiri dengan memilih jalan yang ‘menyenangkan’ bagi kita”.
Jangan BERANGAPAN kita saling sok suci berlaku kayak TUHAN…saudaraku saya yakin semua yang ada disini hanya menyampaikan pendapatnya berdasarkan agamanya…dan semua itu sudah JELAS GAMBLANG…tidak perlu diperdebatkan lagi disemua agama saya yakin HOMOSEXUAL ITU HARAM…hukumnya….Maka kembalilah saudaraku…kejalan ALLAH…sama mari kita sosong CINTA KASIH ALLAH
Setiap kita pasti pernah terlena, tergoda, terlalaikan, tidak manusiapun didunia ini yang bebas 100% dari keterlenaan…tapi yang lebih baik adalah kita bisa cepat bertaubat dan berazzam/berjanji sekuat-kuatnya dari hati yang ihklas jauh dari perbuatan dosa itu.
Agustus 16th, 2008 at 22:28
SADARLAH DAN INSYAFLAH SELAGI NYAWA MASIH DIKANDUNG BADAN, APALAGI SEBENTAR LAGI KITA MASUK
BULAN SUCI RAMADHAN PERBANYAK TOBAT DAN IBADAH, GUNAKANLAH MOMENTUM BULAN SUCI INI UNTUK
MUHASABBAH (PERENUNGAN) DAN INTROSPEKSI DIRI AGAR JAUH LBH BAIK MENJELANG SAKARATUL MAUT DAN
KIAMAT TIBA!
CAUSE LIFE IS SO SHORT AND DON’T KNOW WHEN WE ARE DEATH!
GOD BLESS U ALL FRIENDS!
Agustus 16th, 2008 at 22:42
Maafkan bila ku tak sempurna (not born as a straight guy)
Cinta ini tak mungkin ku cegah (from loving a guy Im not supposed to)
Ayat-ayat cinta bercerita (my passion towards hunky guy)
Cintaku padamu
Bila bahagia mula menyentuh (unconditional forbidden love)
Seakan ku bisa hidup lebih lama (though I know I will die of estranged stigma)
Namun harus ku tinggalkan cinta (forced to leave the guy I love most)
ketika ku bersujud
Agustus 16th, 2008 at 22:48
yang bikin seorang dokter berfungsi, adalah orang sakit. jangan bawa2 agama kalo cuman ngasih dongeng doank. seks itu sisi kebinatangan kita. gimana caranya kita memperlakukan seks yang lebih manusiawi.gua kgk pernah denger ada ayam homo, kambing homo, anjing homo, dll .so kalo ada yang punya solusi pengobatan mari kita bantu
Agustus 16th, 2008 at 22:57
percayalah gak ada yang mau jadi homoseksual, itu bukan berawal dari ikut, trus jadi tertarik. Hidup ini udah susah kenapa harus pilih jadi homoseksual untuk menikmati hidup? belum lagi kita2 harus menerima sikap kejam dan kata2 kasar dari orang2. terus jangan samakan homoseksual dengan kebiasaan alkohol atau judi itu beda banget, itu judi atau alkohol baru di sebut pilihan hidup.
Agustus 16th, 2008 at 23:01
Betul saudaraku…jika ada yang bisa berhasil lepas dari TIPU DAYA setan ini bisa sharing disini…kalo saya perbanyak Istigfar…taubatan Nasuha…atau minta ampun pada yang KUASA….berjanji sekuat hati minta terus diberikan keihklasan…terus realnya jauhi semua hal yang berhubungan dengan “ITU” sejauh-jauhnya …berhijrahlah dari lingkunagn itu…berhijrahlah secara fisik kalo perlu…dan terus berikan sugesti positif ke pada alam bawah sadar anda setidaknya setiap hari….kayak hipnosis gitu…SEMOGA ALLAH MERIDHO…AMMIINN
Agustus 16th, 2008 at 23:12
HOMOSEKSUAL:yG melakukan perbuatan ini lebih Bejat dari Binatang.DOSA nya lebih Besar dari pada perzinahan(Pria N wanita)sadar lah wahai kaum HOMO/LESBI.Inga…Inga….jgn sampaiii kalian di timpa dengan Azab yg sm seperti Kaum Nabi LUTH.goblok amat sich jdii COWO.
Agustus 16th, 2008 at 23:24
saudara ajie yg saya hormatii..posting saudara sangat bagus,tapi lebih bagus N sangat bagus kalau km diam aja.sadar g setiap apa yg km ucap kan di catat!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Agustus 17th, 2008 at 01:20
Hi all,
Being gay is not a choice. Perasaan cinta ke seseorang itu ditentukan oleh hati kita, Kita diciptakan oleh Tuhan kita dengan berbagai macam bentuk. Ada laki yang nggak bisa mencintai perempuan sama sekali karena memang dia dilahirkan sebagai Gay.
Saya pikir mengatakan Gay itu sebagai life style itu salah besar. Mereka kadang menderita juga lho, kalau mereka hidup di negara seperti Indonesia. Negara yang dengan jelas menolak Gay.
Saya sendir pernah punya pengalaman jadi lesbian. I could be seduced but the real me is always going to be there. My friend I think is lesbian. Dia seduced aku sampai aku bisa bernafsu sama dia. I am not sure if I am considered as a bisexual or just like men. Anybody could be seduced and persuaded. Do not blame people who like the same gender. Even in USA, some people here still think that Gay is not a good thing.
You guys just too judgmental about being gay. As some of you said that gay was there a long time ago, it is mean that there were gay…, they didn’t make up the behavior, It is just there by itself.
Saya juga setuju dengan banyak juga orang-orang yang mencoba-coba jadi gay. I have never seen them but I believe what you one of you said.
So harsh kalau kalian mau mebinakan gay. They are actually very normal people with different sex oriented. Nggak ada bedanya dnegan kita. You got to know them, they are normal. not like what you think.
I have knows some gay guys. They are sweet people. They are protecting me when I am at the club or going somewhere with a lot of men around.
Risa
Agustus 17th, 2008 at 02:31
Setelah membaca komentar2 diatas, saya bersyukur udah keluar dari Indo! Menikmati hidup bebas sebagai manusia yang sama derajatnya, ngak penting ama orentasi seksual apa keq! Saran saya kepada gay yang masih muda2 di Indo, sebaiknya cari jalan untuk keluar dari Indo, karena hidup kalian cuman jadi sasaran orang2 dengan kepala sempit dan munafik…selalu-nya berlindung dengan agama. Padahal kelakuan mereka sebagai manusia lebih menjijikan dari pada orientasi seksual, Indo itu negara NO 1. dalam list KORUPSI!!! Jadi gay yang muda2 cari jalan keluar ke negara yang netral dengan kaum homosexual. Jalan pertama belajar bahasa asing, penting sekali, kemudian cari jalan keluar dari Indo selagi masih muda (kalau bisa dibawah 30 tahun). Coba cari kerjaan (seperti di kapal pesiar, tourism, etc, jadi untuk visa keluarnya mudah). Atau cari jalan dengan beasiswa sekolah (itu yang saya lakukan) dan selagi sekolah cari jalan untuk tinggal. Banyak cara yang penting kalau kemauan ada, pasti ada jalan! Ngak usah berharap banyak dengan negara Indo, lupa-in aja lha…karena negara Indo udah ngak ada tujuannya! Mungkin akan berubah jadi negara Islam soon, liat aja sekarang hampir semua perempuan udah pake jiblab, aneh dech…padahal itu khan kultur di arab sana, bukan kultur kita lagi! Ayo rame2 tinggalin Indo dan berjuang untuk hidup yang aman dan damai!
Agustus 17th, 2008 at 02:36
Mas dan mbak sekalian, baik yang homo maupun yang hetero…
Homoseks adalah heteroseks itu kan perilaku seksual, jadi kenapa harus mengembang malahan membandingkan kelakuan kaum hetero lebih bejat karena melakukan ini itu dan kaum homo lebih ancur karena melakukan ini itu juga.
Tolong stop membandingkan kelakuan masing-masing sampai disini, apalagi tadi ada yang ngupas sampai tataran kehidupan segala, saya ingatkan sekali lagi, yang sedang dibahas ini adalah perilaku seksualnya…
So menurut saya demikian…
Jadi yang hetero harusnya bersyukur karena memang demikianlah adanya takdir.
Sedangkan yang homo harusnya segera menyadari bahwa yang demikian menyalahi takdir.
Tanamkan dan paksakan bahwa homoseks (baca = perilaku seksual dengan sejenis, bukan kaumnya) ini adalah keliru.
Saya sependapat dengan posting sebelumnya yang menyatakan “yang perlu dibasmi adalah sifat kehomoannya” bukan kaumnya…
Saya sependapat juga bahwa disini bukanlah ajang saling maki antara homo dan hetero…
Saya sependapat juga bahwa jangan terjadi diskriminasi atas perbedaan ini…
Akhirnya saya berpesan kepada yang menganut homoseks (baca = perilaku seksual dengan sejenis, bukan kaumnya).
Kita semua dilahirkan sebagai manusia karena adanya perkawinan bapak ibu kita. Artinya, orang tua kita sendiri berarti sama sekali tidak mengajari kita untuk menjadi homo. Kalo anda masih sulit melepas sifat homo anda, tolong ingat orang tua anda sajalah. Maukah anda menjadi anak yang berbakti kepada orang tua atau tidak?
Agustus 17th, 2008 at 03:56
UDAH LAH gak usah dibahas lagi. STOP komen2, STOP tampilan blog ini … MASALAH SEX ORIENTED urusan masing2!! Jangan bawa2 agama…urusan pribadi dengan TUHAN masing2. Masalah lain banyak yg lebih penting untuk dipikirkan.
Agustus 17th, 2008 at 05:08
Pengetahuan manusia tentang perilaku homoseksual masih belum mampu menjawab pertanyaan mendasar seputar asal usul penyebabnya. Beberapa pertanyaan seperti: apa yang menyebabkan seseorang memilih seks sesama jenis? Apakah karena faktor alami (natural), faktor lingkungan/pengasuhan (nurtural) atau faktor adialami(supranatural)? Pertanyaan mendasar tersebut hingga kini belum terjawab tuntas. Selengkapnya silahkan mampir di:
http://gus7.wordpress.com/2008/03/17/mengapa-terjadi-perilaku-homoseksual/
Agustus 17th, 2008 at 09:00
SEKALI Lagi yaa..pada saudara-2 semua, ini bukan ajang saling menghakimi tapi ini ajang untuk saling silahturahim…untuk semua…..khususnya kepada saudara DEVON….jangan offensive kepada salah satu agama dengan menyebutkan …
“Mungkin akan berubah jadi negara Islam soon, liat aja sekarang hampir semua perempuan udah pake jiblab, aneh dech…padahal itu khan kultur di arab sana, bukan kultur kita lagi!”
Biarkan mereka memenuhi kewajiban mereka atas kehendak TUHAN, dengan memakai jilbab misalnya….tooch itu juga juga jelas sekali sebagai HAM mereka dalam mencintai TUHAN, sedangkan HOMOSEXUAL saja yang jelas-2 bertentangan dengan ajaran SEMUA AGAMA, sekali lagi DISEMUA AGAMA…..akan anda lestarikan….apakah itu kultur kita juga….????!!!!definitely NO
DAN saya berharap pada posting kawan-2 tidak melakukan tindakan offensive kepada salah satu agama,apakah itu Islam, Kristen, Katolik, etc. KEYAKINAN agama adalah keyakinan akan keTUHANan, jika tidak ragu diyakini benar.. YAKINILAH dan lakukanlah hidup sesuai agama anda….inilah yang bisa membuat dunia ini aman….
Indonesia atau INDO yaaa katanya…tetap negara kita, baik harus kita pertahankan mati-matian…jeleknya harus kita berantas mati-matian…OK jangan menyerah…
Agustus 17th, 2008 at 09:17
Saya mendukung saran Devon, ayooo ……kalian yang homo dan lesbi yang merasa terancam hidup di Indo, cepet minggat ke negara2 barat, biar kalian bebas mencari pasangan dan hidup semaunya disana. Mudah2an negara Indo ini terbebas dari orang2 semacam kalian. Ayooo……buruan kalian kesana, paling2 cuma jadi warga negara kelas kambing. Kalo baru2 datang sih kayaknya pasti enak, udah lama ntarnya ga bisa kemana2, jadi korban rasisme juga. Saya berharap para homo, lesbi, bencong cepet2 minggat biar kami bebas membiarkan anak kami bermain sepeda diluar rumah seperti jaman kami kecil dulu, tanpa was2 diincar sama orang2 yang sakit jiwa seperti kalian.
Buat yang bilang ga usah bawa2 agama, tolong pada ngaca deh………kalian hidup di bumi punya siapa ???? Kalo ga bilang ini punya Allah, OK deh punya nenek moyang lo………Secara dibumi pun masih ada penguasanya yaitu para raja dan presiden, emangnya lo bisa idup seenaknya di negara MANAPUN !!!! Manusia aja punya aturan apalagi Allah yang mencipta……..Kalo lo bilang cuma Allah yang tau mana yang salah mana yang benar, lo emang asli pada BEGO…!!!!Apa gunanya diturunkan para nabi ??? Gunanya untuk ngasi tau lo yang pada bego bahwa Allah itu ada, dan aturan2Nya, lo harus nikah, lo ga boleh nyolong,dst,dst,dst. Kalo lo nurut ada hadiahnya, kalo lo pada ngebangkang ada juga sanksinya.
Emang sih boleh aja bilang suka2 ama yang dia lakukan, so it means suka2 juga untuk orang2 yang ga suka ama kelakuan para homo……….
AYOOOO………..PARA HOMO DAN LESBI BURUAN MINGGAT…….DI INDO EMANG GA WELCOME KOK AMA KALIAN……..
JANGAN SAMPAI KEJADIAN SODOM GOMORAH TERJADI DISINI…………….
Agustus 17th, 2008 at 09:24
Ebad…
Hidup kakak Helda!
*kabur*
Agustus 17th, 2008 at 09:51
Saudaraku janganlah emosi yang kita kedepankan…dakwah para nabi dan Rasul harusnya nggak seperti itu…jangan pesimis…kawan…kita harus berlemah lembut kepada siapapun…mereka harus kita selamatkan…InsyaALLAH selama ada kemauan dan mau menyadari milik siapa hidup ini..selalu HIDAYAH DAN RAHMAT ALLAH itu dekat….
Jelas ALLAH itu ada..dan aturannya pun ADA…bagaimana mungkin bumi bisa berotasi perfectly constant..tiap 24 jam…sehingga matahari tiap tahun mempunyai waktu terbit dan tengelam yang pasti…???!??! kalo nggak ada yang MAHA MENGATUR….dijadikanya peredaran bumi dan bulan adalah sebagai perhitungan bilangan waktu bagi manusia dan sebagia petunujuk bagi orang mau berfikir atas existensi TUHAN YANG MAHA MENGATUR…… Coba simplenya bayangkan saja…traffic light pengatur lalu lintas seluruh jakarta tidak berfungsi atau kita semua melanggar aturan lalu lintas pemilik jalan ibu kota (pemerintah)…….kebayang kan gimana ruwetnya….DAN BAYANGKAN SAJA HIDUP TANPA ATURAN SANG MAHA PEMILIK HIDUP…..
MAKANYA hidup dan kehidupan pribadi itu perfectly tidak lepas dari aturan TUHAN, yaitu agama….jangan pernah pisah-2kan hidup dengan aturan agama….jalani saja amanah hidup dari TUHAN ini sesuai kehendaknya dengan ihklas….Insya ALLAH anda akan mendapatkan kenikmatan hidup yang abadi…kekal sampai di AKHIRAT….DAN INGAT AGAMA BUKAN HANYA IBADAH REAL, seperti sholat, kebaktian di gereja, dll. TAPI AGAMA adalah bagaimana anda menjalani hidup sesuai kehendak dan aturan TUHAN,, it’s simple, isn’t it…?
Kita yang pernah tinggal LN, singapura misalnya…., lihat saja bagaimana tertibnya mereka mematuhi peraturan lalu lintas misalnya…..lalu lintas bisa lancar…accident minimal banget….ini bukan hanya law enforcement…tertib karena takut hukuman tapi lebih pada kesadaran untuk mewujudkan ketertiban bersama….MASIH lebih enak aturan TUHAN lho…melanggar hukuman nggak sesalu instant di dunia…..masih bisa sehat, malah bisa lebih makmur/kaya…misalnya colong, atau korupsi. TAPI ingat alam perbuatan ini menjadi tanggung jawab anda di AKHIRAT didepan pengadilan TUHAN..
so BE happy become a religious person….HIDUP HANYA UNTUK MENCINTA ALLAH…
Agustus 17th, 2008 at 10:17
ah saya janji saya tidak akan menjadi MAHO
I will search the women in my life
tp masalahnya sibuk banget ma kerjaan
:(
Agustus 17th, 2008 at 10:33
BUAT FAREL:KALO AKU JADI KAMU LEBIH BAIK AKU BUNUH DIRI AJA…….
Agustus 17th, 2008 at 10:40
sadarlah wahai homoer hidup loe di dunia ga kekal,mungkin loe dapat kenikmatan sesaat.lo mau di neraka seumur hidup loe di akherat entar,mungkin di dunia yang masuk ke dubur loe barang enak,tar di akherat besi panas tau yang masuk ke dubur loe pade.mendingan loe pade insyaf dech.jorok amat si loe pade…..udah masuk liang dubur loe jilatin,eeehhhmmmmm bauuuuuuuuuuuuuuuuuu…….
Agustus 17th, 2008 at 10:53
Beuhh…banyak amad yg komenn…
ancur2 an dehh…
sekedar mo ngingetin…
Dari awal mula jamannya Nabi sampe sekarang… yang namanya manusia tuh cuman ditambahin 2 hal
“akal dan napsu”
ketika akal ditenggelamkan oleh napsu, maka yg jadi pegangan kita adalah “Kitab Suci Al-Qur`an” ato “Kitab yg anda yakini”, tanpa itu…. “MANUSIA TAK ADA BEDANYA DENGAN BINATANG”,
bercinta (kasar nya berzinah) dalam ajaran Islam pun ada aturan mainnya, memperlakukan wanita dengan baik dan benar,tidak menyakiti dan tidak terburu2,dan juga musti berdo`a dulu, kenapa ??? supaya kita terhindar dari hal2 buruk, dan supaya kelak jika berbuah, maka kelak supaya menurun sifat2 yg baik.
Semua itu ada ajarannya, sory yah kalo kasarr… tapi menurut saya yg namanya HAK,HAM ato KEBEBASAN itu semuanya BULLSHIT !!!… semua cuman kedok dibalik nafsu… gak percaya ??? coba aja liadd
dari dulu sampe sekarang yg namanya KITAB SUCI itu gak pernah salah… mana ada KITAB SUCI keliru… ?? udah di gambarin adzab nya kaum SODOM n GOMORAH jaman Nabi…. sekarang malah terulang lagii…
yg salah tuh manusianya… dasar manusia nya aja yg suka NGGANTI AJARAN AGAMA, ajaran yg gak cocok dianggap salah.. ajaran yg gak pas ama jaman…kitab suci nya dibilang ketinggalan jaman…
plizzz… dehhh…. TUHAN itu gak butuh ketaatan kita… yg butuh itu kita sendiri….
Tuhan gak butuh sholat kita…Tuhan gak butuh amal kitaa.. yg butuh itu KIta sendiri tuk bekal di akherat nanti….
Nb : semakin modern perkembangan jaman…nilai2 keagamaan semakin tergusur dan hilang… semua disuarakan sebagai “KEBEBASAN”…”HAK” dan bla bla bla….
Bullshit ahh !!!!…. Agama itu ibarat Tonggak Kehidupan…Ibarat Penuntun Kitaa…
buat yg nganggep agama gak penting ato “sekali2 jangan dilibatin agama”…mungkin nenek moyangnya gak pernah ngajarin agama to pie sihh ???
Kok anehh…..
tambahan lagi :
saya bukan sok suci… saya juga bukan orang yg taat ato rajin sholat…puasa juga bolong2…tapi klo perkara antara keyakinan dan kebebasan yg menurut saya “KEBLABASAN” sampe gak “NGEH” ama ajaran sendiri ya keterlaluan thooo… !!!!
SEKALI LAGI….. “KEBEBASAN YG KEBLABASAN”
Oh yaa.. sekedar sharing :
aku punya temen cewek di salon kecantikan, dia cakepp…putihh…maniss….gak bisaan…gak tegaan…. bener2 lembutt…. so ?? aku juga cewe normal…. setiap manusia punya gen porsi yg sama antara kelaki2an dan kewanita2an..baik itu secara fisik ato psikologis…Untung nya aku masih lebih ke Hetero….hiiyyyy amit2 deh klo sampe jadi LESBONG.
kata suamiku…. tiap bayi yg lahir kadar nya sama alias porsi Gen untuk jadi LESBI/GAY ato NORMAL itu sama .. tergantung lingkungan aja yg mbentuk dia jadi kek apa nantinya…
SO… buat yg sekarang lagi nyoba ke Heteroo…Jangan menyerah Say… pasti nantinya ada Kebahagiaan Sejati buatmu…. yakin dehh…manusia dah ditentuin berpasang2an….
Buat yg masih bertahan ??? Tolong segera sadar :)…. karena setiap manusia tuh ada cobaan nya…kita gak tau kenapa jalan hidup kita beda2, yang jelas Tuhan punya maksud…dan kalopun hidup yg kalian jalani sekarang tuh “membetekan” alias “menyiksa”… itu bukan Takdirr…… karena Takdir Tuhan itu gak nyengsarain Umat Nya…..
Yukkkzzz…. Keep FIGHT… !!!! OSHHHH !!!!!!!!!
Agustus 17th, 2008 at 11:08
BETULL saudara…hidup ini adalah ladang ibadah…ladang ujian kayak ujian sekolah gitu tapi SUDAH ada kunci jawabannya YAITU AGAMA dan KITAB SUCINYA….cuman mau nggak pake kunci jawaban dari SANG PEMBUAT SOAL…atau sokk malah mau pake pikiran sendiri….bebas dong pake pkikiran sendiri….TAPI pikiran itu punya siapa sich..kalo nggak PUNYA ALLAH JUGA KHAN…nah lho…
MENJALANI agama itu gampang kok kawan, sebagai contoh seorang muslim….kitab kami AL Qur’an ALLAH memberitakan ditidak akan memberi cobaan/ujian yang diluar kemampuan kita sebagai manusia…INGAT itu kawan
Agustus 17th, 2008 at 11:52
homo juga manusia jadi lakukan apa yang terbaik buat mu
Agustus 17th, 2008 at 11:57
Oh yaa ketinggalan….
Kata Suami kuu :
lubang belakang emang “lebihh lebihh lebihh” uenakkk dan rapett daripada lubang depan *bukan karena dia pernah jadi gay /homo , tapi karena kata temen2 nya”
Tapi dari segi apapun… misal segi kedokteran…segi morall… dan kesehatan.. pake lubang blakang tuh gak baikk… selain keluar berdarah2…dan juga gak etiss… gak gak gak.. pantess dehh…
lha wong udah ada “lubang” nya sendiri alias tempat nya sendiri kok malah pake lubang laenn… T_T
ampunn dehh T_T
Nuhun ^^
Agustus 17th, 2008 at 12:07
Jika Pemerintah Peduli sebaiknya dibuatkan suatu lembaga atau organisasi yang menampung khusus kaum homo dan lesbi untuk agar bisa kembali normal.
Berubah dari suatu yang sudah biasa ke suatu yang lebih baik memang sulit. Perlu kerja keras dan tekad yang bulat. Tapi harus bisa.
Kita hidup di dunia ini sebentar dan hanya sementara. Masih ada kehidupan setelah di dunia ini. Jadi Jgn sampai salah jalan. Jika salah cepat rubah arah. Gak bisa bilang gak bisa atau susah. Pokoknya harus bisa !!!!!!!!!!!
Ingat Azab Allah SWT pada kaum homo dan lesbi diceritakan dlm Al Quran. Mereka diazab dengan siksa dunia yang sangat pedih dengan dihimpit bumi.
Jadi untuk Kaum Homo dan Lesbi. Kembalilah Ke Agama masing-masing. Pasti dalam hati kecil kamu ingin berubah. dan Saya yakin Kalian bisa berubah. Sabar dan berusaha sekuat tenaga.
Good Luck to All Guy & lesbian friends. Kalian Harus Berubah !!!
Agustus 17th, 2008 at 12:55
Mereka masih bisa dibina tuk jadi laki2 sejati. Itu pun kalo mereka punya kemauan kuat. Jangan sampai karena mereka tidak ada kemauan utk dibina malah kita semua yg dibina-sakan oleh Tuhan seperti kisah2 nabi zaman dulu…
Agustus 17th, 2008 at 13:03
Bukan ngga mau sama perempuan, jawabnya : ” MAU”, TETAPI hanya sekedar bersahabat baik saja. Nafsu sex terhadap perempuan tidak ada, biarpun mereka telanjang bulat dan sesexy Pamela Anderson sekalipun, jadi ini ngga dapat dipaksakan. Segala sesuatu bila dipaksakan , kan ngga bener , iya ‘kan ?
Agustus 17th, 2008 at 13:57
g ga thy hrs ngmg apa tp g merupakan seorang homo yg berjuang toex “kembali”, n syukur alhmdlah g bsa mengatasiny meskipun mmg kdg2 godaan itu sngt brat, tp smuanya blk ke msg2 pribadi bg g pribadi homosexual bknlah takdir,pnyakit, ato penyimpangan tp lebih pada hasrat dan keinginan diri sendiri. bnyk menjadi gay ato lesbi krn lingkngan, kluarga, dll yg menyebabkan se2orng lbh prefer kpd orng yg dia suka baik itu ce/co, g pribadi yg lhir sbgai anak bngsu dr 4 orng yg smuanya ce plus g ga prnh ngrasain ksi syg bkp membuat g comfrt sjak kcil bicara k tmn g yg co -coz wktu kcil2 hub dgn psngan jenis blm bleh bkn?- pd akhirny yg membuat g jd ska sma co, thus meski bgtu g te2p pgn brubah berkeluarga, pnya anak,dll slayaknya orng normal hal itu yg slalu menjadi dasar g u/ brubah
Nah klo g bsa pastinya yg lain jg bsa, plus tergantrung bgmana me-manage dri sendiri, sma aj kya lo disuruh mkn syur tp lo dyan yah jdnya pasti sayurnya lo buang ato lo biarin nganggur meski manfaatnya bsar, bnyk koq cnth2 yg lain tnggal ktanya aj mang mau brubahy apa ga. Tapi g te2p menghrmati n menhrgai homosexual mrka te2p manusia bukan objek, jg ga usah terlalu dibesar2kan, ga enak thu rsany sprti d kejar2 dedline, jd kta hrs mendukung bknya memojokan orang yg homo krn g ykin koq bnyk ato bhkn smuanya pengen norml dan itu mrpkakn haq mrk u/ brubah, yg bsa kta lakukan hanya memberi saran, g yakin klo mang pengen lo smua yang mrasa homo pastinya bsa brubah……Amien
Tambahan skrg g sdh jerja n beristri dng rkan kerja n istri g thu tntang mslh ini, rsanya senang lho……….n dlm 3 bln ini istri g melahirkan mhn doanya y
Agustus 17th, 2008 at 14:49
:(( Gara2 aku homo, sekarang aku masuk penjaga, Nyesel2….:(((((
Agustus 17th, 2008 at 15:21
buat DETIK.COM blog kayak gini di tutup aje please.
gak bermutu
yg nulis artikel aja backgroundnya gak mantap, operator warnet ? masih SMU ? please deh
kalau mau bikin blog mendingan yg penulisnya lebih qualified
buat komentator, udah gak usah terlalu di tanggepin
Agustus 17th, 2008 at 15:23
Gw setuju pendapat bahwa homoseksualitas ada di setiap orang, tetapi kadarnya beda-beda, mis. ada yang 90% homo 10% hetero, 10% homo 90% hetero, atau 70% homo 30% hetero (ini yang mungkin, dengan kemauan kuat dan terus-menerus, dapat ke hetero), dsbnya. Jadi suatu spektrum. Tapi kalo di-cap dosa/terkutuk dsbnya, gw gak setuju. Gak bener. Ini cuman orientasi seksual. Ini gak ada hubungannya dengan perbuatan dosa. Yang dosa itu korupsi, membunuh, merampok, dsbnya, pokoknya yang merugikan orang lain. Logika gw, populasi manusia (kalo dilihat dari aspek orientasi seksual) membentuk kurva normal di mana kaum homo berada di ujung-ujungnya (<1%), jadi dalam setiap jaman pasti ada kaum homoseksual. Mungkin orang-orang jaman dulu (jaman orang hobi bikin kitab suci) melihat bahayanya jika kaum homoseks menjadi mayoritas karena dapat menyebabkan punahnya mereka (tidak ada keturunan). Ini gak mungkin karena dari hukum evolusi masyarakat yang jumlah kaum homo-nya meningkat gak bakalan survive, jadi secara alamiah akan terjadi proses menuju kurva normal tersebut. Bahwa sekarang seolah-olah makin banyak homo/lesbi menurut gw karena sekarang mereka lebih berani berekspresi. Dari dulu sebenarnya sudah ada tetapi karena norma agama/budaya mereka kurang berani mengekspresikan diri. Lu kira di Arab sono kaga ada?Jadi kaum homo/lesbi akan selalu ada bersama kita. Welcome, bro/sis!
Agustus 17th, 2008 at 15:41
klo nggak berusaha yaa nggak bisa normal,…orang tua mereka klo nggak breusaha jg nggak bisa ngglairin mereka2.
tinggal ad kemuan apa enggak?!
Agustus 17th, 2008 at 15:49
halah..halah….
koq repot ngurusin orang lain …..
klo emg salah menurut agama, itu juga urusan pribadi sama tuhannya….
mau masuk neraka ato surga jg ngak mungkin ajak2….
memang siapa manusia berhak menghakimi sesama manusia…..
salah ato benar yg mutlak hanya milik tuhan…..
manusia cuman bisa memiliki persepsi …..
yg ngejalanin tergantung pribadi ……
ck..ck..ck
gini aja koq repot sampe rame….
hidup dah susah koq dibikin ruwet….
Agustus 17th, 2008 at 16:07
SECARA GUA YANG PHOBIA TERHADAP KAUM HOMO. TOLONG DONK KASIH TAU CIRI2 MEREKA. KALO YANG BENCONG SEPERTI IVAN GUNAWAN, INDRA BEKTI, GUA BISA HINDARI. TAPI KATANYA ADA JUGA YANG TAMPIL SEPERTI LELAKI NORMAL, SEPERTI GEORGE MICHAEL ATAU JOP AVE (MANTAN MENTRI PARIWISATA). MENGENAI CIRI2 ANTING DIPAKAI DI KIRI ATAU DI KANAN, APAKAH MASIH VALID?
SAYA USUL SUPAYA KAUM HOMO INI SELALU MEMAKAI SYMBOL2 (SEPERTI ANTING) YANG ARTINYA DISOSIALISASIKAN KE ORANG LAIN (JADI BUKAN CUMA SEBAGAI KODE UNTUK SESAMA KAUM HOMO), SUPAYA ANAK2 KAMI BISA MENGHINDARI MEREKA.
DAN KALO BISA DI MALL2 DISEDIAKAN TOILET KHUSUS HOMO.
JADI KITA SEMUA BISA DAMAI DI ALAM MASING2. PARA HOMO JANGAN CENGENG LAGI MINTA DISAMAIN DENGAN YANG NORMAL. YA GA BISALAH. KARENA HOMO GAY TERTARIK SAMA COWOK, BAHAYA DONK KALO DIA MASUK WC COWOK.
HAH, EMANG BIKIN KACAU PARA HOMO INI….
Agustus 17th, 2008 at 16:10
Sukanya kok menghujat ya ya….apa sudah lihat diri sendiri bersih tanpa dosa.
Kalaupun ada saudara kita yang seperti itu, mbok ya dengan baik2 diberi nasihatnya, anda bukan Tuhan kan.
Anda hanya bisa menasihati, bukan menghakimi.
Kalaupun nggak bisa, ya lebih baik diam,astaghfirullah
Cobalah sekali2 posisikan diri anda di posisi teman2 kita yang homo dalam hal pemikiran,
Nggak hanya dari satu sisi anda saja, mungkin anda bisa memaknai dan postive thinking,kenapa mereka bisa begitu
Nggak akan ada habisnya kalau cuma bisa sumpah serapah aja
Agustus 17th, 2008 at 16:10
tuhan menciptakan semua mahluk di dunia ini, maka hargailah, jangan mencaci kekurangan orang, lihatlah diri kita sendiri apakah sudah benar menurut ajaran tuhan. kalau itu kita lakukan dan kita yakin akan itu saya kira dengan siapapun kita bergaul entah itu dengan lawan jenis atau homo sekalipun akan merasa nyaman. kadang kesempurnaan yang di berikan oleh tuhan kepada kita, malahan kita menjadi sombong. tapi intinya seorang homo juga manusia dan ciptaanNYA jangan takut.
Agustus 17th, 2008 at 16:21
ya gitu deh orang indonesia paling pinter kalo menunjuk dosa orang lain dan ngomongin agamanya selangit……tapi lupa ama dosanya sendiri.emangnya bangsa ini lebih baik dari bangsa barat yang katanya bejat?korupsinya,kejahatannya,kemiskinannya,semuanya nomer satu diindonesia……koreksi diri aja masing2 ngga usah sok pinter menghakimi dosa orang lain.urusan dosa itu urusan setiap pribadi dengan tuhanNYA,emangnya kita menanggung dosa orang lain dan orang lain menanggung dosa kita???
Agustus 17th, 2008 at 16:36
Forum ini bebas saudaraku semuanya bisa berkontibusi…kalo masalah penilaian kembali kepada masing-2 pribadi bagaimana menilainya dan dari sudut pandang apa menilainya…SEKALI LAGI alangkah santun-nya jika tidak ada penghakiman disini dari sudut anda sendri….. JADI boleh saja yang posting dari anak SMU kek, penjaga warnet atau sampai yang sedang jadi expatriat di negeri orang, pokoknya bebas bertanggung jawab saja dan tidak saling menyerang keyakinan.
Mutiara biar saja ditemukan di dalam selokan tetaplah mutiara…
SALUT MAS MEE….ALHAMDULILLAH ada saudara kita yang sekarang sudah berhasil dan akan terus menerus berusaha mati-matian menjauh dari TIPU DAYA setan, saya yakin itu tidak semudah membalik telapak tangan….butuh perjuangan yang berat dan sifat ihklas karena CINTA ALLAH …bahkan mungkin bisa sepanjang hayat….TAPI setiap detik setiap hempusan nafas anda berjuang/jihad melawan TIPU DAYA setan karena ALLAH…InsyaALLAH Cinta ALLAH akan lebih besar kepada anda…AMMMINN.
Semoga lancar proses kelahiran istrinya….dan semoga ALLAH mnejadikan anak MAS MEE anak yang sholeh/sholehah berbakti ke pada orang tua…AMMMIIINN
Mas–2 en Mbak-2 semua…memang ALLAH telah menciptakan jagat ini dengan sesuatu yang sempurna dan balance, ada siang-malam, ada hitam-putih, laki2-perempuan, baik-jahat, kira untuk apa itu semua….adakah artinya INI SEMUA>>>??? AYAT suci telah memberitakan itu semua adalah tanda bagi orang yang mau berfikir…adanya kejahatan dan perbuatan dosa memang dari dulu ada begitu pula dengan kebajikan dan kebaikan. TUJUAN itu semua adalah untuk ujian bagi umat manusia, yang punya KUASA PENUH atas kehendaknya sendiri. MAU pilih kebajikan atau perbuatan dosa, dan juga adanya perbuatan dosa/kejahatan itu untuk menguji orang-2 yang beriman, sejauh mana keimanannya dapat medorong dia berbuat amar ma’ruf nahi munkar, menyeru atas kebajikan/ATURAN TUHAN dan mencegah adanya kemunkaran. KARENA Itu adalah tanggung jawab kita juga sebagai makhluk TUHAN
JADI jelas sudah kalo jahat/baik, dosa/pahala adalah sudah ada dari dulu, tidak perduli apakah distibusinya menurut Gaussian distribution kurve atau kurva apa saja, yang penting kita harus perjuangkan kebajikan itu dan basmi perbuatan DOSA. Toch perjalanan dunia tidak akan kekal abadi, jika equilibrium itu sudah tidak balance maka siap-2 jagat ini akan digulung dan ditutup dimensi ruang dan waktu….OLEH YANG MAHA PEMILIK JAGAT RAYA. IN juga pasti sudah diyakini hampir disemua AGAMA. MAKANYA TUGAS KITA sebagai makhluk TUHAN yang sudah akil baligh adalah menyeru diri sendiri, jiwa dan kesadaran kita untuk berbuat kebajikan dan menahan perbuatan dosa, baru setelah itu keluarga kita, lingkungan sekitar kita dan apa akhirnya BANGSA INI.
Kutip dari Saudara DJAVAN “Mungkin orang-orang jaman dulu (jaman orang hobi bikin kitab suci) melihat bahayanya jika kaum homoseks menjadi mayoritas karena dapat menyebabkan punahnya mereka (tidak ada keturunan)”.
Saudaraku KITAB SUCI itu bukan buatan orang-2 jaman dulu, DIA ADALAH FIRMAN TUHAN PEMILIK JAGAT INI. Semua umat beragama pasti akan berkeyakinan sama, tak peduli apa agamanya BETUL KHANN>>!!!! Kitab suci disampaikan kepada umat manusia melalui hamba ALLAH PILIHAN. Unless…kalo anda nggak percaya agama, kitab suci dan TUHAN..no urge for it…!!!
AGAIN sauadarku jangan tendensius offensive ke arah agama tertentu, sebagai seorang muslim saya katakan islam tidak identik /negeri arab, begitu juga kristen juga tidak identik dengan orang/negeri barat…budhist juga tidak identik dengan negeri timur jauh atau india….hindu juga tidak identik dengan dengan orang/negeri india…
JADI negeri itu hanyalah tempat turunnya wahyu atau tempat populasi terbanyak atau tempat mayoritas penganut agama …pada dasarnya FIRMAN TUHAN itu turun untuk semua umat manusia, dan tidak ada didunia ini yang negerinya berisi hitam semua atau putih semua, tidak pula negeri ARAB, BARAT, Oleh karena itu jadikan ini sebagai ladang perjuangan untuk kebaikan umat manusia…sesuai PETUNJUK TUHAN…
Agustus 17th, 2008 at 16:53
Jangan menghakimi manusia dengan manusia selama tidak ada tindakan hukum, sebab kekejian tercipta dari ejekan yang terus menerus, sebab batu saja akan terkikis karena setitik air hujan. Mari saling menghargai antar sesama jangan lihat homo, normal, lesbi asal mereka baik dan tidak menganggu. Dan ciptakan saling membantu, menolong kalau bisa untuk memberi semangat baru kepada manusia bermasalah untuk keluar dari masalahnya secara bijak. Soal salah dan benar biarlah Tuhan saja yang menjadi hakimnya!
Agustus 17th, 2008 at 17:10
BETUL ITU..
CATAT!!! SELAMA KAUM HOMO TIDAK MENGGANGGU SEPERTI: MEMPENGARUHI ORANG NORMAL.. GA ADA MASALAH!!! KENYATAANYA? BAGAIMANA MUNGKIN KALAU DI TOILET LAKI ADA COWOK NORMAL YANG GANTENG, SI HOMO GA TERTARIK? KACAU KAN PAK, BUK…. BUKA MATA DONG, REALISTIS. KITA TAK BISA MENYENANGKAN SEMUA ORANG DENGAN KOMEN2 YANG SOK BIJAK. SESUATU YANG KONTRADIKTIF (HOMO VS. TAKDIR) TIDAK BISA DUANYA2 BENAR DONK?
Agustus 17th, 2008 at 17:15
Negeri ini memang masih banyak masalah…yaa korupsinyalah…kemiskinannyalah….ketidakteraturannyalah …termasuk masalah penyimpangan prilakuknyalah….KArena apa coba..kira–2…???!!! Ini karena kebanyakan orang indonesia selalu berusaha memisahkan antara agama dan kehidupannya. JADI yang namanya agama itu cuman, yaa Sholat…puasa..lebaran..natalan…kebaktikan…dan semua ibadah-2 real saja…tidak mau mengimplementasikan dalam semua segi kehidupan sepenuhnya sepertihalnya cara memelihara amanah ALLAH, cara mencari nafkah, sampai cara menyalurkan nafsu sex yang benar…yaaa akhirnya abis ibadah sholat yaa korupsi jalan terus, zina jalan terus, HOMO jalan terus, tidak disiplin aturan jalan terus etc.
Kalo disini dinegeri berpaham barat, mereka bisa maju teratur aspect kehidupan social dan bernegeranya….karena mereka sudah sadar akan PERLUNYA TAAT DAN PATUH PADA ATURAN>>>SEKALI LAGI ATURAN, setiap individu sadar betul dengan patuh aturan akan membuat masyarakat bisa yang maju secara social dan fisik TAPI…..LIHAT DULU apakah mereka juga secara juga maju dan baik secara moralitas juga MAJU….!!!?!??!?!? ITU KARENA PISAHNYA AGAMA DAN kehidupan social mereka….MAJU SICH..MODERN …KEREN …COOL TAPI…MAJU SEPERTI INIKAH YANG KITA MAU….????!!!TANPA MORAL AGAMA..?!?!? TAPI itu tidak semuanya seperti itu banyak juga dari mereka yang sekarang mulai mencari kembali apa itu hakikat hidup…untuk apa mereka ada didunia…JADI SEKALI LAGI BUKAN JUDGEMENT semua seperti itu tidak banyak juga yang selalu menyeru kembali ke hakikat hidup….dan negeri barat juga tidak selalu identik dengan immorality country….
INDONESIA MAU MAJU….dengan semau aspek kehidupannya bukan cuma fisiknya ????!!!! SOLUSINYA MUDAH KOK…mari kita semua koreksi diri, jalani hidup ini dengan menjalankan amanah sebaik-baiknya kepada ALLAH, gunakan AGAMA ANDA sebagai pedoman hidup untuk semua aspek hidup anda. InsyaALLAH keberkahan ALLAH akan datang dari langit dan bumi…INGAT KEBERKAHAAN LHO…BUKAN cuma kesejahteraan fisik…
Agustus 17th, 2008 at 17:46
Apakah Normal itu? apakah hanya karena sebagian besar orang mengatakan demikian, itu yang disebut normal? Menjadi Hetero yang dianggap benar oleh sebagian besar-majority, lalu dibilang normal? Menjadi kaum’gay’ yang jumlahnya minoritas lalu dianggap gak normal? naif sekali!.Terlepas seseorang hetero atau gay, rasanya bukan hak kita sebagai manusia untuk memberikan penghakiman. Itu HAK TUHAN. Menjadi Hetero atau gay tidak ada hubungannya dengan dasar agama. Itu hanya pilihan manusia semata. Pilihan manusia yang sifatnya pribadi.Selama tidak merugikan orang lain, misalnya seperti kasus pembunuhan Rian, seharusnya BUKAN MENJADI URUSAN ORANG LAIN seseorang itu hetero atau gay. Banyak koq, laki2 hetero yang punya keluarga tapi dengan munafiknya ternyata punya sisi seorang gay dengan pernah atau bahkan punya simpanan seorang laki-laki tanpa sepengetahuan istri dan keluarga besarnya.
Rasanya, adalah tidak bijak bagi kita manusia yang masih penuh dengan dosa dan kealpaan, lalu terus menerus menghakimi orientasi seks seseorang: hetero, gay, lesbi sebagai sebuah ‘penyakit’, ‘cacat’ dalam masyarakat. Bukankah korupsi,menindas orang lain,kemunafikan juga merupakan ‘penyakit’ masyarakat yang mungkin kita anggap lebih baik daripada kaum marjinal gay, lesbian?
Agustus 17th, 2008 at 18:21
Pencari_rahmat <<< gw Setuju…… Semua pendapatr loe….
Agustus 17th, 2008 at 18:45
becanda jang,,,,
ntu kehidupan mereka jang,,,knp hrs d binasakan?
kalian sebelum menghakimi org lain,,,,liat diri kalian dulu,,
seandainya kalian yg d ciptakan seperti mereka,,kalian gimana?
biarakan mereka.,,mereka punya hidup masing2,,
mereka jg ciptaan Tuhan,kan?
kita semestinya ga boleh menjahui mrk,,,,mrk ga aneh kok sama seperti kita manusia ciptaan Tuhan,,,kan?
yo ganbareeeeeeeeeeeeeeee
jgn mau kalah trus berjuang spy kalian bs mendapat kebahagian sendiri,,,jgn mau pusing ma omongan org laen yg ga gunaaaaaaaaaaa,,,,,Ganbareeeeeeeeeeeeeeee!!!!!!!!!!!!!!
Agustus 17th, 2008 at 19:12
Solusi Islam bagi Pelaku Homoseksual
Istilah homoseksual dan lesbianisme bukanlah perkara baru. Aktivitas seksual antara laki-laki dengan laki-laki dan perempuan dengan sesama perempuan tersebut dikenal dengan istilah liwath. Pertama kali, penyimpangan seksual ini terjadi pada kaum Nabi Luth. Beliau diutus kepada kaum Sodom yang biasa melakukan liwath.
Nabi Luth diperintahkan untuk mendakwahi dan amar ma’ruf nahi munkar kepada mereka. Allah SWT menjelaskan hal ini: “Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada kaumnya: ’Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelummu?’ Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas. Jawab kaumnya tidak lain hanya mengatakan: ’Usirlah mereka (Luth dan pengikut-pengikutnya) dari kotamu ini; sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berpura-pura mensucikan diri.’ Kemudian Kami selamatkan dia dan pengikut-pengikutnya kecuali isterinya; dia termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan) (TQS. Al-A’raf[7]:80-83).
Cara melampiaskan hasrat seksual bermacam cara, ada yang halal seperti lewat pernikahan; ada juga yang diharamkan seperti homoseksualitas dan lesbianisme. Terlepas dari hal tersebut, semuanya lahir dari gejolak seksualitas. Padahal, seksualitas tersebut dorongannya bersifat instingtif (gharizah) yang berbeda dengan kebutuhan fisik (hajatul ’udhawiyah). Kebutuhan fisik akan muncul dengan sendirinya. Siapapun yang tidak minum lama kelamaan akan haus, orang yang lama tidak istirahat akan merasakan lelah, dan sebagainya. Sedangkan, gharizah akan muncul bila ada rangsangan. Gejolak seksual muncul apabila ada rangsangan.
Demikian juga hasrat untuk homoseks atau lesbian akan muncul bila terdapat rangsangan-rangsangan yang mendorong untuk mencoba atau melakukannya. Ada dua rangsangan yang umumnya merangsang manusia, yaitu pikiran dan realitas yang nampak. Untuk itu, cara untuk mencegah aktivitas seksual menyimpang tersebut adalah dengan cara menghilangkan rangsangan-rangsangan terkait dengannya.
Pertama, terkait pemikiran. Pemikiran yang mendorong orang mencoba melakukan homoseks atau lesbi adalah pemikiran serba bebas, yakni liberalisme materialisme. Dalam liberalisme, orang dipahamkan bahwa hidup itu terserah mau melakukan apa saja. Tolok ukurnya pun bersifat materialistik. Karenanya, aktivitas liwath didudukkan sebatas cara memuaskan hasrat seksual yang mereka sebut dengan orientasi seksual. Yang penting sama-sama enjoy. Padahal, dalam Islam, seksualitas merupakan nikmat Allah SWT untuk melanjutkan keturunan. Tidak mengherankan bila hubungan seksual diibaratkan al-Quran sebagai ladang dan bercocok tanam (lihat surat al-Baqarah:223).
Selain itu, alasan hak asasi manusia (HAM) sering kali ditanamkan sebagai dalih untuk melakukan perbuatan kaum Sodom. Bahkan, ada juga pemikiran gender yang justru menimbulkan kebencian kepada laki-laki hingga dianggapnya saingan dan musuh bagi perempuan. Muaranya ada perempuan yang menjadi lesbi dengan dalih tersebut. Selama pemikiran-pemikiran ini terus dikembangkan di tengah masyarakat maka atas nama kebebasan pribadi dan berekspresi penyimpangan seksual tersebut tetap mendapat tempat. Oleh sebab itu, pemikiran liberalisme tidak boleh dikembangkan di masyarakat. Di Indonesia beruntung, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam Musyawarah Nasional beberapa tahun lalu mengharamkan paham sekulerisme, pluralisme, dan liberalisme (sepilis).
Kedua, secara individual menjauhi hal-hal yang dapat mengundang hasrat melakukan liwath. Islam sangat memperhatikan fitrah manusia. Terkait masalah ini, Rasulullah SAW bersabda: ”Janganlah seorang laki-laki melihat aurat laki-laki, jangan pula perempuan melihat aurat perempuan. Janganlah seorang laki-laki tidur dengan laki-laki dalam satu selimut, begitu juga janganlah perempuan tidur dengan perempuan dalam satu selimut” (HR. Muslim). Laki-laki yang melihat aurat laki-laki ataupun perempuan yang melihat aurat sesama perempuan akan terangsang. Ini adalah bibit penyimpangan seksual. Apalagi kalau tidur dalam satu selimut. Islam sangat ketat memerintahkan hal tersebut. Bahkan, dimulai sejak anak baligh. Bahkan, adik dan kakak yang sudah sama-sama balig tidak boleh melakukannya.
Ketiga, secara sistemik hilangkan berbagai hal di tengah masyarakat yang dapat merangsang orang untuk mencoba-coba. Misalnya, hentikan pornografi terkait homo dan lesbi. Kini, di dunia maya berkeliaran promosi tentang itu. VCD liwath pun dijual laksana kacang goreng. Bahkan, promosi homo dan lesbi di media termasuk TV terus gencar dilakukan. Penampilan laki-laki meniru perempuan atau perempuan meniru lak-laki semakin menggila, padahal Islam melarangnya. ”Rasulullah SAW melarang laki-laki yang meniru perempuan, dan perempuan yang meniru laki-laki” (HR. Bukhari). Ujungnya laki-laki merasa sebagai perempuan yang karenanya lebih melampiaskannya dengan sesama laki-laki. Pemerintah dalam aturan Islam harus mengeluarkan kebijakan tentang tegas terkait hal ini.
Keempat, permudah pernikahan. Terkadang ada rasa takut menikah. Orang tua tidak setuju nikah usia muda dengan alasan belum mapan. Biaya pernikahan pun tinggi. Sementara itu, gejolak seksual besar akibat berbagai rangsangan yang ada. Pada sisi lain, ada kekhawatiran hamil di luar nikah. Jalan keluarnya, ada yang mengambil jalan menjadi homo dan lesbi. Untuk itu orang tua dan pemerintah perlu mempermudah pernikahan. Dorong untuk nikah dini. Negara harus memfasilitasi. Bukan malah menghalang-halangi nikah usia muda. Rasulullah SAW memerintahkan menikah pada saat usia masih muda (HR. Muttafaq ’Alaihi).
Kelima, terapkan hukuman. Bila berbagai pencegahan telah dilakukan tetapi tetap juga terjadi aktivitas homo dan lesbi, maka pengadilan dalam pemerintahan Islam menerapkan hukuman sesuai syara terhadap mereka. Perbuatan tersebut terkategori perbuatan kriminal. Bila pengadilan menemukan bukti dan diputuskan di pengadilan, hukuman bagi para pelakunya adalah hukuman mati. Hal ini didasarkan kepada sunnah Rasulullah SAW. Rasulullah bersabda: ”Siapa saja yang kalian temukan melakukan perbuatan kaum Luth (liwath) maka hukum matilah baik yang melakukan maupun yang diperlakukannya” (HR. Al-Khomsah kecuali an-Nasa’i). Selain itu, para sahabat telah berijma’ bahwa hukuman bagi mereka adalah hukuman mati. Imam Baihaki meriwayatkan bahwa Abu Bakar mengumpulkan orang terkait seorang laki-laki yang menggauli sesama lelaki sebagaimana menggauli perempuan. Beliau bertanya kepada para sahabat Rasulullah SAW. Semuanya sepakat pelakunya dijatuhi hukuman mati (Lihat, Abdurrahman al-Maliki, Nizham al-’Uqubat, hal. 80-82).
Jelas, syariat Islam memiliki cara untuk mencegah menyebarnya penyakit liwath ini. Begitu juga, Islam memiliki cara jitu untuk menghentikan pelakunya. Karenanya, siapapun yang menghendaki masyarakat bersih, akan menuntut penerapan syariat
Agustus 17th, 2008 at 20:28
g suka devon ^^ hidup devon ^^
g sebel bgt ma grassy n mrk2 yg jaat,,,huh
pkk na kalian yg lesbian kek,hetero kek,,homo kek,waria kek,bencong kek,,,,ganbareeeeeeeeeeeeee!!!!
jgn peduliin mrk,,,pusing amat,,justru mrk yg memandang rendah kalian lha yg lbh rendah,,,
ganbareeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee!!!!
carilha kebahagian kalian masing2,,,
msg2 org pny kebahagian msg2 n setiap org mau mendapatkan kebahagian msg2,,,
just ganbareeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee^^
Agustus 17th, 2008 at 20:34
yang jelas, mostly kaum gay itu tidak minta dilahirkan untuk menjadi seorang gay.
bisa bayangkan kalau Anda wanita yg terbiasa menyukai seorang laki2, dipaksakan menyukai wanita juga, atau anda
yang laki2 normal dipaksakan menyukai laki2 juga…sama seperti gay, yang terlahir dgn mindset atau naluri menyukai
sejenis…mrk sdh terlahir dgn seperti itu.
sekarang kalo mnrt saya, hargai saja keberadaan mereka, gak perlu lah judge salah atau benar, toh yang berbuat dosa gak cuma gay kok. ingat, agama apapun, jangankan gay! pegang tangan saja sdh dosa lohhh…
Agustus 17th, 2008 at 20:40
Bila memang orang yang menyukai sesama jenis tidak dapat menyembuhkan dirinya, seharusnya
mereka sadar bahwa ini merupakan cobaan dari Tuhan bagi mereka dimana bila mereka bisa melaluinya
sampai ajalnya tiba maka Tuhan akan membalas dengan pahala yg besar.
Jadi bukan dengan mengikuti hawa nafsu syetan dengan berbuat zina dengan sesama jenis yang jelas2
dikutuk olek Tuhan. Tidak ada bedanya dengan orang normal yg menyukai perempuan tetapi dia tidak
sanggup menikah, maka tidak menjadikannya boleh untuk berzinah dengan alasan sangat mencintai
perempuan yang memang perasaan itu telah Tuhan tanamkan kepadanya.
Intinya setiap manusia diciptakan oleh Tuhan dengan memiliki perasaan yang berbeda-beda seperti halnya
saudara kita yang homo. Tetapi tidak menjadikannya boleh untuk melanggar hukum2 Tuhan dengan cara
berzinah ataupun melegalkannya dengan cara menikah sesama jenis yang tetap tidak diperbolehkan
oleh Tuhan. Jadi bagi saudara kita yang menyukai sesama jenis, tetaplah bersabar dan tetap hidup dibawah
koridor agama yang telah kita yakini untuk memperoleh surga yang dijanjikanNya.
Agustus 17th, 2008 at 21:08
waaaaahhhhh tambah rame euy, memang betul wanita itu indah, saking indahnya banyak lelaki yang ingin memiliki lebih dari satu, biar kata lagi jalan ama pacar atao bini, kalau liat yang indah tetep aja ngelirik, sambil dalem hati “coba ah gua maen mata, kali aja dia mau diajak motel debotel…” hahahahahahaha, kalau udah gini mana yang lebih rusak. Mau homo kek, mau lebian kek, biar mereka bertanggung jawab atas diri mereka, kita sendiri ?…..mari kita jalani hidup ini sesuai dan sejalan dengan apa yang dikatakan baik, tak perlu berargumentasi dengan dalih macem2. Satu hal lagi, tidak perlu menyalahkan Hell-Da karena tulisan nya mengundang banyak komentar, dia hanya menyampaikan apa yang ada dipikirannya, kalau dia memperoleh banyak komentar, itu pertanda topik yang dia pilih memang sedang populer, dalam arti banyak yang setuju atau tidak setuju…….akuuurrrrr?
Agustus 17th, 2008 at 21:10
YANG SUKA DEVON,
YA IYA LAH, HOMO SUKA SAMA HOMO.
KAMU MAU SEPERTI DEVON BISA KE LUAR NEGRI? KOQ GA BERANGKAT? BURUAN, SANA KE BELANDA, TEMUI KAUMMU SI PENJAJAH.
SEKALI LAGI, KAMI KAUM NORMAL, TIDAK ADA MASALAH DENGAN ANDA PARA HOMO, SELAMA ANDA TIDAK COBA2 MENDEKATI ANAK2 LAKI UNTUK MELAMPIASKAN NAFSU KALIAN. SAYA BERSIKERAS DENGAN HAL INI BUKAN TANPA ALASAN. DULU DI TEMPAT KOST SAYA, ADA SEORANG MAHASISWA YANG MAU DIPERKOSA/ ATAU SUDAH BARANGKALI OLEH SI HOMO SEBELAH KAMAR. PADAHAL IBU KOST SUDAH MENGATUR BAHWA KOST ITU KHUSUS UNTUK PRIA, UNTUK MENCEGAH PELECEHAN SEKSUAL. TAPI BAGAIMANA DENGAN SI HOMO YANG TENTUNYA BISA KOST DI SITU? APA PERLU DITEST DULU YANG MAU KOST APA DIA HOMO ATAU BUKAN?
KEMUDIAN BAGAIMANA DI TENTARA ATAU KOMUNITAS ORGANISASI LAIN KALO ADA HOMONYA? KAN KACAU. JADI SI KOMO, EH SI HOMO INI MEMANG SEPERTI VIRUS, SUSAH DIIDENTIFIKASI (KECUALI BENCONG), MERUSAK TATANAN YANG ADA (NUNTUT HUKUM KAWIN SEJENIS). YA ITULAH KALIAN YANG BIKIN SEMAKIN KACAU, HIDUP SUSAH MAKIN DIBIKIN SUSAH SAMA PEJUANG2 HOMO INI. KALIAN BAHAGIA DENGAN ITU SEMUA?
ORANG HOMO, KALAU REKAN2 KALIAN PADA JADI HETERO SEMUA, TINGGAL LU SENDIRI YANG HOMO, LU RELA TIDAK? ARTINYA KAN KAMU GA ADA PACAR LAGI TUH? BISA TERIMA TIDAK? KALAU TIDAK BISA TERIMA, BERARTI KAMU AKAN PENGARUHI ORANG NORMAL LAGI DONK? INI YANG SAYA TAKUT? JADI BUKANNYA SAYA JAHAT, MALAH SAYA PENAKUT. JUJUR SAJA SAYA PENAKUT. PHOBIA DENGAN HOMO INI.
Agustus 17th, 2008 at 21:16
Hai kaum Homo enjoy your life….dan untuk kaum hetero yang sok teu dan sok suci,trrimakasih sudah mau mengingatkan kaum homo dan kaum homo boleh donk mengingatkan juga kepada kaum hetero, jangan selingkuh, jangan ke tempat pelacuran untuk buang nafsu bejatmu, gonorhoe, sipilis ataupun raja singa, dan juga HIV-AIDS, kalian borong semua penyakitnya. Itu sudah menandakan apa ???, Apakah kaum hetero harus di berantas atau di basmi ?Jadi di sini baik hetero maupun homo sama saja, yang penting hidup secara baik, melakukan hubungan sex hanya dengan orang yang di cintai dan di sayangi, setia pada 1 patrner saja, mengisi kehidupan ini dengan hal-hal yang berguna. Jadi para kaum hetero, jangan selalu menilai dari sisi negatif, berpikirlah secara bijak. Tidak usah saling menyalahkan atau menghakimi. Dan trimakasih jika memang topik ini hanya “saling mengingatkan”. Thank u, Bedank, Kam Sia, Sie-sie, matur nuwun…..
Agustus 17th, 2008 at 21:22
SATU LAGI, MUMPUNG BANYAK YANG HOMO DISINI,
ANDA YANG HOMO, BAGAIMANA ANDA MENGETAHUI BAHWA LAKI2 ITU HOMO ATAU BUKAN? KALAU ANDA BISA, BERARTI ANDA TIDAK BERBAHAYA, KARENA ANDA HANYA AKAN APPROACH ORANG YANG HOMO JUGA.
APAKAH ANDA, JIKA TAHU BAHWA LAKI2 YANG ANDA INCAR BUKA HOMO, TERUS ANDA AKAN BERUSAHA TERUS MENDEKATI ATAU MEMPENGARUHI DIA? MOHON DIKLARIFIKASI. JADI KITA TIDAK SALING CURIGA. INILAH GUNANYA FORUM INI, UNTUK BISA TUKAR INFORMASI. TOLONG INFORMASINYA YANG JUJUR.
Agustus 17th, 2008 at 21:49
Grassy, kaum homo ataupun kaum hetero sama saja di dalam pedekate…Ya..jika Anda pedekate sama seseorang bagaimana ? Ya begitulah caranya….Jika yang Anda pedekate tidak suka dengan Anda…kan Anda tidak permasalahkan. Begitulah untuk kaum Homo..kalo yang di pedekate tidak suka…mungkin yang di pedekate orang hetero atapun bukan tipe nya..Kan biasa aja sama seperti Anda pedekate ama seseorang. Kenapa harus dipermasalahkan…Samasaja and sami mawon…
Agustus 17th, 2008 at 22:17
Masalah homoseksual sebenarnya bisa disembuhkan bilamana ada kesungguhan hati dari pribadi ybs,dan terlebih meminta pertolongan dari Sang Pencipta yaitu Tuhan YME untuk campur tangan dalam kehidupan pribadi tsb; Kesungguhan hati & penyerahan diri kepada Sang Pencipta akan membuahkan kesembuhan pribadi yang mempunyai kecenderungan homoseksual; Tidak percaya? Berdoalah & mintalah,maka anda akan sembuh!
Agustus 17th, 2008 at 22:26
Kadang saya mempunyai pertanyaan yang kuat dalam diri saya, tapi saya ngak tahu musti tanya siapa:
1. Orang laki2 yang dari kecil sudah bertabiat, berperilaku seperti perempuan, dari langkah, senang bermain dengan perempuan, ngobrolnya persis perempuan… dan ternyata setelah dewasa dia menjadi sangat cakep, rautmuka perempuan walau dia berdandan laki2 dan gaya jalan dan perilaku seperti perempuan.Kalau kemudian dia menyenangi laki2 pula. tentunya kan karena dia memang merasa dirinya sebagai perempuan… kurasa dia banci
Aku ngak yakin bila orang tuanya memberi dorongan untuk itu, sebagai orang tua tentunya akan menerima anaknya apa adanya, sebagai laki2 atau perempuan tulen.
Salah siapakanh ini, diapun ngak pengin menjadi begini? kalau di suruh pilih tentunya dia akan memilih menjadi perempuan tulen berwujud perempuan.
2. Seorang laki2ganteng dan maco berkumis cakep,yang sudah menikah dengan perempuan dan punya anak dua orang, sampai anak itu berumur 16th dan 14th.
Namun tiba2 dia menyatakan kepada istrinya bahwa dia sebetulnya adalah seorang gay dan dia akan kembali kedunianya dia sudah mempunyai pasangan sejenis, dan dia akan mengikuti pasangan laki2 tersebut dan meninggalkan anak2 dan istrinya. Dia mengaku dia Gay dari SMP, mulai dari dalam asrama..
Ini tentunya menjadi Gay karena ketularan dari linkungan, atau pernah diperkosa oleh temannya sendiri di asrama..
aslikah Gay( homo yang begini)
3. Mungkin memang orang laki dari mulai pertumbuhannya memang hanya naksir sama sejenis laki2 (apakah ini tulen?)
Yang saya tanyakan adalah, menjadi banci, ketularan menjadi gay, gay asli tentunya mereka tidak menginginkan bukan? tapi life must go on, jadi mereka ya pasrah aja, kalau mereka merubah seperti cerita diatas, malah mereka menjadi mengecewakan orang2 lain(ada yang menjadi kurban bukan?
Karena saya tahu bahwa mereka juga mempunyai talenta yang hebat2 dari seniman, insinyur dan dokter pun ada.. jadi sikap kita ngak usah apriorylah… mereka ya butuh hidup layak dan pengin dikasihi sebagai sesama kita.
Agustus 17th, 2008 at 22:57
KALO AKU JADI PRESIDENNYA…
AKU PERINTAHKAN MENTERI AGAMA UNTUK MENJELASKAN HUKUM DAN KONSEKWENSI HOMOSEKSUAL KPD MEREKA
AKU PERINTAHKAN PANGLIMA ABRI UNTUK MEMPERSIAPKAN PERSENJATAAN
AKU BUKA PROYEK GALI LOBANG KUBURAN MASSAL
TANGKAP MEREKA SEMUA…!!!
YANG SEMBUH….BOLEH PULANG
YANG TIDAK BISA DIOBATI…..SURUH PILIH…BUNUH DIRI; PENGGAL; ATAU DIBAKAR HIDUP-HIDUP
…..VIRUS…..
Agustus 17th, 2008 at 23:18
Sykurlah Stone untung Anda tidak jadi presiden, dan juga orang seperti Anda tidak akan bisa menjadi presiden atapun menjadi seorang pemimpin, cara berpikir ala preman…kasihan dech…Apa Kata Dunia !!!
Agustus 17th, 2008 at 23:20
Gw terus terang juga takut dekat-dekat sama homo, entah kenapa, padahal mereka gak ngapa-ngapain. Mungkin gw termasuk yg kadar hetero-nya lebih banyak, jadi secara bawah sadar gw berupaya menekan kecenderungan homoseksualitas di dalam diri gw. Gw sekali lagi cuman pingin agar kita tidak menilai/men-judge kaum homo sebagai pendosa. Jangan segala hal dihubungkan dengan dosa (udah overdosis di sini). Coba kita liat dari sudut lain. Menurut khayalan gw, di Indonesia orang semakin banyak, hidup berhimpitan, persaingan semakin keras, dsbnya, ibarat tikus lab (maaf) yang bekembang-biak berdesakan dalam kandangnya. Muncullah/meningkatlah kaum homoseks, mungkin sebagai salah satu mekanisme alam untuk mengurangi populasi (karena jelas homoseks tidak dapat menghasilkan keturunan). Coba aja kita liat suku-suku yang jumlah anggotanya sedikit (mis. sodara kita di pedalaman Papua), gw yakin persentase kaum homo sangat sedikit (tapi tetap ada).
Agustus 17th, 2008 at 23:36
Untuk Ratmi…thanks for your said…,saya sangat menghargai dan menghormati Anda…Salut untuk Anda. Cara berpikir Anda..Luar Biasa…
Agustus 17th, 2008 at 23:58
Gw Cowok, sekedar Loe pada tau . gw pernah dua kali ngalami yg namanya TRAUMA. PERTAMA waktu gw pulang kuliah lewat Senen naik Metromoni 47. saat mobil sampai rel kerete senen gw di palak oleh 6 orang, badannya tinggi besar, hitam, wajahnya sangar. gw coba pertahanin tas gw yang dipinta tapi akhirnya gw nyerah setelah slh satu dari mereka ngeluarin clurit dan nonjok mata gw, duit & topi gw akhirnya diembat, satupun dari bejubelnya penumpang dimetromini itu ga ada yang berani nolong, alasannya katanya takut diclurit. sejak saat itu tiap naik angkot gw sering kaget dan ketakutan tiap ada orang dekat gw. KEDUA saat gw menuju ke cempaka putih, masih naik 47. saat itu jakarta lagi banjir dan penumpang desak2kan sampai2 gw berdiri dipintu. awalnya gw ga curiga ketika ada seorang lelaki yang nempel dibelakang gw, munggkin karena desak2an. gw pun ga sadar kalo ada yang maenin P***S gw, gua kira hanya tersentuh tali dipintu metromni jadi enjoy aj. gw baru nyadar saat penumpang mulai sepi, saat gw coba pindah berdiri ditengah. ternyata orang itu ikut pindah dan terus nempel dibelakang gw sambil tangannya memeluk pinggul gw. saat gw siap2 turun dia memberi no teleponya katanya siap dipanggil, makin sadar gw tentang apa yang terjadi, akhirnya langsung gw lompat turun ga berani nengok kebelakang. hari2 selanjutnya tiap berdiri dimetromini gw selalu memakai tas ransel besar, biar ga bisa di dekap dari belakang, dan sering curiga kalo ada lelaki yang senyum liat gw.
Agustus 18th, 2008 at 00:21
ANAK-ANAK KU…
HOMO ITU ADALAH VIRUS MENULAR YANG MEMATIKAN
MEMATIKAN DARI FITRAH KEMANUSIAANNYA
KETAHUILAH…
BEGITULAH CARA SETAN MENYERET KETURUNAN ADAM KE DALAM NERAKA
TUHAN MEMERINTAHKAN MEREKA UNTUK MENJAGA KESUCIAN DIRI ANTARA PRIA DAN WANITA
MAKA SETAN MENDORONG MANUSIA UNTUK MELAKUKAN PERZINAAN.
TATKALA MANUSIA SADAR BAHWA PERZINAAN ADALAH PELANGGARAN PERINTAH TUHAN
MAKA SETANPUN MENARIK DARI BELAKANG.
SUPAYA MANUSIA TERJEREMBAB DILEMBAH KENISTAAN YANG SEMISALNYA BERUPA HOMO.
SADARLAH…
Agustus 18th, 2008 at 00:45
APA UNTUNGNYA MEMELIHARA KALIAN ORANG-ORANG HOMO ? PADAHAL KERUGIAN YANG KALIAN TIMBULKAN BEGITU BESAR
1. JIKA KALIAN DIBIARKAN, MAKA SELURUH RAKYAT DI NEGERI INI KONDISINYA TERANCAM
TUHAN AKAN MENGIRIMKAN ADZABNYA KEPADA KITA SEMUANYA SEBAGAIMANA YANG MENIMPA KAUM SODOM.
TERMASUK ANAK DAN KELUARGAMU. DARIPADA SEMUANYA MATI KONYOL, KALIAN SENDIRI SAJA YANG MATI….
APAKAH KALIAN TIDAK BISA MENGAMBIL PELAJARAN…
2. TIDAK ADA MAKHLUK TUHAN YANG MELAKUKAN PERBUATAN SEPERTI KALIAN. BINATANG SAJA MALU UNTUK
MELAKUKANNYA. ADAPUN KALIAN, MALAH TERANG-TERANGAN MEMBELANYA….DASAR TAK PUNYA OTAK..
3. KAMI TAK MAU ANAK DAN KELUARGA KAMI TERUSIK OLEH KEBEJATAN KALIAN. AWAS..!
Agustus 18th, 2008 at 09:31
Bukankah Tuhan terlalu kejam jika Dia yg menciptakan seseorang menjadi homo?
Atau, tidak apalah kalau kita mengatakan bahwa kaum homo memang tercipta dari sananya begitu.
Tetapi, bukankah kita ingin menjadi seseorang yg ingin melakukan kehendak-Nya, sesuai kaidah-kaidahnya. Roh memang ingin melakukannya namun daging lemah. Meskipun begitu, itulah tujuan hidup kita yakni utk berjuang, walau terkadang itu terasa sakit sekali. Ada yang berkecamuk dalam dada ini. Ada pergumulan yang benar-benar hebat!
Kalau ada yg bilang jika seseorang tdk homo tetapi dia korupsi, dsb. Atau bagaimana kalau dia homo tapi dia baik.
Nah itu dia!
Yg perlu kita lakukan adalah melakukan semua perintah-Nya.
Jadi, sebisa mungkin tdk ada satu pun yg kita langgar.
Dan, satu lagi, saya tdk pernah merasa jijik thd kaum homo, tapi paling tdk kalau kita berani memberitahu mengenai perbuatannya itu, itu tandanya kita peduli thd dia. Namun, bukan berarti kita menggurui dia. Semua keputusan terletak di tangannya. Tiada yg bisa memaksanya!
Agustus 18th, 2008 at 10:34
akhirnya empunya blog ikut nimbrung..,kwokwokwokwowko…
keren mbak tulisan nya ampe banyak banget ini yang respons..,dan saya jujur merasa “orgasme” dengan jawaban anda ini… cuma ingin mengajak kepada kebaikan tanpa perlu menggurui…
Agustus 18th, 2008 at 12:47
aduhh kok semuanya sih pada hebat2 comment nya?? semua atas nama agama,,, ngomong2 gimana kabarnya si amrozy cs yang notabene katanya atas nama agama ngebom bali? di bela pengacara atas nama agamanya pula kok kalian gak pada komentari sih? korbannya sodaramu bukan? ahmadiyah yang tak pernah berbuat rusuh dan onar kalian mau usir dari muka bumi ini… sebenarnya apa sih maunya? ingat kita ini bebas menentukan pilihan termasuk memeluk agama… kadang aku juga heran amerika ngebom di irak kok demonya di jakarta orang2 hahahahaha merusak fasilitas umum pula… kalau kalian pada emang jantan cari tuh kesana ke amerika jangan merusak property negara.. aku yakin orang2 yang seperti itu cuma bisa koar-koar dan main rusak saja.
Agustus 18th, 2008 at 19:01
Saya mau nimbrung walau rada telat ini. Mau jadi homo atau nggak gak masalah.. asal jgn mengganggu dan merugikan orang lain. Soal dosa itu urusan dengan yg di atas. Sebuah pilihan tentu ada resikonya.
Btw, ada milis yg khusus isinya org-2 homo yang mau berjuang untuk berhenti. Bagi kaum homo yg belum tahu silahkan bergabung: hijraheuy (yahoogroups). Dan buat t emen-2 yg kontra homo n ingin tahu para homo di indonesia coba deh cari di http://www.manjam.com (cari yg lokasinya di Indonesia). Siapa tahu ada sodara, pacar, suami, bapak, bos, atau sahabat anda di sana dan ternyata mereka homo. Seandainya ada orang yg anda sayangi atau kagumi ternyata homo apa reaksi anda… silahkan komentar lagi di sini kalau memang ada… OK.
Agustus 18th, 2008 at 19:42
Assalamualaiku.
Tidak saya sangka dalam waktu singkat, tanggapan dari blog nya Helda begitu ramai, baik yang homophobia , pembela hak hak homo dan bahakan ada yang berusaha “sembuh” dari dunia homoseksual. Seberapa hal yang perlu bagi saudara yang homophobia yang perlu diketahui bahwa orang dengan homoseksual tidak semenakutkan yang anda bayangkan tidak semuanya mempraktekan seks bebas homo, banyak diantara mereka yang berusaha bersabar menjaga diri tetap “suci” dan sebagian lagi dengan gigih berjuang untuk keluar dari dorongan hasrat untuk memuaskan nafsu sengan sesama jenis. Anda jangan membayangkan orang dengan homoseksual tampil secara terbuka tanpa rasa malu, banyak mereka yang dalam keseharian diluar perasaan homoseksual atau perilaku homoseksual ada orang yang baik, bisa seorang ayah bertanggung jawab, suami yang sayang istri, bos yang baik ,karyawan yang amat produktif, profesional yang handal. Saat saya memahami sedikit tentang homoseksual saya merasa hanay saya saja yang merasakan itu, tapi setelah banyak bertukar fikiran dengan orang yang mepunyai masalah yang sama pria atau wanita homoseksual begitu banyak disekitar saya dan juga anda. Anda mungkin tak tahu mungkin bapak yg andai cintai, atau ibu yang anda cintai, pacar yanbg andarindukan dia adalah homoseksual.
Bagi pejuang hak hak homoseksual perlu juga tahu tak semua oarang dengan homoseksual itu setuju untuk memperjuangkan agar homoseksual diterima masyarakat, tidak sedikit diantara meereka yang dengan sabar berusaha untuk “berubah” dengan kesadaran diri untuk mentaati nilai yang ada dengan beragam tingkat kemampuan. Dalam hal ini tak adil juga kalau bagi aktifis gay dan lesbian menyatakan orang orang ini adalah orang yang hipokrit atau masih menyangkal dia homoseksual.
mungakin ini ada link buat orang dengan homoseksual terutama yang muslin untuk berbagi beban dan menguatkan tekat untuk keluar dari kehomoseksualan
Related Link: http://www.hijrah.uni.cc
Post message: hijrah_euy@yahoogroups.com
Subscribe: hijrah_euy-subscribe@yahoogroups.com
wassalamualaikum w w
Agustus 19th, 2008 at 09:24
Ckckckcckckckk….Grassy emang bener2 phobia ma homo…..biasa aja kali….banyak doa dan pertebal iman,sebenarnya nda ada yang perlu ditakutkan selain ketakutan itu sendiri……peace!
Agustus 19th, 2008 at 09:44
Gila apa dunia ini, mencintai sesama wajar saja. tapi homoseksual?????? No.
apa tidak ada lagi Lawan jenis??????/
Kejamnya dunia
Agustus 19th, 2008 at 11:20
waduh..2 hari gak buka blog ini ternyata dah tambah rame aja…. sebelumnya Salam MERDEKA ya..walo rada telat nich.. ya udah dech kita bebas ngeluarin pendapat masing-masing tapi kita juga gak punya hak buat ngehakimi mereka(kaum homo) biarin Tuhan aja yang ngehukum mereka…mungkin keberadaan mereka memang membuat risih pa lagi buat Grassy yang katanya phobia abis tuch ma kaum homo..pasti da alasan buat dia untuk membenci. mungkin dulu si Grassy pernah disakitin gitu ma kaum homo.. tapi ya jangan gitu2 amat toh mereka juga punya hak buat hidup. mungkin para homo harus punya tempat tersendiri agar mereka bisa hidup tenang dan tidak merugikan orang lain…
udah dech pusing ndiri nich gue.. cape dech,kemaren bis jadi tim paskibraka di kabupaten… Salam MERDEKA ja buat semua orang di indonesia,buat kaum gay juga…. pokok”e SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA…peace!
Agustus 19th, 2008 at 13:56
wah pada kemana ya kok sepi banget kayak kuburan aja……. mana SUARAMU………
WOOOOOYYYYYYYYY bangun dah siang,,pada tidur ps ya?
Agustus 19th, 2008 at 15:35
plis d,,g cewe,,,dan emang g ga d indo kok,,,mkn na g bs mikir seengak na lebih baik dr loe,,
eh g sarankan u jgn terlalu tkt n tkt u ntu terlalu berlebihan,,tar klo yg tertular tau rasa loe,,
mau loe di kucilkan kyk lu mengkucilkan org laen???
lagian ga semua salah mrk yg homo,,,ntu mah tergantung pendirian yg di dekati gmn perasaan na,,,
n buat loe yg nama na org bijak,,mending loe ganti nama deh,,,ngeselin abis,,nama loe sama sekali ga cocok sama apa yg loe tulis,,,munafik
n buat stone
1. JIKA KALIAN DIBIARKAN, MAKA SELURUH RAKYAT DI NEGERI INI KONDISINYA TERANCAM
TUHAN AKAN MENGIRIMKAN ADZABNYA KEPADA KITA SEMUANYA SEBAGAIMANA YANG MENIMPA KAUM SODOM.
TERMASUK ANAK DAN KELUARGAMU. DARIPADA SEMUANYA MATI KONYOL, KALIAN SENDIRI SAJA YANG MATI…
terancam gmn?mank semua cowo d dunia ini uda jd homo apa?
knp yg homo mereka Tuhan u ksh azab na ke kita semua(termasuk yg ga melakukan hal ntu)?
dan loe dgn bangga na ngomongin Tuhan Tuhan mulu,,mank Tuhan loe seneng apa loe merendahkan org dan sumpahin org?
2. TIDAK ADA MAKHLUK TUHAN YANG MELAKUKAN PERBUATAN SEPERTI KALIAN. BINATANG SAJA MALU UNTUK
MELAKUKANNYA. ADAPUN KALIAN, MALAH TERANG-TERANGAN MEMBELANYA….DASAR TAK PUNYA OTAK
emang loe tau binatang ga ada yg bgtu?
eh sadar yg u hina n rendahin ini pun ciptaan Tuhan,,,
ga punya otak kata loe,,,ngaca mas sapa yg ga punya otak??? ada juga loeee yg ga punya otak
ngomongin Tuhan tp menghina org sampe segitu na,,,
3. KAMI TAK MAU ANAK DAN KELUARGA KAMI TERUSIK OLEH KEBEJATAN KALIAN. AWAS..!
g cm mau blg 1 Hukum Karma tetep berjalan…
biarpun mrk homo g yakin seengak na mrk lbh baik drpd loe2 pada yg menghina mrk,,,,n Tuhan tau itu,,,
loe pada anti homo abis sampe segitu na? bagaimana dgn lesbi? kalian fine2 aja tuh,,,,dasar kalian emang MUNAFIK
Agustus 19th, 2008 at 17:53
hmm kalau memang yang heteroseks itu murni hetero seks, sekuat apapun homoseksual mempengaruhi ga akan mungkin terpengaruh. kalau dia sampai terpengaruh, itu kesalahan ada terjadi di heteroseksnya..
tapi udahlah.. kalian hanya bisa menjudge secara agama.. aku ga peduli. toh aku jalan sesuai dengan nuraniku dan orang tua ku sudah setuju aku menjadi gay dan jalanin apa yang aku kerjakan saat ini.
tapi ingat… selama kromosom itu masih ada dua bagian dalam tubuh manusia, homoseks tidak akan punah sampai kapanpun juga. mintalah pada tuhan untuk menjadikan 1 tubuh 1 kromosom …
buat kawan-kawan homoseksual, ga usah takut dengan segala macam bentuk diskriminasi yang ada, ga perlu juga kabur ke negeri orang, kita bisa perjuangkan hak kita, karena indonesia negara hukum bukan negara agama.
kalau memang nantinya negara indonsia ini sudah tidak bisa mengakomodir kepentingan hak para homoseksual, kita bisa mencari suaka dan pengadilan atas ham. itu semua sudah teratur di jogjakarta principles..
kita berpikir positif aja karena mereka itu masih denial terhadap dirinya sendiri. yang homophobia jelas bisa bersuara lantang disini,ya baik dengan dalih agama atau apapun tanpa dia bisa mengaca akan dirinya sendiri.
semut diujung laut tampak, gajah dipelupuk mata tak tampak..
itulah karakter bangsa indonesia
Agustus 19th, 2008 at 21:19
KAUM HOMO BUKANLAH HAL BARU DIDUNIA INI. DULU PERNAH ADA NEGERI YANG SEMUANYA HOMO. KECUALI BEBERAPA ORANG. (..hebatkan.. ) MUNGKIN INILAH KLIMAK YANG SEKARANG INI MEREKA PERJUANGKAN.
AKAN TETAPI…APA YANG TERJADI…
BUKALAH DI KITAB SUCI KALIAN, BAGAIMANA NASIB MEREKA..
TUHANPUN MENURUNKAN ADZABNYA. SELURUH NEGERI DIHANCURKAN. KECUALI BEBERAPA ORANG TADI, YANG SUDAH DIPERINTAHKAN UNTUK MENINGGALKAN NEGERI ITU BEBERAPA SAAT SEBELUM KEJADIAAN NAAS ITU MENIMPA.
Agustus 19th, 2008 at 23:30
emang gue jg gak stju klo HOMO dibela-belain..
perlu di “fogging” kale ya biar bebas wabah homo..
Agustus 19th, 2008 at 23:43
KALO AKU
IKUT ATURAN TUHAN AJA LAH…
KALO TUHAN MEMPERBOLEHKAN YA SILAHKAN
TAPI KALO TIDAK YA JANGAN SEKALI-KALI..
CUMAN SETAHU AKU…
HOMO ITU DILARANG.
BAHKAN ADA YANG MENGATAKAN
” BUNUHLAH ORANG YANG MELAKUKAN PERBUATAN KAUM LUTH, PELAKUNYA MAUPUN KORBANNYA”
HII NGERIII…
Agustus 19th, 2008 at 23:48
kalo pasangan homo diSAHkan ntar statusnya apa ya..
moso kedua-duanya sbg suami…
emang ribet
Agustus 20th, 2008 at 00:01
Yang paling benar adalah yang tengah-tengah…
Tidak berzinah dengan lawan jenis yang bukan pasangan sah
Dan tidak pula dengan yang sesama jenis
Benar kata fakrul
Siapa yang berzina ( hubungan sexs selain thd istri/suami yang sah ) maka….
• Kalo dia belum menikah DICAMBUK 100 X
• Kalo dia dah menikah DIRAJAM yaitu dilempari batu hingga meninggal atao dilempar dari ketinggian dalam keadaan terikat.
Barangsiapa yang berbuat liwath ( homoseks) maka ..
“ BUNUHLAH PELAKU DAN KORBANNYA
Ya begitulah hokum dari “SONO” nya…..
Agustus 20th, 2008 at 13:27
BEGITULAH KALO MEREKA KAUM HOMO DIKASIH KESEMPATAN BICARA…
MESTI KEMANA-MANA NGELANTURNYA
SUDAH TAHU ITU TIDAK NORMAL DAN PENYIMPANGAN
MASIH AJA CARI-CARI ALASAN UNTUK MEMBENARKANNYA
ITULAH YANG BIKIN GUE KESEL…
SEBENARNYA CUKUP BAGI MEREKA SADAR KALO ITU SALAH. TERUS MEREKA MAU BERUSAHA KE JALAN YANG LURUS & GAK PERLU BANYAK NGEBELA TUH SIFAT YANG SALAH.
GUE BUKAN BENCI SAMA FISIK ORANGNYA. CUMAN KALO TERNYATA ORANGNYA JUGA NGEBELA-BELA…APA BOLEH BUAT….
Agustus 20th, 2008 at 13:46
wah gara2 rian nich………jadi tambah ribet gini… kaum homo asal gak mutilasi and ganggu orang laen,biarin aja hidup. tapi kalo dah kayak rian uh….bantai aja..kulitin sekalian trus kasih sambel,air cuka ma peresan air jeruk nipis..biar tau rasa tuch,..
Agustus 20th, 2008 at 16:29
well,,,msh bnyk kasus selaen rian yg lbh parah boo,,ini krn kasus rian ketauan ae,,n di publikasikan kmn2,,,
Agustus 20th, 2008 at 18:08
Kalok masalah Ryan, publikasinya sebenarnya sudah keterlaluan. Sudah melanggar kode etik jurnalistik. Moso’ latar belakangnya dan bahkan latar belakang orang tuanya dibawa-bawa ke permukaan. Namun, persepsi orang jadi berbeda.
Agustus 20th, 2008 at 20:09
dakara,,,,emang ae mrk mo buat heboh doang tuh,,,,huh dasar
Agustus 20th, 2008 at 22:46
@ Ajie
Saya juga homo dan saya sama sekali tidak merasa anda membela saya. Banyak hal yang djika ditahan akan membuat tersiksa. Misalnya, saya ingin sekali bisa ngerasain yang namanya ‘fly’, saya pengen bisa ML sepuas2nya tanpa harus mikir konsekuensi, saya pengen sekali ngerasain ini-itu dan sebagainya.
Tapi berkat segala penderitaan dan perjuangan itu, saya merasa ‘hidup.’ saya bisa menerima diri saya sendiri apa adanya, namun apa salah kalau saya ingin hidup sebagaimana yang diperintahkan oleh Tuhan? Anda ngaku2 membela kaum homo, tapi bisakah anda membela kami dari kemurkaan Tuhan?
Kalau anda merasa bahwa perjuangan anda dan sekutu2 anda lebih powerful daripada hukum Tuhan, cobalah cegahlah diri anda dari kematian. Sebagaimana sungai yang tak mampu mencegah airnya mengalir ke laut, anda pun tak akan mampu menghindari pertemuan dnegan Tuhan. Nah, kalau sudah bertemu denganNya, anda mau bilang apa?
Anda juga bawa2 nurani. FYI, nurani itu artinya “yang bercahaya.” Kata2 anda tak mungkin lahir dari hati yang disinari cahaya, karena anda sendiri menganggap ‘cahaya’ itu sebagai musuh anda.
mau bukti kalau homo itu gangguan jiwa? cari penelitian sandfort di belanda, thn 1991. lagian, APA menormalkan homoseksualitas thn 1973 itu BUKAN KARENA FAKTA ILMIAH, TAPI KARENA DESAKAN POLITIS!!! Artinya, tidak ada pendukung ilmiah pun yang mendorong penormalan itu.
@ Gin-chan
Jika ada satu orang yang sesat dan orang lain membiarkannya, maka ketika Tuhan menimpakan azab kepadanya, akan diratakanNya ke orang-orang di sekitarnya yang tahu perilakunya tapi diam saja, apalagi mendukung. Ya kayak kamu itu…
@ burhan
Kita ni hamba2 Tuhan, kalau Tuhan sudah mencela sesuatu kita juga mesti ikut mencelanya, demikian pula sebaliknya. Masa, Tuhan mencela kita mendukung? Memang, kita gfak boleh ementapkan seseorang itu salah/benar kecuali atas vonis Tuhan. Kalau Tuhan sudha bilang bahwa pelaku perilaku homo itu salah, masa anda mau menentang?
@ ratmi
yang paling bagus: Homo yang berusaha untuk keluar dari dunia gay, tidak korupsi dan ngebom orang. Itu jauh lebih oke daripada homo yang insinyur, apalagi membela sesama gay padahal hakikatnya menjauhkannya dari tuhan dan agamanya. kalo kamu benar2 mengasihi kami, dukunglah perjuangan kami dalam mengikuti perintah Tuhan
@ james
Bijak itu artinya mendukung gay? puh-leaazzzzzzeeee
@ Iengeh
Tuhan itu menciptakan manusia, tapi ia melarang perilaku homo. Jadi ya jadilah manusia yang tidak melakukan perilaku homo. beres tho? gak usah bawa2 “tuhan menciptakan homo” hanya untuk membenarkan perilaku tersebut.
@ Djavan
anda mesti belajar membedakan mana hukum agama dan mana hukum positif. Dosa adalah istilah agama, dimana perilaku dinyatakan berdosa TIDAK SELALU ADA KORBAN YANG MERASAKAN KERUGIAN LANGSUNG.
Agustus 21st, 2008 at 02:16
Menjawab Topik di atas… Jawabnya tentu berjuang dong.
Tidak akan berubah nasib suatu kaum kecuali mereka sendiri yg merubahnya. Itu kalo memang ingin berubah.
Tapi bagi mereka yg terbiasa mengumbar hawa nafsu….. baik itu homo ataupun hetero….
Alamak……tentu ini hal yg sangat sulit.
Tapi Yakin saja—-> ” SESUNGGUHNYA SESUDAH KESULITAN ITU AKAN ADA KEMUDAHAN, HANYA KEPADA TUHANMU HENDAKNYA KAMU BERHARAP”
Jadi… berjuanglah walau sesulit apapun kondisinya dan dekatkan dirimu pada TUHAN-mu.
Buat mereka yg belum terlanjur jatuh….
Nih…. aku kasih cerita sedikit:
Aku jg punya hasrat sejenis kok…. dan umurku hampir seumuran si tampan….walau aku ga setampan dia hehehe..
Tapi aku berhasil melewati masa-masa usia yg penuh gejolak….
caranya sederhana saja…..
Ingat aza ada saatnya kita akan MATI dan ada kehidupan sesudah mati….. Rajin-rajin Baca terjemahan AL-Qur’an bagi yg muslim, biar kamu takut sama AZAB, rajin-rajin azah menyebut Nama TUHAN dalam setiap aktifitasmu…
Itu juga bekalmu utk kehidupan di alam berikutnya…. so …kalo kamu kaget…kamu nyebut Nama Tuhan… Melihat sesuatu yg mengagumkan… kamu nyebut nama tuhan….. kamu merasa kesakitan… jg nyebut nama tuhan…. dan melihat teman sejenis yg cakepnya minta ampun… kamu nyebut nama tuhan…..
Sebut nama Tuhan dalam hatimu (dzikir dlm hati) saat hatimu gelisah karena pesona teman sejenis
Mudah-mudahan…. kamu dijauhi setan deh….. SETAN JANGAN DI UNDANG….. GA DIUNDANG JUGA PADA DATANG TUH SETAN buat menggoda kamu.
Rajin-rajin Istighfar yaa…..
Bila dekat dg Tuhan… setan pada menjauh tuh…. tul ga’…?!
Kalo udah terlanjur menikmati SEX…yaa…. perjuanganmu mungkin lebih sulit.
Tapi …. tanya lagi deh dirimu itu…. Betu-lbetul pengen lepas ga?
Aku berjuang sendiri untuk mengatasi hasrat aneh ini…..
tak ada dukungan keluarga atau lingkungan karena mereka memang tak tau.
Bila ada dukungan dari berbagai pihak… tentu hal ini akan lebih ringan buatku.
untuk itu….
Tolong….. Bantu mereka-mereka yg ingin HIJRAH…. jangan mereka di HUJAT.
Agustus 21st, 2008 at 11:39
Jadi mau bikin juga agh tulisan sejenis..,tapi versinya saya..,hohohohohohooho…
mba helda piiissssss
Agustus 21st, 2008 at 11:40
buat kaum homo yang ikut nimbrung di blog ini aku hanya mau berkata….”tabahkan hatimu”…. he..he…
Agustus 21st, 2008 at 11:41
muyas_cweet ::: saya tambahin mas..,buka juga hati dan akal sehatnya…,tanya ama hati kecilnya kalo yang dia lakuin benar atau salah..,terus mau sampe kapan dia kaya gitu..,hhohohohohohohoo… not judge anybody..,cuma mau membantu mengingatkan aja
Agustus 21st, 2008 at 11:48
buat kaum homo yang ingin kebebasan,pindah aja ke California… disana kan menikah dengan sesama jenis udah dilegalkan..merdeka dech mau ngentot tiap hari dengan pasangan sesama jenis.gak bakal ada yang mengusik apalagi menghujat… (setelah gw pikir2 pindah kesana kan gak gampang ya..hwakakakak…)
Agustus 21st, 2008 at 13:04
buat whyrejectme…. aku cewek bang bukan mas-mas… terima kasih kalo anda mau meralat.
Agustus 21st, 2008 at 13:27
Sedikit tambahan mengenai Sodom dan Gomora…..
Mengenai Sodom dan Gomora ada beberapa pandangan menarik dari beberapa
ahli teologi mengenai hal tersebut. Yah, ini menurut pandangan teolog
Kristen.
Sodom dan Gomora sering dipakai sebagai ilustrasi mengenai kutukan
terhadap kaum homoseksual. Bahkan kata Sodom sendiri dijadikan
’sodomi’, sebuah kata yang merujuk perbuatan seksual melalui anal.
Nama kota Sodom sendiri secara historis tidak ada. Kata Sodom berasal dari bahasa Ibrani S’dom yang artinya ‘dibakar’ dan Gomorrah dari ‘amorah berarti ‘onggokan yang dihancurkan’. Kemungkinan kata ini adalah nama rujukan kepada kedua kota yang dihancurkan dan bukan nama asli kota itu. Bahkan sebenarnya bukan cuma dua saja, melainkan ada 4 kota yang dihancurkan (Ulangan 22:22-29).
Kejadian 19, cerita tentang Sodom, sering dipakai untuk mengutuk kaum
homoseksual. Sebenarnya apakah yang terjadi di Sodom?
Kejadian 19 menjelaskan sebagai berikut :
————-
19:1. Kedua malaikat itu tiba di Sodom pada waktu petang. Lot sedang
duduk di pintu gerbang Sodom dan ketika melihat mereka, bangunlah ia
menyongsong mereka, lalu sujud dengan mukanya sampai ke tanah,
19:2 serta berkata: “Tuan-tuan, silakanlah singgah ke rumah hambamu
ini, bermalamlah di sini dan basuhlah kakimu, maka besok pagi
tuan-tuan boleh melanjutkan perjalanannya.” Jawab mereka: “Tidak, kami
akan bermalam di tanah lapang.”
19:3 Tetapi karena ia sangat mendesak mereka, singgahlah mereka dan
masuk ke dalam rumahnya, kemudian ia menyediakan hidangan bagi mereka,
ia membakar roti yang tidak beragi, lalu mereka makan.
19:4. Tetapi sebelum mereka tidur, orang-orang lelaki dari kota Sodom
itu, dari yang muda sampai yang tua, bahkan seluruh kota, tidak ada
yang terkecuali, datang mengepung rumah itu.
19:5 Mereka berseru kepada Lot: “Di manakah orang-orang yang datang
kepadamu malam ini? Bawalah mereka keluar kepada kami, supaya kami
pakai mereka.”
19:6 Lalu keluarlah Lot menemui mereka, ke depan pintu, tetapi pintu
ditutupnya di belakangnya,
19:7 dan ia berkata: “Saudara-saudaraku, janganlah kiranya berbuat jahat.
19:8 Kamu tahu, aku mempunyai dua orang anak perempuan yang belum
pernah dijamah laki-laki, baiklah mereka kubawa ke luar kepadamu;
perbuatlah kepada mereka seperti yang kamu pandang baik; hanya jangan
kamu apa-apakan orang-orang ini, sebab mereka memang datang untuk
berlindung di dalam rumahku.”
19:9 Tetapi mereka berkata: “Enyahlah!” Lagi kata mereka: “Orang ini
datang ke sini sebagai orang asing dan dia mau menjadi hakim atas
kita! Sekarang kami akan menganiaya engkau lebih dari pada kedua orang
itu!” Lalu mereka mendesak orang itu, yaitu Lot, dengan keras, dan
mereka mendekat untuk mendobrak pintu.
19:10 Tetapi kedua orang itu mengulurkan tangannya, menarik Lot masuk
ke dalam rumah, lalu menutup pintu.
19:11 Dan mereka membutakan mata orang-orang yang di depan pintu rumah
itu, dari yang kecil sampai yang besar, sehingga percumalah
orang-orang itu mencari-cari pintu.
19:12. Lalu kedua orang itu berkata kepada Lot: “Siapakah kaummu yang
ada di sini lagi? Menantu atau anakmu laki-laki, anakmu perempuan,
atau siapa saja kaummu di kota ini, bawalah mereka keluar dari tempat
ini,
19:13 sebab kami akan memusnahkan tempat ini, karena banyak keluh
kesah orang tentang kota ini di hadapan TUHAN; sebab itulah TUHAN
mengutus kami untuk memusnahkannya.”
——-
a. Kita melihat bahwa Lot menawarkan anak perempuannya untuk dipakai
oleh massa laki-laki itu sebagai ganti kedua malaikat tadi. Kalau massa
yang mengepungnya adalah laki-laki homoseksual, dan Lot pasti tahu itu
karena dia warga kota itu, apa gunanya Lot menawarkan anak
‘perempuan’nya?
b. Tidak jelas untuk apa massa itu meminta malaikat dari Lot. Kalau
untuk ‘diperkosa’ beramai-ramai maka tuduhannya adalah perkosaan
beramai-ramai. Dan ini konsisten dengan perkosaan massal heteroseksual
yang dilarang dalam kitab Imamat dengan jelas. Tetapi bukan dosa
homoseksual.
c. Ada beberapa keberatan teolog atas moralitas yang ditawarkan cerita
ini. Lot gigih menawarkan anak kandung perempuan yang masih perawan
kepada massa sebagai ganti melindungi malaikat Tuhan? Ini sama saja mengirimkan anak untuk membunuh orang atas nama Tuhan.
d. Melihat sejarah dan budaya yang berlaku pada masa itu beberapa
teolog berpendapat bahwa ayat-ayat ini mengacu pada pendidikan
bagaimana seharusnya kita bersikap kepada orang asing, bagaimana kita memperlakukan tamu kita. Dalam kultur Timur Tengah jaman itu melindungi orang asing yang bertamu ke rumah kita merupakan sebuah kewajiban moral, bahkan dengan harga seorang anak perempuan atau anggota keluarga lainnya. Ayat-ayat ini menggambarkan sebuah cerita dan bukan menegaskan hukum.
e. Ada masalah di ayat 4,
Trans : anshei ha’ir, anshei S’dom.
Ini bisa berarti seluruh laki-laki atau seluruh masyarakat kota Sodom.
Tidak jelas mana yang dimaksud. Yang jelas bahasa aslinya sering
menggantikan nomina jamak dengan kata maskulin. Kalau massa (para homo) itu mau ber-orgy ria dengan 2 malaikat masak mereka mengundang istri dan anak-anak?
f. Ini akan membawa kita ke masalah di ayat 5. Tidak jelas apa yang
dimaksud dengan ‘pakai’. Bahasa aslinya adalah
Trans : ya’da
yang artinya mengenal lebih dalam. Kata ini muncul 943 kali dalam
Perjanjian Lama dan semuanya merujuk ke arti “mengetahui”. Beberapa
teolog mengartikannya :
- massa itu ingin memperkosa malaikat itu, sebagai salah satu cara yang
lazim (saat itu) untuk mempermalukan musuh.
- massa itu ingin orgy homo beramai-ramai demi ekstasi seksual semata,
(hal ini banyak diragukan oleh teolog)
- massa itu ingin menginterogasi malaikat itu, ingat mereka baru saja
perang hebat dan sangat sensitif terhadap kehadiran orang asing
- massa itu ingin menyiksa dan membunuh mereka
g. Kalau kota itu dipenuhi oleh kaum homoseksual, demografi kota Sodom
menjadi membingungkan. Anak Lot telah bertunangan dengan warga kota
itu, jadi jelas warga kota Sodom tidak semua homoseksual (paling nggak
biseks kali yeee).
h. Banyak teolog yang menafsirkan bahwa masyarakat itu bukan
menginginkan orgy homo, tetapi cenderung bestiality, atau berhubungan
antar spesies yang berbeda seperti antara manusia dengan binatang.
Ingat, malaikat adalah “spesies” yang berbeda dari manusia. Ini
selaras dengan Yudas ayat 7 yang menggambarkan kutuk Sodom sebagai
hubungan-hubungan tak wajar (KJV : daging lain/other flesh).
i. Akan semakin membingungkan kalau menyinggung masalah lesbian. Semua ayat dalam Alkitab tidak pernah menggambarkan hukum mengenai perempuan tidur dengan perempuan (itupun kalau yang dimaksud lesbian). Untuk hubungan sejenis selalu digambarkan antara lelaki dan lelaki.
Jadi apakah sebenarnya dosa Sodom sehingga Allah begitu ingin menghancurkannya?
a. Yer 23:14 “…….mereka berzinah dan berkelakuan tidak jujur;
mereka menguatkan hati orang-orang yang berbuat jahat, sehingga tidak
ada seorangpun yang bertobat dari kejahatannya; semuanya mereka telah
menjadi seperti Sodom bagi-Ku dan penduduknya seperti Gomora”.
b. Yeh 16:49-50 “Lihat, inilah kesalahan Sodom, kakakmu yang termuda
itu: kecongkakan, makanan yang berlimpah-limpah dan kesenangan hidup
ada padanya dan pada anak-anaknya perempuan, tetapi ia tidak menolong orang-orang sengsara dan miskin. Mereka menjadi tinggi hati dan melakukan kekejian di hadapan-Ku; maka Aku menjauhkan mereka sesudah Aku melihat itu”.
c. Yesus sendiri mengatakan bahwa dosa Sodom dan Gomora adalah karena ketidakramahan mereka terhadap orang asing. Yang disasar Yesus adalah hukum kasih, dimana kita harus memperhatikan saudara kita manusia terlepas keadaan dan asal muasal mereka. Pada jaman itu memiliki tempat menginap sangat penting bagi orang asing yang berkunjung karena mereka bisa mati dirampok, mati kelaparan dan kehausan apabila tidak ada orang yang mau menolong mereka.
Mat 10:14-15 “Dan apabila seorang tidak menerima kamu dan tidak
mendengar perkataanmu, keluarlah dan tinggalkanlah rumah atau kota itu
dan kebaskanlah debunya dari kakimu. Aku berkata kepadamu:
Sesungguhnya pada hari penghakiman tanah Sodom dan Gomora akan lebih ringan tanggungannya dari pada kota itu.”
Padanan yang sama bisa dilihat juga di Lukas 10:7-16
d. 2 Pet 2:6-8 Sodom dihancurkan karena tidak taat Tuhan, tidak taat
hukum dan jahat, selaras dengan apa yang disebut Yeremia dan Yehezkiel.
e. Yudas 7 : satu-satunya ayat Alkitab yang menyatakan dosa Sodom
terkait dengan percabulan dan kepuasan tidak wajar. Banyak terjemahan
mengaitkannya dengan homoseskual, padahal kata aslinya adalah ’sarkos
heteras’ atau kedagingan yang berbeda jenis. Ini lebih cenderung
berarti berhubungan seksual dengan malaikat (yang menodai kemuliaan
Allah) dan ini konsisten dengan ayat sesudahnya di Yudas 8.
=============================
Kesimpulannya untuk kasus Sodom ini, kota itu dihancurkan Allah karena
kekerasan dan penganiayaan, keserakahan, ketidakramahan, dan
perilaku-perilaku tidak simpatik terhadap orang asing, janda, orang
miskin dan kaum yang tidak beruntung.
Kejadian 19 mungkin mengutuk perkosaan homoseksual karena itu ‘perkosaan’. Dosa sodom tidak ada hubungannya dengan hubungan dengan dasar komitmen dan kasih antar sesama jenis.
Kisah Sodom dan Gomora menggambarkan masa yang diliputi ketakutan dan kebencian sehingga mereka berhasrat untuk mempermalukan, memperkosa dan melukai orang-orang yang tidak mereka kenal.
Sangat ironis, karena hal itu pulalah yang menimpa banyak komunitas
homoseksual dewasa ini. Dihakimi dan dibenci oleh orang-orang yang
tidak mengenalnya.
-Dikutip dari berbagai sumber.
Agustus 21st, 2008 at 13:52
buat cumipilek.. kamu penulis ya ….
Agustus 21st, 2008 at 15:44
sepi banget ni hari…
Agustus 21st, 2008 at 15:55
Bagi yang selalu berpikir berlandaskan agama, gua mau nanya nih : Apa tanggapan kalian mengenai bencana alam yang datang silih berganti di Indonesia? Apakah karena di Indo banyak kaum homo? Atau karena kebanyakan KORUPTOR? mana yang lebih parah Homo atau KORUPTOR? atau kalian bisa bilang ke anak2 kalian : it’s ok become a Corruptor…but it’s NOT ok become a homosexual!!!
Makanya orientasi seksual itu urusan masing2, hak asasi! Kalau mau memberantas kezaliman, brantas tuh KORUPTOR2 yang sudah menjadi budaya di Indo. Kalau kalian ngak pernah hidup di luar Indo, seperti kodok dibawah tempurung, ngak ngerti begitu beragamnya hidup dan kalian akan lebih menghargai dan respect pada setiap perbedaan. Karena cuman sejak lahir sampai mati dan ngak pernah lihat kehidupan bangsa lain, menjadikan kalian mempunyai pandangan hidup yang sempit. Terus apa yang diajarkan (meskipun belum tentu benar) ngak dicerna langsung aja didoktrin-kan. Jadialah kalian mempunyai pandangan yang sempit dan hanya berpikir kalian-lah yang benar.
Agama itu cuman pedoman, banyak orang hidup tanpa agama dan masih tetap menjadi orang yang baik, dapat membedakan baik dan buruk. Jadi kalau hidup sudah diatur agama sejak bangun tidur sampai mau tidur lagi, kenapa masih banyak orang yang jahat2. Agama itu cuman hubungan kita dengan Tuhan yang kita yakini, jadi ngak perlu ribut2 untuk promosi agama kalian pada orang lain. Kalau Ustadz2, Pendeta2 atau Biksu2 ditanya, mereka akan coba selalu memasukkan agama sebagai unsur no 1 kehidupan kalian, karena kalau kita semua ngak punya agama, mereka have NO MONEY!!!
Udah ah jadi ngomong ngalor kidul! Take care and peace!
Agustus 21st, 2008 at 20:12
DEVON-DEVON..!
MASA LOE MARAH DIBILANGIN PAKE LANDASAN AJARAN AGAMA.
LOE PERNAH SEKOLAH GAK SIH. LOE HIDUP DIMANA. DI RUSIA ? ATO DI CHIINA ? HEH GUE BILANGIN YA..LOE ITU TINGGALNYA DI INDONESIA. KECUALI KALO LOE NGENET DARI TENGAH KUTUB UTARA GUE GAK KOMENTAR DEH.
INDONESIA ITU BERLANDASKAN PANCASILA. TAHU GAK SILA YANG PERTAMA BUNYINYA APA ?
YANG BIKIN NEGARA AJA NGORMATIN AGAMA, LOE MALAH SEBALIKNYA. KUWALAT LOE.
Agustus 21st, 2008 at 20:29
BUAT KAUM HOMO YG NIMBRUNG DI BLOG INI…
I SALUT SAMA YG LG BANGKIT UTK TERLEPAS DR BELITAN NAFSU MENYIMPANG.
TERUSKAN USAHAMU. YAKINLAH U BISA.
BUAT YG ENJOY2 AJA…
MENDING U INSAF DEH…JANGAN MAU TERUS-TERUSAN JADI HOMO…
KALO BLM BS BERUBAH..MENDING JGN BANYAK KOMENTAR AJA DECH..
DRPD U PD DIGEBUKIN…
U U PADA GAK DIUSIR ITU DAH UNTUNG DECH…
Agustus 21st, 2008 at 21:32
devon says “Bagi yang selalu berpikir berlandaskan agama, gua mau nanya nih : Apa tanggapan kalian mengenai bencana alam yang datang silih berganti di Indonesia? Apakah karena di Indo banyak kaum homo? Atau karena kebanyakan KORUPTOR? mana yang lebih parah Homo atau KORUPTOR? atau kalian bisa bilang ke anak2 kalian : it’s ok become a Corruptor…but it’s NOT ok become a homosexual!!!”
COBA SEKARANG DEVON TAHU TIDAK KENAPA BENCANA ALAM SERING TERJADI DI INDONESIA ? KARENA BANYAK KORUPTOR APA KARENA BANYAK KAUM HOMO ?
COBA DEVON PILIH YANG MANA, PILIH KAMU SAKIT RABIES APA KENA FLU BURUNG ?
devon says, “Kalau kalian ngak pernah hidup di luar Indo, seperti kodok dibawah tempurung, ngak ngerti begitu beragamnya hidup dan kalian akan lebih menghargai dan respect pada setiap perbedaan. Karena cuman sejak lahir sampai mati dan ngak pernah lihat kehidupan bangsa lain, menjadikan kalian mempunyai pandangan hidup yang sempit. Terus apa yang diajarkan (meskipun belum tentu benar) ngak dicerna langsung aja didoktrin-kan. Jadialah kalian mempunyai pandangan yang sempit dan hanya berpikir kalian-lah yang benar.”
DEVON PERNAH PERGI KEMANA AJA. PASTI PERGINYA KE TEMPAT YANG LEBIH BURUK DARI INDONESIA. YA WAJAR KALO SEPERTI ITU. TAPI COBA DEVON PERGI KE IRAQ SANA KALO BERANI.
devon says” Agama itu cuman pedoman, banyak orang hidup tanpa agama dan masih tetap menjadi orang yang baik, dapat membedakan baik dan buruk. Jadi kalau hidup sudah diatur agama sejak bangun tidur sampai mau tidur lagi, kenapa masih banyak orang yang jahat2. Agama itu cuman hubungan kita dengan Tuhan yang kita yakini, jadi ngak perlu ribut2 untuk promosi agama kalian pada orang lain. Kalau Ustadz2, Pendeta2 atau Biksu2 ditanya, mereka akan coba selalu memasukkan agama sebagai unsur no 1 kehidupan kalian, karena kalau kita semua ngak punya agama, mereka have NO MONEY!!!”
TIDAK BERAGAMA ITU BUKAN CIRI ORANG YANG BAIK. KALO BISA MEMBEDAKAN MANA YANG BAIK MANA YANG BURUK, TENTU BISA TAHU HOMOSEKSUAL ITU BAIK ATAU BURUK.
BANYAK KEJAHATAN ITU KARENA ORANG MELANGGAR AJARAN AGAMA. COBA KALO TIDAK MELANGGAR…
Udah ah jadi ngomong ngalor kidul! Take care and peace!
IYA NIH. DEVON NGOMONGNYA NGALOR NGIDUL. MASA USTADZ, PENDETA ATAU BIKSU DIBILANG KOMERSIL.
Agustus 22nd, 2008 at 19:17
hmm,,sebenar na emang pikiran org beda2 sih n kepercayaan org beda2,,,
knp semua na ga bs akur?
kata2 casandroos mgkn ada bnr na jg,,,jd kita hrs gmn dong???
devon km tgl dmn?
serba salah hidup ckckckkck
Agustus 23rd, 2008 at 08:18
sebenarnya hidup itu gag serba salah kok..,cuma disuruh milih dua aja kok repot….
tikungan aja cuman ada kanan ama kiri…,surga ama neraka..,benar atau salah..,kelamin juga LAKI LAKI ama PEREMPUAN..,jadi ada evolusi baru gitu buat spesies “abu abu” didunia manusia???
no judge anybody..,just wanna say my opinion…
Agustus 23rd, 2008 at 10:18
SEHARUSNYA DEVON DAN MAKHLUK SEJENISNYA ITU BANYAK BERTERIMA KASIH SAMA TUHAN. UNTUNG ORANG TUA MEREKA BUKAN ORANG-ORANG YANG HOMO….
COBA KALO HOMO….TENTULAH MEREKA TIDAK AKAN PERNAH TERLAHIRKAN DI DUNIA INI….
Agustus 23rd, 2008 at 13:25
lama2 sepi juga ni blog.. masih kah ada kaum homo yang mau buka suara…. ataukah masih ada kaum hetero yang juga mau buka suara… silahkan…. masih dibuka blog ini untuk anda……
asal jangan buka celana aja.hwakakakakak
Agustus 23rd, 2008 at 21:30
As Salaamu alay kum,
Tanggapan saya berikut cukup panjang dan agak serius. (Untuk yang sekadar nyari komentar iseng, you’d better skip it.) Komentar ini insya Allah ditulis dengan semangat memberi kejelasan dan amar ma’ruf nahi munkar, dan mudah-mudahan dibaca dengan semangat yang sama. Tidak ada judgement di sini, saya hanya menulis apa yang saya alami dan dalami.
So, be prepared!
HOMOSEKSUALITAS
Saya ingin menekankan perbedaan antara kecenderungan atau dorongan terhadap homoseksual dengan aktivitas homoseksual itu sendiri. Yang pertama dikenal secara umum sebagai Same-Sex Attractions (SSA) dan yang kedua adalah perilaku atau aktivitas yang memenuhi dorongan atau kecenderungan SSA tersebut. Pelaku inilah yang dapat dikategorikan sebagai homoseksual/gay.
Yang perlu difahami, karena seseorang memiliki SSA (ketertarikan kepada sesama jenis) tidak dengan sendirinya dia menjadi homoseks atau gay (kedua istilah ini belakangan dipakai baik untuk laki-laki maupun wanita, meskipun untuk wanita lebih sering dipakai istilah lesbian). Banyak –sangat banyak—orang yang memiliki SSA tapi tidak mewujudkannya dalam tindakan karena berbagai alasan. Moral, sosial, religi, medis, bisa menjadi alasan yang membuat orang tidak menindaklanjuti dorongan seksualnya.
DARI MANA DATANGNYA KETERTARIKAN ITU?
Ada dua kubu pendapat tentang asal-usul kecenderungan homoseksual. Meyakini mana dari kedua ‘mazhab’ tersebut yang benar akan menentukan bagaimana sikap dan pandangan kita terhadapnya (baik Anda sebagai orang yang memiliki SSA ataupun tidak).
a. Teori Pertama bahwa sifat itu bawaan lahir, genetik, innate, sudah ditakdirkan.
b. Teori Kedua bahwa kecenderungan ini bukan bawaan lahir, dia tumbuh dan berkembang karena banyak faktor dalam masa perkembangan seseorang.
Tentu tidak banyak yang bisa dibicarakan dengan teori pertama. Kalau sesuatu dikatakan sudah takdir, sudah ada sejak lahir, apa lagi yang bisa diperbuat? Kalau Anda dilahirkan dengan rambut kriting, meskipun Anda melakukan rebounding berkali-kali, tetap saja rambut Anda akan kembali kriwil-kriwil. Michael Jackson tidak menjadi seorang white meskipun melakukan terapi kulit berulang kali. Karena dia ditakdirkan untuk lahir dari orang tua black. Dengan pola yang sama, kecenderungan homoseksual jika sudah ada sejak lahir berarti sesuatu yang normal, merupakan ketetapan Tuhan, dan tidak bisa dirubah.
Tapi apakah demikian?
Mazhab kedua tidak meyakini hal ini. Menurut mazhab ini, setiap manusia lahir dengan fitrah. Dan fitrah awal manusia adalah mencintai atau menyukai lawan jenisnya. Pengaruh (dari berbagai arah) selama masa bayi, anak-anak, dan remaja-lah yang kemudian memberi peluang tertanamnya bibit-bibit SSA dan membiarkan SSA itu tumbuh dan berkembang subur dalam diri seseorang.
Karena tidak mungkin untuk memberikan uraian lebih detail di sini, tanpa bermaksud menyederhanakan masalah, ada paling tidak tiga penyebab timbulnya homoseksualitas:
1. Karena pernah mengalami pelecehan (abuse) waktu kecil, kanak-kanak atau bahkan setelah masa remaja.
2. Karena pola asuh oleh orang tua yang tidak tepat
3. Karena faktor lingkungan lainnya (media massa, pergaulan, perlakuan orang lain terhadapnya, pendidikan, faham-faham tertentu, dll)
(CATATAN: kapan-kapan akan kita bahas tentang ketiga faktor ini lebih dalam).
Yang paling menonjol dari faktor-faktor tersebut adalah tidak terpenuhinya kebutuhan yang sangat krusial dalam perkembangan psikologis seorang anak, yakni ikatan emosiaonal antara anak dengan orang tua sesama gender (anak laki-laki dengan ayah, anak perempuan dengan ibu). Adanya jarak atau terlepasnya ikatan emosional (emotional detachment) antara anak dan ayah (atau dengan ibu, kalau anaknya perempuan) merupakan sesuatu yang hilang dalam perkembangan seorang anak. Karena kebutuhan emosional tersebut tidak terpenuhi (unmet) semasa kecil, terdapat semacam kekosongan dalam dirinya dan di masa remaja atau dewasa atau bahkan sepanjang hayatnya si anak akan berusaha memenuhinya. Kebutuhan akan hubungan emosional sesama lelaki (male bonding) tersebut semula tidak terkait dengan fisik atau seksual, tapi seiring berkembangnya hormon seseorang, maka ketika masuk masa pubertas, kehausan tersebut bergeser menjadi hal-hal seksual. Keinginan dekat dengan sesama lelaki bukan lagi HANYA emosional, tapi telah dicampuri dengan seksual. Hampir semua hal yang berbau lelaki akan menjadi sesuatu yang dapat membangkitkan hasrat seksualnya. Bagi seorang yang memiliki SSA, melihat lelaki lain yang memenuhi citra idealnya, merupakan suatu sensasi. Membaca nama seseorang yang dikaguminya (jangan lagi melihat wajahnya, apalagi lebih jauh dari itu), akan memberikan getaran yang sulit dimengerti orang-orang yang tidak mengalaminya. Membaca nama orang yang dikaguminya dalam deretan inbox email atau sms saja akan memberikan getaran yang (mungkin) melebihhi yang dialami seorang straight yang menerima kecupan dari kekasihnya.
Bagi mereka penganut teori bahwa homoseksualitas bukan sesuatu yang ditakdirkan, melainkan pengaruh dalam masa perkembangan, maka kecenderungan tersebut dianggap sebagai deviasi (penyimpangan) dan karenanya bisa diluruskan.
PANDANGAN AGAMA TERHADAP HOMOSEKSUALITAS
Karena saya seorang Muslim, tanpa mengurangi rasa hormat kepada non-Muslim, saya hanya akan mengutarakan apa yang saya pelajari dari agama Islam.
Di beberapa negara seperti AS dan UK, banyak organisasi yang mewadahi kaum GLBTQ Muslim (at least that’s what they call themselves). Mereka biasa berpartisipasi dalam gay pride parade dengan membawa plakat sebangsa, “We are gay and Muslim and proud.”
Dalam berargumen, mereka menekankan bahwa mereka ditakdirkan sebagai gay dan melawan kecenderungan tersebut merupakan “perlawanan” terhadap takdir. Mereka berdalih bahwa tidak ada ayat yang secara eksplisit melarang praktik homoseksual. Pendapat bahwa homoseksual adalah haraam karena penafsiran yang ada saat ini didominasi oleh “rezim hetero”. Adapun tentang kisah Nabi Luth mereka mengatakan bahwa yang diharamkan bukanlah perilaku homoseksual yang ‘consent’ (suka sama suka), diazabnya kaum Nabi Luth karena kejahatan-kejahatan lain yang dilakukan yaitu (terutama) perkosaan. Jadi selama perilaku homoseksual itu dilakukan atas dasar kasih sayang (tanpa paksaan) dan suka sama suka, bagi mereka, tidak diharamkan.
Nah, saat ini rupanya gejala tersebut bukan hanya muncul di AS atau UK (atau Eropa) saja, tapi sudah merambah ke mana-mana, termasuk ke Timur Tengah (terutama Lebanon) bahkan sampai ke Indonesia. Beberapa organisasi yang selama ini tidak diembeli label keagamaan, kini ada yang mencari pembenaran dari sisi agama.
Bagi kalangan mainstream Muslim, tentu apa yang mereka sampaikan hanyalah upaya justifikasi dari perilaku mereka. Kaum GLBTQ Muslim tersebut menilai mereka progresif dalam menafsirkan Al Quran, sementara sebagian besar yang lain menilainya sebagai upaya memelintir ayat untuk membenarkan perilaku mereka.
Dalam Al Quran sendiri ada belasan ayat yang mengecam perilaku homoseksual. Di antaranya:
An-Nisa 4:16
Al-A’raf 7:80
Al-Shu’ara 26: 166-170
Al-Naml 27:55-57.
Perlu ditekankan bahwa yang dikecam (dan dihukum) dalam Al-Quran adalah TINDAKAN atau AKSInya, bukan KECENDERUNGAN. Artinya memiliki kecenderungan terhadap sesama jenis (SSA) bukanlah suatu dosa. Mewujudkan kecenderungan atau dorongan tersebut dalam tindakan, itulah yang dinilai sebagai dosa besar.
Jadi sebagai apakah SSA tersebut?
Sebagaimana yang sudah disebut beberapa orang, tak lain adalah sebuah ujian. Di sinilah pentingnya penggunaan istilah. Seseorang yang diuji dengan SSA, tetapi karena berpedoman kepada Al Quran dan meyakini bahwa ajaran agama melarang perbuatan homoseksual, dia TIDAK serta merta menjadi GAY.
Bagi yang sadar bahwa SSA adalah sebuah ujian, ada perbedaan BESAR antara dua kalimat berikut:
a. “Saya seorang gay.”
b. “Saya memiliki ketertarikan terhadap sesama lelaki.”
Pada saat seseorang mengatakan “Saya gay”, maka dia memasukkan suatu konsep dalam dirinya. Konsep tentang gay ini juga tidak terlepas dari stereotype tentang gay. Dan seseorang cenderung untuk memenuhi predikat yang disematkan padanya (self-fulfilling prophecy). Dengan mengatakan diri sendiri “gay”, seseorang menafikan unsur-unsur lain dalam dirinya yang sebenarnya berkarakter “straight”. Jika kita yakin dengan kondisi fitrah kita saat lahir, seharusnya kualitas yang diperlukan bagi setiap lelaki telah ada dalam diri kita. Potensi itulah yang harus digali untuk menumbuhkan karakter laki-laki dari setiap orang yang memiliki SSA.
Dengan menyadari “Saya memiliki ketertarikan terhadap sesama lelaki tetapi saya bukan gay”, seseorang sebenarnya telah secara sadar menepis image atau stereotype gay bagi dirinya.
Dalam Islam, semata kecenderungan atau dorongan bukanlah dosa. Ada sebuah hadist yang diriwayatkan Bukhari/Muslim tentang seseorang yang berniat jelek tapi tidak melakukannya, Allah mencatatnya sebagai satu kebaikan. Lihatlah janji Allah dalam surat Al-Bayyinah (98:8) bagi mereka yang sanggup menahan hawa nafsu dan berusaha menjaga keimanan.
Supaya tidak terlalu berkepanjangan (inipun udah panjaaang, pasti udah banyak yang bete bacanya), saya ingin berpesan kepada beberapa pihak:
KEPADA PEMILIK BLOG:
Thanks sudah membuka topik ini. Ada yang mengatakan Anda zero-knowledge tentang hal ini. Tidak masalah. Anda telah memancing diskusi yang menurut saya diperlukan untuk memberi jawaban terutama kepada mereka yang sedang mencari-cari. Keep up the good work!
KEPADA MEREKA YANG ‘STRAIGHT’
Saya tidak ingin menyebut yang ‘straight’ sebagai ‘normal’, karena itu akan menjadi unfair karena konsekuensinya yang memiliki kecenderungan gay berarti abnormal.
Saya sangat menghargai mereka yang memandang kaum gay dengan “netral” tanpa menjadi judgemental. Saya himbau kepada mereka yang mencela apalagi sampai menghujat kaum gay untuk berfikir ulang.
Tahukah Anda jumlah orang yang memiliki kecenderungan ini?
Sebuah riset menyebut jumlahnya antara 5-10% dari seluruh populasi (OK, Ok, riset lain ada yang menyebut di bawah 5%). Mengagetkan? Tentu, karena sebagian besar dari yang 5-10% tersebut tidak menunjukkan ke-gay-annya (dengan berbagai alasan) sehingga tidak diketahui orang-orang sekitar, bahkan orang terdekat sekalipun. Pernahkah Anda berfikir bahwa orang terdekat Anda sebenarnya punya kecenderungan gay? Pernahkan terfikir bahwa tetangga Anda yang penolong itu, paman Anda tempat Anda curhat, adik yang Anda sayangi, kakak atau sepupu yang Anda hormati, sebenarnya gay? Pasti Anda akan menyebut bahwa saya mengada-ada kalau saya katakan bahwa bisa jadi ayah yang sangat Anda banggakan, atau suami (jika Anda wanita) yang begitu memanjakan Anda, sebenarnya punya kecenderungan gay? Percayalah, itu mungkin. Dan percayalah, orang-orang dengan kecenderungan gay ini (di Indonesia) lebih banyak yang menikah dan memiliki anak daripada yang melajang. (Karena tidak mungkin saya membuktikannya di sini, Anda sebaiknya percaya saja. Just believe me, I know what I’m talking about.)
Dan tahukah Anda apa yang menyuburkan ke-gay-an seseorang?
Salah satunya, adalah sikap homophobia dari mereka yang menyebut dirinya straight. Sindiran, celaan, hujatan, makian, penolakan, pengucilan, hanya akan membuat mereka semakin terikat dengan dunia mereka dan terpisah dari dunia ‘straight’ pada umumnya. Dan karena adanya rasa “terasing” itu, mereka semakin merasa kesepian. Di sinilah kondisi menjadi semakin memburuk, karena rasa kesepian semakin memperkuat ketertarikan dan keterikatan mereka kepada “kaum senasib”. Padahal yang diperlukan oleh mereka yang berusaha untuk menekan kecenderungan ini (if you know what I mean, ketertarikan itu tidak bisa dihilangkan, hanya dikendalikan) adalah bergaul secara sehat dengan sesama lelaki, terutama yang straight. Begitu mereka merasa menjadi bagian dari “lelaki biasa” mereka lebih bisa mengendalikan dirinya, menerima dirinya, dan menumbuhkan kualitas kelelakian dalam dirinya. Kalau mereka semakin tenggelam dalam dunia (yang Anda nilai) sesat karena sikap Anda kepada mereka, bukankah Anda pun punya andil dalam keterpurukan mereka? (Dengan segala hormat kepada mereka yang memiliki kecenderungan gay dan menganggap kecenderungan tersebut tidak perlu dilawan: saya menghargai sikap Anda, meski saya tidak menyetujuinya.)
So, please, fikir ulanglah next time Anda mengeluarkan hujatan.
KEPADA PARA ORANG TUA:
Jika di sini ada yang sudah memiliki anak (lelaki ataupun perempuan) saya ingin berpesan: syukurilah dan jagalah karunia Allah tersebut. Berhati-hatilah dengan cara Anda memperlakukan anak Anda. Sebagian besar orang yang ber-SSA disebabkan karena pola asuh dan pola didik yang salah oleh orang tua. Saya sempat berfikir bahwa para orang tua sekarang sudah lebih well-informed tentang bagaimana perkembangan psikologis seorang anak, sehingga seharusnya mereka lebih tahu bagaimana memperlakukan anaknya. Tapi melihat jumlah penyandang SSA dari kalangan usia muda semakin banyak belakangan ini, anggapan saya bahwa para orang tua sudah lebih tahu bagaimana mendidik anak, harus saya telan kembali.
Para ayah (juga berlaku bagi ibu, untuk anak perempuan), kapan Anda terakhir kali memeluk anak lelaki Anda? Atau tidak pernah? Berapa kalikah Anda menyuruh anak diam karena Anda kelelahan sehabis kerja? Apakah secara tidak sengaja Anda pernah menyakitinya? Pernahkan Anda melihat anak Anda merasa ragu atau takut untuk mendekati Anda? Pernahkah Anda merasakan ketidaknyamanan pada anak justru pada saat Anda ada di dekatnya? Pernahkan Anda tanpa sadar melakukan tindakan berbau “pelecehan” karena Anda menganggapnya sebagai suatu joke atau sekadar fun atau iseng?
Ayah, berhati-hatilah saat anak berusia 3-7 tahun. Jika pada masa itu Anda gagal membangun ikatan emosional dengan anak, Anda masih ada kesempatan untuk memperbaikinya di usia 8 hingga pertengahan belasan. Tapi jika kesempatan kedua itu Anda sia-siakan maka tanpa Anda sadari Anda telah menanamkan benih-benih homoseksual di diri anak Anda. Anda telah menorehkan luka yang dalam dalam diri anak Anda, sebuah luka yang akan dibawa dengan pedih oleh anak sepanjang hayat. Luka itu menyedot energi dan emosi anak, menempatkannya pada posisi tersudut, membuatnya selalu dahaga akan ikatan emosional dan kepercayaan diri dan untuk memenuhinya ia akan terus mencari sepanjang hidupnya. Pencarian itu bisa membawanya kepada kebaikan, tapi tak jarang justru menjerumuskannya di lembah nista.
Tidak penting apakah si anak menyadari “kesalahan” ayahnya itu, atau bahwa ia menyadari bahwa dirinya memiliki luka. Yang jelas karena kelalaian sang ayah luka itu tertoreh dan itu adalah luka yang lebar dan dalam. Tidak terlalu bermanfaat jika setelah dewasa sang anak mengkonfrontir ayahnya atas perlakuan terhadapnya semasa kecil atau remaja. Konfrontasi tidak akan menyembuhkan luka, apalagi biasanya sang ayah merasa “tidak berbuat salah”.
Oleh karena itu, para orang tua, cegahlah sebelum kesalahan itu Anda perbuat terhadap anak Anda. Anda tidak akan pernah bisa membayangkan bagaimana beratnya cobaan dan godaan yang dihadapi anak yang memiliki SSA. Orang bisa mengatakan bahwa tidak perlu pergi ke kutub untuk mengetahui gunung es. Tapi untuk SSA, itu tidak berlaku. Anda tidak akan pernah tahu bagaimana berat dan pedih rasanya memikul cobaan ini sampai Anda mengalaminya sendiri.
KEPADA MEREKA YANG PUNYA KECENDERUNGAN GAY
Terlepas dari bagaimana rasa ketertarikan ini muncul pada diri kita (kalau sampai di paragraf di atas belum jelas bagi Anda, yes, I also have SSA), yang lebih penting sesungguhnya bukan bagaimana kita memiliki SSA, tapi bagaimana SIKAP kita terhadap kecenderungan ini.
Kalau saya melakukan pendekatan agama dalam menulis ini, karena itulah yang bagi saya bisa memberikan solusi saat ini. Saya telah mencoba mengatasi permasalahan ini dengan mengkaji dari berbagai cara approach. Beberapa cara lain telah saya pelajari, tapi pada akhirnya agamalah yang bisa memberi jawaban.
Saya ingin menyampaikannya dalam beberapa poin:
a. Adalah HAK setiap orang untuk menentukan pilihan. Anda berhak untuk menentukan jalan hidup Anda. Menjadi gay atau tidak sepenuhnya pilihan Anda. Tapi setiap pilihan mengandung konsekuensi. Dan karena ketetapan tentang homoseksual telah ditetapkan dalam Alkitab, apapun asal-usul kecenderungan ini (karena pelecehan, karena salah asuh, karena salah gaul, atau bahkan jika Anda menganggap hal ini bawaan lahir) tanggung jawab dan konsekuensinya tetaplah sama. Saya ingin mengatakan, jika menentukan pilihan adalah HAK Anda, maka membuat pilihan yang BENAR adalah KEWAJIBAN (Making choices is a right, making the right choice is an obligation).
b. Masuk akal-kah jika Allah menciptakan kita sebagai gay, kemudian mengutuk kita for being gay? Kalau kita percaya dengan firman Allah, berarti kecenderungan ini bukanlah “pemberiannya” yang kemudian harus diikuti. Ini adalah ujian. Dan sebagaimana kita telah diajarkan, kita tidak akan diberi ujian yang melampaui kemampuan kita. Sekarang bahwa kita memiliki kecenderungan ini, sebenarnya kita “orang-orang terpilih”, yang sudah dibekali Allah dengan kemampuan mengendalikannya. Apakah kita mau menggunakan kemampuan mengendalikan itu atau tidak, berpulang kepada Anda.
c. Seorang ahli mengatakan, “Every homosexual is a latent heterosexual.” Jadi ada jiwa heteroseks dalam diri kita, dan itulah sebenarnya fitrah. Katakanlah kita punya dua serigala peliharaan, yang satu bersifat pemarah, sirik, munafik, pelit, pembohong, & dengki, sedangkan binatang yang satunya lagi bersifat ramah, soleh, penuh harapan, dermawan, empati, penyayang dan bahagia. Nah, manakah dari dua serigala itu yang akan menang? (Jika Anda serius untuk mengetahui jawabannya, silakan diskusi dengan saya melalui alif2hamzah@yahoo.com)
d. Kebutuhan yang harus kita penuhi adalah “rasa komplet” menjadi seorang lelaki untuk meraih keseimbangan dalam hidup. Rasa sebagai lelaki itulah yang kita dambakan sepanjang hidup. Jika kita berhubungan secara tidak sehat dengan sesama lelaki, kita tidak memenuhi kebutuhan itu, karena kita “melepaskan” karakter kelelakian kita kepada yang lain. Yang timbul justru rasa kekosongan yang lebih dalam dan keterlepasan kita kepada karakter kelelakian.
e. Silakan simak surat Al-Baqarah (2:216) “Boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu, padahal itu baik bagimu; dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.”
f. Banyak bukti yang menunjukkan bahwa kita bisa mengendalikan orientasi seksualitas kita. Dan ini adalah sesuatu yang harus di-manage. Hanya karena Anda menikah tidak berarti Anda telah mengatasi kecenderungan Anda terhadap sesama. Berapa banyak dari kita yang living double lives? Menikah dan sekaligus menjalani kehidupan sebagai gay di belakang istri? Menikah dan resolving SSA adalah dua hal yang berbeda dan dua-duanya harus dikelola secara benar.
g. Tanpa mengurangi pandangan saya terhadap perlunya upaya-upaya lain, jika kita memang berniat untuk meninggalkan kehidupan gay, hal paling pertama kita lakukan ialah memasrahkan diri kepada Allah. Pasrah dan ikhlas dalam arti yang sebenar-benarnya. Yakin bahwa Allah akan memberikan Anda hal terbaik dalam hidup Anda kini dan di akhirat kelak. Pasrah dan ikhlas di sini dalam arti Anda rela menerima cobaan ini dan rela untuk menjalani kehidupan sesuai dengan perintah-Nya. Anda berdamai dengan diri sendiri, tidak menyalahkan orang tua, orang yang pernah melecehkan Anda, menyalah diri sendiri, apalagi menyalahkan Tuhan. Terimalah semuanya sebagai garis hidup. Bahwa memang Anda harus menjalani cobaan ini dan yakinlah bahwa Allah akan menolong setiap langkah Anda, dan akan membalas segala upaya Anda untuk hidup di jalan-Nya.
h. Hidup ini adalah sebuah perjalanan. Tapi bukan perjalanan pergi, melainkan perjalanan kembali. Kembali kepada-Nya. Tentu, jalan yang kita tempuh bukan jalan tol yang mulus. Jalan kehidupan penuh liku, banyak tanjakan dan turunan, banyak lubang dan duri, ada halangan disetiap ruas. Tapi Allah telah memberi rambu-rambu. Jika pun Anda sempat salah belok, selalu terbuka untuk kembali ke jalan yang lurus. Ampunan Allah selalu terbuka. Rahmat Allah tak terkira luasnya. Berjalanlah padanya, maka Dia akan menyambutmu dengan berlari. Adalah tidak masuk akal sehat jika Anda menukar kebahagiaan abadi di akhirat dengan kenikmatan sesaat di dunia.
Waduhhhhh… kepanjangan nih…. Harus segera stop.
Maaf kalau ada kata-kata yang kurang berkenan…
Jika ingin berdiskusi lebih jauh, silakan hubungi saya di: alif2hamzah@yahoo.com
atau mari bergabung di forum berikut:
http://www.hijrah.uni.ccc
hijrah_euy-subscribe@yahoogroups.com
http://groups.yahoo.com/group/hijrah_euy/
Agustus 24th, 2008 at 01:57
48b05d6542…
48b05d6542…
Agustus 24th, 2008 at 10:40
HOREEE…
INDONESIA BEBAS DARI KAUM HOMO
SENENG DECH
SATU ROBOT GEDEK AJA BIKIN GEMPAR
GIMANA KALO BANYAK….
WAAAUW…NGERIIIIIII
Agustus 24th, 2008 at 13:54
alif ::: tulisan yang sangat bagus bro..,begitu memberi penjelasan tanpa menghakimi sebelah pihak saja…,teruskan aspirasimu…
Agustus 24th, 2008 at 15:42
Iseng2 aku buka website http://www.manjam.com. Busyet deh… banyak banget… N yg bikin lebih kaget… ada beberapa yg saya kenal. Asli, gak nyangka kalo mereka itu homo… Pdhl ada yg sudah menikah.
Agustus 25th, 2008 at 09:13
Emang siapa yang mo punya kecendrungan kayak gene? woy, lw yang pada cuma bisa ngutuk gw sumpahin bakal ngerasain sakitnya punya kecendrungan kayak gene, atau mungkin anak loe!!
gw bangga jadi kaum homo, buktinya banyak cowok2 ganteng ternyata malah homo.. I’m sorry girls..
Agustus 25th, 2008 at 15:50
Untuk HELDA sang pemilik blog
Kok topik ini tidak muncul lagi di list artikel di halaman muka?
Jadinya orang agak susah masuknya
Dan jadinya jarang yang komen….
Sayang.
Agustus 25th, 2008 at 16:41
@Peduli
Sangat disayangkan, ini dikarenakan posting-an ini sudah lama, jadi mau tak mau harus tergeser oleh posting-an2 baru..
Begitu ceritanya..
Agustus 25th, 2008 at 16:44
Hellda, kan bisa kamu arrange dengan mengubah setting agar topik ini tampil di halaman muka.
Tapi kalau memang kamu gak berniat “menghidupkan”nya, ya…. apa boleh buat
Agustus 25th, 2008 at 17:17
Saya tdk tahu caranya apalagi di Blogdetik ini..
Lagipula, biarkanlah tulisan yg lain jg mendapat kesempatan…
Oke..
Kalau kamu berkenan, saya senang jika kamu mau menyususri blog saya ini.
Tengkyu atas atensinya..
Agustus 26th, 2008 at 10:16
JONATHAN…LOE GIMANA SIH…DAH KESAKITAN KOK MALAH BANGGA…
LOE HARUSNYA ISTIGFAR DEH…
LOE ITU PUNYA PENYAKIT..
LOE SENDIRI NGAKUIN TAK INGIN PUNYA KECENDRUNGAN SEPERTI ITU ? BEGITU PULA ORANG LAIN…
HARUSNYA KAN ELO BERTERIMAKASIH..DIBANTUIN UNTUK IKUT “BERPERANG” SAMA PENYAKITNYA..
DAN ITU DAH KEWAJIBAN KAMI UNTUK “NGUTUK” PENYAKITNYA ELO.
MASA KITA DIAM AJA LHA WONG ADA BAHAYA MENGANCAM KOK..
YA HARUS TERIAK-TERIAK…
SEGALA YANG KAMI SAMPAIKAN INI BUKAN MAKSUD KAMI NGUTUK DIRI ELO..TAPI PENYAKIT YANG ADA PADA ELO
YA..MOHON MAAF AJA KALO BAHASA YG KAMI GUNAKAN MACEM-MACEM DAN MUNGKIN AGAK NYAKITIN ATI.
TAPI ITU SEMUA DEMI KEBAIKAN LOE-LOE JUGA.
Agustus 26th, 2008 at 10:26
LOE JANGAN EGOIS DECH..CUMAN PENGIN NGUMBAR NEPSU AJA
LOE PIKIRIN APA JADINYA DUNIA INI KALO SEMUA PADA HOMO..
TERUS..
JANGAN CUMAN NUTUP MATA…
GUE YAKIN HOMO TIDAK AKAN BERKEMBANG LAMA-LAMA
MESKIPUN PADA BERJUANG UNTUK HIDUP ATO DIAKUIN
SEBAB MANUSIA AKAN TERUS BERKEMBANG
ITU MENUNJUKKAN MANUSIANNYA BUKAN KAUM HOMO
ATO
SEANDAINYA HOMO TETAP BERKEMBANG
ANE YAKIN KLIMAKSNYA PALING KAYA KAUM SODOM
TUHAN SENDIRI YANG AKAN TURUN TANGAN…
OLEH KARENA ITU..
MOHON MAAF YE KALO BAHASA GUE KURANG PAS TAPI MAKSUD GUE BAIK KOK
LOE-LOE PADE CEPETAN BERUBAH DAH…
JALANI AJA HIDUP NORMAL
KALO MASIH BLM BISA YA JANGAN BANGGA-BANGGA GITU
APALAGI MALAH NGAJAK-NGAJAK YANG LAIN
LOE DIAM AJA ..SAMBIL BANYAK BERDOA.. YA…
MOGA CEPAT SEMBUH DEH
Agustus 26th, 2008 at 10:59
eh tahu lagu marsnya kaum homo gak?
ni dia: terlalu sadis caramu……..semoga Tuhan membalas semua yang terjadi kepadaku suatu saat nanti.lagunya Afghan tuch… sakit.hwakakakak.. tapi gue cewek normal loh.
Agustus 26th, 2008 at 11:15
buat kaum homo….TABAHKAN HATIMU….
Agustus 26th, 2008 at 11:16
BUAT MBAK HELDA
GUE PUNYA USUL NIH…
BIKIN SATU TOPIK MENARIK LAGI YA !
JUDUL
” MENANGGULANGI PENYAKIT HOMOSEKSUALITAS ”
SUPAYA KITA TAHU SOLUSI NYA
TRIMS
Agustus 26th, 2008 at 21:11
:> SWEETY,
Mungkin benar bahwa “maksud kamu baik”.
Tapi percayalah, dengan caramu menyampaikan pendapat seperti itu “kaum kami” bukannya justru tergugah dengan kepedulian dan himbauanmu, tapi justru semakin merasa bahwa orang-orang straight memang tidak bisa mengerti kondisi kami.
Saya tidak membela kaum gay. Saya memiliki kecenderungan/ketertarikan kepada sesama tetapi berusaha keras seumur hidup untuk tidak pernah melakukan aktivitas homoseksual. (Untuk jelasnya silakan baca comment saya yang panjang lebar di atas).
Yang diperlukan oleh orang-orang yang memiliki kecenderungan homoseksual bukanlah celaan dan hujatan. Hal-hal demikianlah yang justru semakin menjauhkan mereka dari kehidupan “normal”, karena mereka akan semakin merasa “tidak diterima” dan asyik dengan komunitas sendiri. Kalau kamu memang tulus ingin membantu, cobalah dengan memahami bagaimana beratnya penderitaan mereka. Kamu tidak akan merasakan sepenuhnya bagaimana tersiksanya bathin mereka, tapi paling tidak kamu tidak akan membuat beban mereka lebih berat dengan komentarmu yang katanya “bertujuan baik” tapi menyakitkan. Sayang kan, niat baik diterima sebaliknya hanya karena cara yang kurang tepat.
Dan please, hindarilah menggunakan huruf kapital semua kecuali kamu memang bermaksud untuk menyampaikan apa yang kamu sampaikan dengan BERTERIAK-TERIAK (!!).
Terima kasih
Agustus 27th, 2008 at 10:52
saya lesbian, dan saya pikir, menjudge orang lain tidak membuat diri kita lebih baik daripada orang lain.
biarlah kalaupun berdosa, itu menjadi urusan orang2 dengan orientasi seksual yang berbeda dari heteroseksual. saya percaya agama tidak pernah salah, mungkin tafsir yang harus dikritisi. agama tidak akan berbunyi tidak dibunyikan, dan bagaimana agama tersebut dibunyikan tergantung perspektif orang tersebut.
saya yakin agama (apapun itu) mengajarkan cinta kasih juga pluralisme, bukan hujat menghujat. jadi jika dipadang dari agama, apakah kita lebih baik daripada orang lain jika kita hanya bisa menghujat orang lain?
Agustus 27th, 2008 at 15:07
buat mbak mahda saya salut dengan anda yang berani mengakui tentang kelainan orientasi seks anda.. memang benar agama mengajarkan cinta ksih,pluralisme dsb.tapi agama juga tidak mengajarkan percintaan sesama jenis homo ataupun lesbi. disini kita juga tidak bermaksud menghujat hanya mengingatkan saja.. cuman penyampaianya saja yang keliru.. itupun juga kalo yang diingatkan mau merubah sikap dan menjalani hidup normal.
Agustus 28th, 2008 at 08:33
MESKIPUN GW MENGERTI BGM PERASAAN KALIAN,
DAN BAHKAN SEANDAINYA GW SENDIRI YANG NGALAMIN KAYA KALIAN
GUE TDK AKAN MENGATAKAN KEPADA ORANG LAIN ” TOLONG BERILAH KAMI TOLERANSI”
GUE TDK AKAN MBELA-MBELA, BAHKAN GUE JUGA AKAN NGUTUK SIFAT GUE SENDIRI KALO GUE TAU ITU SALAH
GUE BERHARAP SIKAP KERAS ORANG LAIN AKAN MEMADAMKAN KOBARAN SYAHWAT YANG MEMBARA DALAM JIWA.
BIARLAH GUE MATI KARENA KESAKITAN NAHAN NAPSU
DARIPADA GUE DIKATAKAN HOMO.
Agustus 28th, 2008 at 11:49
Untuk SWEETY:
Ini pesan terakhir saya untuk Anda:
Berdoalah semoga tidak ada orang dekat Anda yang menerima cobaan seperti ini. Karena kalau itu terjadi, akan menjadi malapetaka besar; bukan buat Anda, tapi buat orang tersebut.
Mengapa demikian?
Karena rupanya Anda orang yang hanya bisa bicara, tapi tidak bisa mendengarkan. Anda mengataan “mengerti perasaan kalian” tapi apa yang Anda sampaikan menunjukkan Anda sama sekali tidak mengerti.
Mengapa saya bilang ini pesan terakhir untuk Anda?
Karena saya baru sadar bahwa memberi komentar buat Anda adalah pekerjaan sia-sia belaka. Bahkan untuk memijit tombol CAPS LOCK saja Anda tidak mampu, bagaimana menerima masukan yang “sedikit lebih rumit” dari itu?
Sekali lagi, banyak2lah berdoa.
Salam
Alif
Agustus 28th, 2008 at 13:28
Hahahaha.. Coba de liat link nya.. Menurut saya Sweety dan orang2 seperti dia tak pernah mengerti dan tak akan pernah bisa mengerti..
Kenapa sih harus menunjuk orang lain? Toh semua manusia tidak ada yang sempurna!
“Adalah orang yang dengan innocent nya menyertakan ayat yang mengatakan bahwa homoseksual adalah dosa, LOH??? Kok tidak menyertakan ayat lain dimana ANDA sendirilah yang dituding pada ayat tersebut?! Ayat kitab suci itu BERIBU, klo Anda memberikan SATU yang mengatakan homosekual dosa, mungkin Anda memiliki BERATUS ayat yang menuding pada diri Anda itu berdosa, mengapa memulai menunjuk orang lain? Tunjuklah diri sendiri!”
Have you Ever Been Homosexual?
Agustus 28th, 2008 at 16:25
kalo saya flash back komentnya mbk sweety emang rada kebangetan juga sich… inget mbk kita tu perempuan, bakal jadi calon ibu.
bagaimana kalo anak mbk besok punya orientasi seks yg menyimpang??? saya gak ngedoain cuman ngingetin aja.
Agustus 28th, 2008 at 19:49
Berjuang disini banyak maksud na… dan kita harus bisa menerangkan apa dan bagaimana,
T`rus terang aja aku merasa iba dan gak tau harus gmana jika melihat mereka, mungkin mbak helda yang cantik blom
pernah bergabung dengan mereka dan melihat langsung gmana kehidupan mereka,
Berjuang banyak sekali yg mereka perjuang kan termasuk dalam menghadapi hidup yang sekarang ini dengan ekonomi yg pas pas-an,
so,,,,,, kita harus kasih jalan ma mereka gmana dan kasih solusinya,
thkx……
by>> bolaNG
Agustus 29th, 2008 at 06:42
NIRVANA WORDS OF GOD FULL OF EVIL MAKHLK
I PRAY THE HEARING GOD ALEEM MUJIBUR PRAYING FOR SAFETY AND THE RESPONDENT WELLNESS
Agustus 29th, 2008 at 06:52
TERIMA KASIH TELAH MENGINGATKAN
AKU BERDOA SEMOGA TERHINDAR DARI SEGALA KEJELEKAN YANG ADA DI ALAM INI
BEGITU PULA SEMOGA AKU; KELUARGAKU, TETANGGAKU, ORANG-ORANG DEKATKU, ORANG-ORANG YANG PERNAH BERINTERAKSI DENGAN KU, SELURUH WARGA KAMPUNGKU, SELURUH WARGA KOTAKU, SELURUH WARGA DI NEGARAKU, SELURUH MANUSIA DI DUNIA INI TERHINDAR DARI SIFAT-SIFAT BURUK TERMASUK SIFAT INI.
Agustus 29th, 2008 at 10:41
bwt mn sweety:AAAAMMMMIIIIIIIIIIINNNNNNNNNNNNN
Agustus 29th, 2008 at 10:42
nobody’s perfect in the world…
Agustus 29th, 2008 at 22:05
hmmm senengnya ada banyak kawan-kawan homoseksual yang merespon…
memang sudah saatnya bersuara..
gw seorang gay, dan gw bangga dengan gay dalam diri gw.
gw menjadi gay tanpa gw menyakiti orang lain, mengganggu orang lain.
perspektiv agama memang selalu memojokkan kami kaum homoseks , tapi aku ga takut kalau yang berbicara itu manusia.. apa kuatnya manusia?
bukan maksud hati meragukan ayat2 yang ada dalam kitab, tapi beberapa keraguan terjadi dalam penafsiran mungkin.
heteroseksis… itulah penafsiran yang ada
gw yakin semua firman tuhan itu asli, tapi bagaimana dengan manusia yang menafsirkannya?
ada satu hal yang makin membuat gw berpikir. adam dan hawa adalah dua orang pertama di muka bumi ini … kita sebagai manusia mempunyai nama pemberian dari orang tua kita atau siapapun orang yang lebih tua dari kita, so siapa yang kasih nama buat adam dan hawa? apakah bisa anak cucunya yang kasih nama ke mereka?
banyak keanehan yang mungkin simpel artinya tapi menarik buat dipikirkan….
so gimana ya kehidupan seks manusia purba? so adam dan hawa sebagai manusia pertama dimuka bumi ini bentuknya seperti apa?
apakah kalian yang menghujat dan mencela itu sudah berpikir sejauh itu? apakah kita harus terus tetap berada di satu titik yang masih bisa dikembangkan sebenernya?
gw juga walaupun gay, alhamdulillah gw dipercaya warga sekitar sebagai guru ngaji anak2, dan warga sekitar tau siapa gw karena gw hidup bareng ama cowok gw. dan alhamdulillah juga ga ada satupun dari orang tua anak2 yang ngaji ama gw curiga ama gw dan cowok gw tentang keselamatan anaknya..
waktu ada pengajian ibu2 di sekitar rumah gw, alhamdulillah mereka percaya ama gw untuk mimpin pengajian tersebut, dan mereka bisa menerim… karena mereka yakin kalau pahala yang paling di terima allah itu buka dari orientasi seks kita, tapi dari ketaqwaan yang ada dalam diri kita..
so buat kalian yang merasa dirinya lesbian, gay, bisex atau waria sekalipun, ga usah dengerin apa kata orang… yakinlah dengan apa yang kalian yakini. tunjukkan nilai2 positif yang ada dalam diri kita yang berbeda orientasi seks dengan mereka yang merasa straight.
percaya lah Tuhan ga buta, dan Tuhan lebih bisa menilai seseorang .. tetaplah kalian jalankan ibadah sesuai keyakinan kalian.
buat ajie … gw dukung semua statement loe. orang2 kaya loe yang berani menerikkan dengan lantang tentang hak homoseksual dan orientasi seks loe, adalah orang yang lebih berarti dibanding orang yang teriak2 atas nama agama tapi dalam kehidupannya hanyalah seorang munafik di mata tuhan..
buat mahda.. kayaknya dah ga asing lagi deh namanya… gw salut ama loe yang masih muda dan berani. restu nyokap loe adalah segalanya..
buat penulis blog.. yah gw salut atas keberanian loe mengungkap semua fakta dan realita dalam hidup ini, tapi sayang loe hanya berani koment diawal tanpa loe memperkuat argument2 loe. disini terlihat banget ( bukan maksud menuduh ) loe pun lagi tahap pencarian siapa diri loe sebenrnya… hanya loe mengkamuflasekan semua dengan pertanyaan untuk melihat pandangan2 orang… semoga loe lebih bisa kuat dalam menilai sesuatu..
-akbar-
Agustus 30th, 2008 at 00:46
dear akbar,
jika anda memang seorang guru ngaji, saya tentunya tidak akan mengajari anda bagaimana cara mengkaji dalil2 agama dengan baik. pemilihan kata yang anda lakukan menunjukkan bahwa anda bukan orang baru dalam dunia gay (jarang orang gay awam menggunakan kata “heteroseksis,” kecuali kalau sudah aktif di organisasi gay, meski hanya sebagai simpatisan saja). Selain “heteroseksis,” juga mengenai keraguan penafsiran yang sering diungkap kaum liberal. o tentu, saya percaya bahwa ada banyak cara menafsirkan ayat, namun ketika kita sudah punya jawaban sebelum menafsirkan ayat, kemudian kita melakukan penafsiran atas ayat itu agar berbelok mendekati kepentingan nafsu kita, saat itu kita mesti curiga pada diri kita, jangan2 kita bukan hanya tidak takut pada manusia…
ya, semua orang wajib beribadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya. ibadah tentunya bukan hanya berdoa di tempat ibadah, tapi juga semua aktivitas yang kita lakukan, termasuk di antaranya adalah menjauhi larangan-Nya, dimana hal ini membawa kita kembali ke paragraf pertama: Bagamana cara anda memastikan bahwa tafsiran anda yang menyimpang 180 derajat dari mainstream itulah yang benar?
sudahlah, tidak usah bawa2 nama tuhan jika sebenarnya anda tidak meyakininya. anda bukan guru ngaji pertama yang perilaku dan pandangannya mengencingi alquran. di kota saya banyak yang seperti anda, jadi jangan pikir bahwa dengan tidak menyakiti orang lain (dimana ini adalah prinsip hukum positif, bukan hukum agama) lantas tuhan oke-oke saja. saya malah mendapat gambaran orang macam apa anda, karena yang pertama anda menyebut2kan prestasi anda dalam keagamaan padahal perilaku anda sebaliknya. apa anda berharap upah dari kami, sesama manusia, dan membuang upah dari Allah? yang kedua, anda menulis “orang2 kaya loe yang berani meneriakkan dengan lantang tentang hak homoseksual dan orientasi seks loe, adalah orang yang lebih berarti dibanding orang yang teriak2 atas nama agama tapi dalam kehidupannya hanyalah seorang munafik di mata tuhan.” dengan kata lain, anda menganggap bahwa orang yang memelintir tafsir ayat dan menjungkirbalikkan norma masyarakat adalah lebih baik daripada orang yang memerangi homoseksualitas dalam batinnya. anda mengatai mereka munafik, hanya karena mereka menyembunyikan perang batinnya. anda mengejek mujahid sebagai munafik, padahal anak2 sd sudah hafal bahwa definisi munafik adalah orang yang hatinya condong kepada nafsunya meski mulutnya mungkin membanggakan kegiatan agamanya di kampung. bagaimana mungkin orang yang diam2 mengekang homoseksualitasnya dan menganjurkan orang lain berbuat yang sama demi mendapat ridho allah adalah orang munafik, dan orang yang mengkentuti ayat alquran dan menganjurkan orang lain menutup kupingnya dari peringatan Allah adalah orang beriman? ingat quran, munafik itu berciri menutup kuping terhadap peringatan seperti orang menutup kuping keitka melihat petir. menuduh2 helda sebagai bagian dari komunitas gay tanpa bukti nyata, membuktikan bahwa gaydar hanyalah nama keren dari suuzhon, penyakit hati yang banyak menjangkiti kaum gay.
warga di sekitar anda tidak menunjukkan ketidaksukaannya kepada anda bukan karena mendukung perilaku anda, namun karena umat sekarang tidak terlatih untuk melakukan nahi munkar kepada orang yang berada di zona abu2, yaitu melakukan kebaikan sebagai “tebusan” perilaku seksual anda. saya hafal taktik itu, “tunjukkan pada masyarakat bahwa kita berprestasi dan punya posisi, maka mereka akan segan melarang perilaku kita.” anda hanya peduli pada anggapan masyarakat, tapi tidak peduli pada anggapan tuhan.
apa saya orang yang paling pintar meramu pikiran, paling benar dalam berkata, paling sempurna dalam berjihad nafsu? bukan. saya bukan nabi, kiai, atau ustadz. saya hanyalah lelaki biasa dari ujung kota. kalau didengarkan ya syukur, nggak ya nggak apa2, namanya juga usaha.
Agustus 30th, 2008 at 09:47
Manusia walau tidak pernah sama sekali membaca kitab manapun, pasti ada tertanam suatu norma dlm dirinya atau dpt dikatakan hati nurani. Jika sudah pernah membaca kitab, itu akan lebih bagus!
Jika sudah tahu, yg dilakukan adalah melakukan hal yg terbaik di hadapan Tuhan.
Jika dia bukan gay tapi adalah seorang koruptor, dia telah melanggar larangan-Nya, bagaimana dg sebaliknya?
Janganlah kita mengencerkan perintah yg ada.
Jika seseorang mempercayai apa yg dikatakan kitab (saya mengutip kata-kata dr Alkitab), bukankah maksud-tujuan Allah terhadap bumi ini agar dipenuhi? (Kej 1:27,28)
GBUs…
Do da bez!
Agustus 31st, 2008 at 19:19
Setuju sepenuhnya dengan Cassandros.
Akbar barangkali perlu diingatkan bagaimana ancaman Allah terhadap orang-orang yang menafsirkan ayat-ayat Al Quran sesuai dengan keinginan nafsunya.
Saya pribadi masih lebih menghargai orang yang menjalankan aktivitas homoseksual namun pada saat yang sama menyadari bahwa hal tersebut dilarang agama dan berusaha untuk melepaskannya, daripada orang yang memiliki aktivitas homoseksual dan mencari pembenaran dari agama dengan cara men-twist ayat.
Bukan berarti saya menyetujui perilaku orang2 dari kelompok pertama. Tidak. Karena yang paling baik tentu saja yang sama sekali tidak menjalani kehidupan yang memang jelas2 dilarang. Tapi paling tidak mereka tidak memutarbalikkan ayat dan menafsirkannya sebagai justifikasi tindakan mereka. Sebagai analogi, berbeda hukumnya bagi orang yang minum khamar tapi menyadari bahwa dia melakukan kesalahan dengan orang yang meminum khamar dan menganggap bahwa itu dibenarkan agama.
Sayangnya, sekarang ini semakin banyak upaya-upaya untuk menyuarakan “pembenaran” itu. Yang paling rentan adalah para remaja dengan permasalahan kecenderungan homoseksual yang masih awam pemahaman agamanya yang bisa saja menelan mentah-mentah tafsiran yang membenarkan perilaku gay tersebut.
Harus ada orang-orang yang menyuarakan apa yang haq, agar orang-orang yang masih dalam pencarian tidak terbelokkan dari awal.
Saya mengundang Anda semua untuk diskusi tentang hal ini di blog yang baru dibuat khusus untuk membicarakan masalah HOMOSEKSUALITAS dan KEYAKINAN di http://alif2hamzah.blogdetik.com
Terima kasih
Agustus 31st, 2008 at 23:27
apakah ada kata2 gw yang memutar balikkan ajaran agama?
semua kata2 gw diatas hanyalah bertujuan agar orang2 ga ada lagi yang menghujat atau mencela kehidupan homoseksual.
prestasi gw sebagai trik? loe salah besar …
jauh hari sebelum warga mengetahui identitas gw sebagai homoseks, mungkin gw sama kaya gay2 lain yang cuma bisa diam atas semua yang gw rasa. pengakuan atas diri gw yang seorang gay itu timbul karena desakan dari seorang perempuan yang meminta gw untuk menikahinya. daripada gw tersiksa dan akhirnya menyiksa itu perempuan nantinya , akhirnya gw memilih untuk buka suara kalau gw gay. awalnya masyarakat juga meragukan pernyataan gw, dan ga sedikit malah yang caci maki hidup gw dan keluarga gw. dengan ilmu agama gw yang masih sedikit, gw cuma bisa sabar menghadapi itu semua. gw tetep menjalankan kehidupan homoseks gw secara normal dengan juga mengikuti aturan2 di masyarakat. dan syukur alhamdullillah masyarakat ahirnya mengerti. so bukan trik tuh, tapi smeua gw jalanin dengan sabar walaupun perlu waktu lama.
buat gw ga perlu lah gw memutar balikkan agama, walaupun gw sendiri masih ragu atas semua penafsiran yang ada.
kenapa gw bilang orang2 homoseksual lebih baik ketimbang mereka yang memerangi homoseksual secara lantang tapi tidak mengaca akan perbuatannya sendiri. lihat saja semua contoh diatas yang menghujat dan mencaci. mereka bawa2 agama. sejak kapan agama diajarkan untuk mencela dan menghujat walaupun seseorang itu salah?
sangat munafik..
contoh nyata lagi … liat lah kelakuan ormas islam sekarang ini. apa itu mencerminkan sebuah agama islam yang terkenal dengan islah dalam menjawab semua permasalahan..
kalian hanya melihat ayat2 yang selalu menyudutkan homoseksualitas, pernahkah kalian melihat diri kalian dari ribuan ayat yang ada?
kalian selalu memandang kalau orang2 homoseksual jauh dari agama… apakah yang heteroseksual dekat dengan agama?apakah itu bukan suudzon namanya?dengan kalian menyuruh orang2 homoseksual untuk tobat atau kembali ke jalan tuhan, apakah kalian sudah merasa diri kalian bersih dari dosa?
dari semua itu cuma ada satu pesan yang terlintas… jangan pernah melihat kesalahan orang lain selagi kalian belum sepenuhnya dekat dengan tuhan kalian.. intropeksilah…
kalau memang kalian mau, jangan berdebat dengan bawa agama. anggaplah semua yang gw bilang diatas dan sebelumnya adalah bentuk dari kemarahan gw karena kalian mencampuri urusan pribadi manusia dengan agamanya.
kalian hanya bisa mengintervensi seseorang melalui agama…
buat alif, ada kaitannya kah homoseksualitas dengan keyakinan? apakah seorang yang homoseks ga boleh meyakini sesuatu atau suatu agama?apakah keyakinan akan agama bagi seseorang yang homoseksual adalah meragukan?
pertanyaan gw kenapa orang selalu usil menilai agama orang lain atas dasar sesuatu yang dia lakukan?apakah semua yang kalian nasehatin dan berian masukkan ke orang lain itu bisa kalian pertanggung jawabkan?
walaupun gw seorang guru ngaji, bukan denga itu gw bangga dengan prestasi gw… tapi gw bangga menjalani apa yang terbaik buat diri gw tanpa membuat orang lain terluka atas apa yang gw lakukan..
buat helda .. bisa loe kemukakan arti bukankah maksud-tujuan Allah terhadap bumi ini agar dipenuhi? (Kej 1:27,28)
bukankah allah menciptakan perbedaan untuk dihargai ? bukankah perbedaan2 itu yang akan memenuhi bumi ini?
-akbar-
September 1st, 2008 at 12:25
Di sini orangnya pada bego semua apa, makanya baca-baca….banyaklah membaca…
Bacalah….
Dari bukti-bukti ilmiah pun sebenarnya :
“Dan satu yang perlu diingat menjadi homoseksual adalah suatu PILIHAN bukanlah suatu TAKDIR,
Kecenderungan besar manusia untuk kembali ke kehidupan normal adalah kekuatan terpenting untuk sembuh dan keluar dari jurang tersebut”
Jadi orang bego aja, yang bilang jadi homo itu adalah TAKDIR, lu bego apa napa…..
Lebih Lengkap lihat di artikelnya :
http://www.chem-is-try.org/?sect=artikel&ext=120
Janganlah memperdebatkan ayat-ayat agama dengan tanpa bukti-bukti ilmiah. Okey
September 1st, 2008 at 12:41
dear akbar,
celaan itu ada dalam alquran, yaitu terhadap laki-2 yang mendatangi sesama laki-2 untuk memuaskan nafsunya. jadi, tidak mungkin anda membela kaum gay atas perilakunya tanpa menentang alquran. celaan (nahi munkar bil lisan) adalah ekspresi tidak mendukung kita terhadap perilaku tersebut, selagi kita belum memiliki kekuasaan untuk meluruskannya (dengan tangan). kalaupun ada banyak celaan yang keterlaluan, maka anda bisa salahkan caranya, tapi bukan poinnya. misalnya begini, seandainya perilaku anda dicela dengan sopan dan baik2 sebagaimana yang dilakukan oleh harun dan musa as kepada firaun, apakah anda mau mematuhi?
saya harus akui bahwa masih banyak elemen2 islam yang menggunakan ‘tangan’ pada saat mereka sebenarnya tidak memilikinya (kekuasaan). namun meski caranya salah, tidak berarti tujuan yang ingin dicapai juga salah. jadi, jangan dicampuradukkan. pembelokan satu topik keluar dari konteksnya menuju ke bahasan aktivitas fpi, bom bali, serta penutupan tempat hiburan selama ramadhan itu modus operandi para musuh islam, anda bisa amati di komentar2 seperti itu di blog2 lain atau di yahoo answers.
soal pahala, memang bukan berasal dari orientasi seksual, tapi dari perilaku seksual. nah, bagaimana dengan perilaku seksual anda, apakah di antaranya yang bertentangan dengan quran dan hadis? barangkali anda pernah mendatangi laki2 untuk memuaskan nafsu anda (dengan atau tanpa cinta)?
ini anjuran anda, ‘kan?
“tunjukkan nilai2 positif yang ada dalam diri kita yang berbeda orientasi seks dengan mereka yang merasa straight.”
dan bukankah ini adalah realisasi anjuran anda dalam kehidupan anda?
“gw dipercaya warga sekitar sebagai guru ngaji anak2″ dan “mereka percaya ama gw untuk mimpin pengajian tersebut”
saya pernah konsul ke GN, dan percaya atau tidak, resep “menunjukkan nilai2 positif yang ada dalam diri kita” (termasuk di antaranya adalah prestasi) itu sudah pakem bagi mereka yang ingin diterima di masyarakat. anda mungkin tidak merencanakannya secara sengaja untuk menggiring masyarakat, tapi toh faktanya anda telah menggunakan pencapaian anda ini sebagai bukti bahwa orang berperilaku homoseksual pun masih bisa dipercaya oleh masyarakat dalam kegiatan agama, minimal di hadapan para komentator blog ini. pernahkah anda memberikan arahan atau pengajaran pada jamaah anda, bahwa perilaku yang anda lakukan ini tidak ada bedanya dengan kaum luth as, yaitu mendatangi sesama laki2 untuk melampiaskan nafsu, dan meminta mereka untuk tidak membenarkan apalagi meniru anda? tentu saya akui anda bukan munafik, tapi sebagai mujahir, orang yang bermaksiat terang2an, sehingga orang yang menyaksikan anda beresiko tergiring untuk mengikuti sikap anda. itulah sebabnya saya lebih menghargai (meski tidak membenarkan) orang yang bermaksiat sembunyi2, karena mereka hanya akan menjerumuskan diri mereka sendiri. jadi, ini saatnya anda menelan sendiri tuduhan anda: sebelum anda menuduh orang lain sebagai munafik, apakah anda pernah bercermin dengan sekian banyak ayat yang menjelaskan kemunafikan?
anda menulis demikian:
“kalian hanya melihat ayat2 yang selalu menyudutkan homoseksualitas, pernahkah kalian melihat diri kalian dari ribuan ayat yang ada?”
ok, kalau saya jawab, “sudah pernah!” bolehkah sekarang saya menyudutkan pelaku perilaku homoseksual? jika kita melihat perilaku buruk orang lain, tidak bolehkah kita saling mengingatkan? anda sendiri juga belum tentu lebih baik dari para pencela di blog ini, kenapa malah mencela mereka?
anda juga menulis:
“kalian selalu memandang kalau orang2 homoseksual jauh dari agama… apakah yang heteroseksual dekat dengan agama?”
baik. apakah anda juga mau bilang bahwa salah jika kita mengira bahwa semua koruptor, pembunuh, pemakai narkoba, pengedar xtc, pezina, dll itu jauh dari agama? saya percaya bahwa di lingkungannya, mereka itu figur orang tua yang baik, suami/istri yang penyayang, bahkan tokoh yang aktif di kegiatan di kampungnya. lalu, anda mau agar kebaikan2 itu jadi tebusan atas perilaku mereka? yah, kalau gitu kita balik lagi ke kesombongan anda yang dipercaya ibu2 dan mengajar ngaji anak2 di kampung anda, donk. maksud saya, penilaian apakah seseorang itu mematuhi agamanya atau tidak seringkali bukanlah total amal saleh dan maksiatnya, namun satu perilaku yang nampak dominan di mata penilainya. dalam hal ini, yang dinilai dari seorang pelaku homoseksual adalah perilakunya dan kerelaannya atas perilaku itu. masih bisa diterima jika ada orang yang terpaksa melanggar larangan agama karena terpaksa, misalnya demi menyambung hidup, namun jika ia rela dengan perilaku itu, masa tidak bisa dikatakan bahwa imannya telah tergerus oleh nafsu?
sudahlah, gak usah pakai membanding2kan perilaku buruk kaum heteroseks dengan perilaku baik kaum homoseks, itu hanya mempan buat mbohongi anak kecil. yang bener adalah patuh pada segala perintah Tuhan dan menjauhi segala larangan-Nya, gak usah pakai perkecualian perilaku seksual segala.
ini lagi:
“dengan kalian menyuruh orang2 homoseksual untuk tobat atau kembali ke jalan tuhan, apakah kalian sudah merasa diri kalian bersih dari dosa?”
waduh, guru ngaji kok bikin statemen begini, ya? sekarang misalnya begini: anda adalah seorang pecandu minuman keras. suatu hari, anda melihat rekan anda sesama pecandu minuman keras sedang menenggak minumannya saat ia sedang banyak masalah dengan istri, mertua, atasan, ibu warung, tukang sayur, dll. apakah anda harus menghentikan kecanduan anda dulu baru mencegahnya, padahal kemungkinan ia akan melampiaskan kemarahannya dalam keadaan mabuk sudah di depan mata? jika amr maruf nahi munkar sudah tidak ada lagi, apa bedanya dengan kaum yahudi yang akhirnya dimurkai Allah swt karena satu sama lain tidak saling menasehati? logikanya begini: jika untuk menasehati orang lain harus suci dari kesalahan, padahal tidak ada orang yang suci dari kesalahan, maka tidak ada lagi yang memberi nasehat. jadi, kemaksiatan akan merajalela. itukah yang anda inginkan dari menuding2 kesalahan orang2 yang berbaik hati menasehati anda tanpa menuntut upah dari anda, agar tidak ada lagi yang mencegah anda dari melakukan perilaku homoseksual?
jadi, kalau anda menulis:
“dari semua itu cuma ada satu pesan yang terlintas… jangan pernah melihat kesalahan orang lain selagi kalian belum sepenuhnya dekat dengan tuhan kalian.. intropeksilah…”
anda bermaksud berkata “karena gw yakin tidak bakal ada orang yang sepenuhnya dekat dengan tuhannya, maka pastilah tidak bakal ada yang mengganggu kesenanganku.”
ada hal-2 dalam agama (islam, saya gak tau agama lain) yang jadi urusan bersama. misalnya, jika anda melihat kemaksiatan berlangsung di depan mata, dan anda tidak mengerahkan segenap kemampuan yang anda punyai untuk meluruskannya, maka ketika Allah menimpakan murka-Nya ke orang itu, maka akan merata pula murka itu kepada orang-2 di sekitarnya yang tahu tapi tidak berbuat apa2, malahan duduk2 dan makan2 bersama. lha, dengan resiko sebesar itu, anda berharap kami mau tutup mulut?
anda menulis
“kalian hanya bisa mengintervensi seseorang melalui agama…”
benar sekali! saat ini hanya tinggal ini yang bisa kami lakukan, karena nilai2 masyarakat, dunia medis, media massa, seni, dan psikologi telah dikuasai oleh propaganda gay, maka tinggal agama saja yang tersisa. namun bukannya tanpa ancaman: beberapa person dan organisasi telah mengepung agama dan bersiap meruntuhkan benteng ini (berhubung ini siang hari bulan puasa, saya gak enak kalau harus menyebutkannya).
lho, anda juga nulis:
“pertanyaan gw kenapa orang selalu usil menilai agama orang lain atas dasar sesuatu yang dia lakukan?”
benar-benar celaka warga kampung yang anda ajari ngaji, memilih anda sebagai tokoh yang bisa dipercaya?! bagaimana lagi orang menilai orang lain, selain dari yang ia lakukan? hakim, psikolog, polantas, guru, semuanya menilai berdasarkan perilaku orang yang dinilainya, gak ada yang menggunakan telepati. memang, ada keterbatasan dalam penilaian karena tidak menyentuh perilaku tersembunyi dan apsek batin, tapi penilaian2 ini sah saja secara manusiawi, buktinya ali ra pernah kehilangan baju zirahnya melalui proses pengadilan yang sah (de jure), meskipun seara de facto baju itu benar2 milik beliau.
“gw bangga menjalani apa yang terbaik buat diri gw tanpa membuat orang lain terluka atas apa yang gw lakukan..”
dengan keberanian anda berterang2an bemaksiat dan mengimbanginya dengan mengajar ngaji, anda menimbulkan keraguan di hati warga kampung anda untuk meluruskan anda, “kok berani ya, jangan2 kita ini yang salah. dia kan guru ngaji, pastinya lebih tahu. kalau dia berani, berarti perilaku itu mungkin benar.” kirk dan madsen, duo aktivis gay di usa memaparkan bahwa keberhasilan kaum gay meraih simpati masyarakat usa bukan berdasar temuan riset ilmiah, namun manipulasi psikologis. salah satunya seperti yang anda lakukan ini. bagaimana mungkin seorang beriman bangga dengan menjerumuskan orang lain? ini ‘kan investasi yang amat buruk…
“bukankah allah menciptakan perbedaan untuk dihargai ? bukankah perbedaan2 itu yang akan memenuhi bumi ini?”
anda mesti cepat belajar membedakan mana perbedaan yang bemakna “keragaman” dan mana yang “penyimpangan.” jika menggunakan resep anda, bisa2 kelak para pelaku sadomasokis, transjender, bahkan pedofili pun akan dianggap sebagai keragaman semata. jangan dikira bahwa ini tidak akan terjadi. ini sudah mulai terjadi, berkat orang2 seperti anda.
soal suuzhon, anda sudah minta maaf ke helda gara2 bikin kesimpulan berdasar gaydar? saya tidak bilang bahwa helda bukan termasuk gay woman, saya cuma mau bilang selagi tidak ada bukti nyata dan pengakuan dari beliau, menuduhnya sebagai gay itu termasuk prasangka buruk.
September 1st, 2008 at 14:34
kaum homo berhak menentukan nasib dan jalan hidup mereka masing2 karena mereka tau jalan terbaik buat mereka sendiri. kaum heteroseksual ga perlu komen yang sinis2 karena kalian ga ngerti, kalian pikir kalian yangterbaik dan suadah mengikuti ajaran agama? ha ha , bodoh! agama adalah suatu wadah untuk menampung hasrat kita akan akherat. aturan2 agama adalah aturan2 yang dibuat oleh nenek moyang kita. so gue hanya percaya pada tuhan gue yang maha penyayang dan maha pengasih juga mahapengampun. jadi buat kaum anti homo , ga usah munafik untuk menghakimi kaum homo. kalian tidak lebih baik dari seorang homo!
September 1st, 2008 at 15:27
selamat menunaikan ibadah puasa buat semuanya…
September 4th, 2008 at 06:10
Really works. I’ll order other 2 bottles with you guys. Thank you. visit: http://www.sinepenis.com
September 11th, 2008 at 08:39
@ tikus
Ah, arrogance and stupidity all in the same package. How efficient of you!
Oktober 2nd, 2008 at 09:41
setiap orang berbeda, jd skrg bgmn kt menghargai perbedaan yg ada. semakin kita banyak bergaul dengan orang lain semakin kita mengerti setiap manusia yang punya masalah.
semakin orang suka menghujat, menghina, dan berkata pedas pada orang lain artinya bahwa orang tsbt kurang pergaulan, kurang menghargai setiap karya manusia. dan selalu menganggap benar diri sendiri.
ketahuilah, yang dibilang benar tidak selalu benar, yang dibilang salah belum tentu tidak ada benarnya. kita manusia biasa yang jauh dari sempurna.
biarlah Tuhan sendiri yang menilai dan Tuhan pun akan marah, pabila hambanya yg patuh pada ajaran agama malah justru menimbulkan keributan, bukan menyembuhkan keributan.
Oktober 2nd, 2008 at 09:42
seandainya orang yang ngerasa suci comment di atas dikutuk seketika oleh Tuhan jadi suka sesama sejenis, apa jadinya y?
bunuh diri kalee ya karna malu.
kenapa org bisa berkata dengan mulus dan suci kayak gt? krn org tsbt g pernah ngalami hal serupa.
bgmn beratnya hdp jd homoseksual.
perlu pendekatan lebih bukan hujatan.
ngerasa g mampu mendekati, person to person?
itu yg bikin mulutnya koar2 tanpa dipikir.
yg kyk gitu yg justru ahli neraka. menyakiti orang yang sama sekali ga pernah berbuat jelek sama dia. selamat tinggal pahala, kalo hanya menyakiti hati yang sudah sangat terluka.
Oktober 5th, 2008 at 21:29
@ duky
segeralah belajar untuk membedakan keragaman dan penyimpangan.
@ zantha
bukannya tidak setuju dengan komenmu, tapi perhatikanlah bahwa kaum gay yang komen di halaman ini pun gak kalah pedas dan kasarnya. Kok, hanya yang straight saja yang dikritik?
Oktober 23rd, 2008 at 16:53
aq adalah seorang gay…
aq seorang Kristen yang taat,aq menyadari gay saat berumur 14..
aq selalu berusaha menjadi normal..
tapi rasanya itu sangat sulit sekali….
aq yakin akan ada mukjizat padaku nanti..
dan berusaha mencintai wanita
Oktober 27th, 2008 at 11:27
@Rico
Tetap semangat…
Paling tidak, Anda telah punya kemauan..
Nopember 2nd, 2008 at 13:02
dear rico
tuhan tidak lengah atau tidur atas jerih payah perjuanganmu. Pada saat anda merasa terbebani dengan kesulitan, seolah2 harapan jauuuh sekali, tuhan tengah menceritakan kisah anda dan membanggakan anda di hadapan malaikat2Nya, serta menghias surga untuk menyambut anda. Ia kelak akan memberikan ‘kesembuhan’ yang anda inginkan, atau ‘upah’ yang besar di surga. It’s your choice, mau dibayar tunai di dunia atau disimpan untuk akhirat saja
Nopember 3rd, 2008 at 17:04
Bila melihat kebelakang, mungkin sayalah yang selalu berkata aku hidup sebagai bagian dai gay itu. tapi sungguh aku merasa bersalah sehingga saat tiba harus memilih atau barganti baik dan buruk Ro bisa memilih, walau dibantu oleh orang bisa menyembuhkan, cukup lama.
Terkadang disaat sepi Ro mengingikannya tapi karena ingin lepas dari yang Ro miliki (bayangin semenjak Usia dini, seingat Ro saat usia kelas 1 SD, selalu tetarik terhadap sejenis Ro. Dan tak dinyana juga kakak kostku sering bermain dengan Ro. semua seakan terpuaskan, karena menemukan belaian yang halus. Itu dulu.
Sekarang karena ada kesepakatan Ro, bisa lepas… walau terkadang ingin kembali … tak apalah ketika membuka blog ini, Ro. tumpahkan bahwa alangkah indah kepada orang yang memiliki kecenderungan hetero,… tapi bagi yang merasa homo… jangan kecil hati. Bila ingin lepas… lepaskan… Sungguh…
budaya kaum homo adalah lembut sekaligus keras, saat kita sudah kehilangan ketampanan atau kejelitaan maka akan dibuang atau bisa diperebutkan sehingga menimbulkan rasa tak terhingga cemburu atau patah hati… apa yang terjadi … bila tidak kuat maka ingin membunuhnya.. dan ketika telah sampai waktunya maka akan sepi adanya… Silahkan memilihnya. Salut. silahkan kontak ke sevenriyan@yahoo.co.id
Nopember 29th, 2008 at 09:28
inilah salah satu tanda bahwa agama salah?
sudah banyak euy, tanda2nya agama salah..
1. berperang di jalan Allah.. Perang lho.. itu makanya amrozi/imam samudra bs kayak gitu tuh..
2. lebih condong memihak ke cowok.. ya gk?
3. menghalalkan perbudakan..ya gk?
4. hukum nya kejam.. ya gk?
5. supernaturalis bgt.. apa2 yg gk dipahami oleh kita dianggap ajaib.. padahal bs aja ada penjelasan ilmiah nya.. ya gk?
6. menolak bukti2 evolusi.. kl kita bukan keturunan kera, trus kok ada juga kera yg pinter ya?
7. daan yg terakhir.. THE HOLY BOOK WAS WRITTEN 1400 YEARS AGO, for god sake! kenapa bisa langsung percaya aja sih? kalian belajar agama kan dr kecil, jadi bisa aja kalian percaya agama krn kalian belum tau apa2.. jd semacam di brainwash gt deh.. ya gk??
coba deh.. be neutral.. kalian gk mau mati, trus ternyata salah agama kan?
be neutral.. pilih yg benar…
Desember 3rd, 2008 at 22:50
@toto : jangan salahkan agama atas kebodohan anda (dan orang2 seperti Amrozi) dalam memahaminya. Belajar dulu sono yang bener. Ilmu masih cetek aja udah koar2. Bahkan kesimpulan loe itu pun banyak salah besar, udah sok menghakimi agama.
@cassanndros dan alif : gw salut sama kalian berdua. Setidaknya kalian sadar bahwa ada yg salah dengan orientasi seksual gay dan tidak berusaha menyesatkan yang lainnya. Gw ngerti banget betapa berat perjuangan untuk tidak tergoda, karena gw punya sahabat dekat yang akhirnya tidak tahan dan terjerumus. Mudah2an Tuhan terus memudahkan usaha kalian untuk kembali ke jalan yang benar.
Desember 7th, 2008 at 20:38
loe yg stupid.. loe cuman bs bilang gw salah besar tanpa menuliskan kontra argument dr gw.. who’s stupid now??
dan loe jg arogan.. “belajar dulu sono yg bener?” kyk yg loe paling bener ajee.. emang loe siape? umur loe brp sih? paling loe yg cetek ilmunya, cmn bisa berlindung di belakang agama krn agama loe skrg ngedukung hidup loe dgn benar (you’re straight, etc..)
imagine those ppl who r not like you (non muslim, gays, etc.. )
counter me.. come on.. i dare you..
but you can’t!! coz you’re stupid!!
Desember 9th, 2008 at 16:32
gue rasa setiap orang berhak menngemukakan pendapat. tapi ya gak perlu kata-kataan. toto have u ever been a gay? or u are? gw gay dan banyak gay pengen banget jadi straight, tapi susah. karena ada kebutuhan sexual yang selalu lebih kuat.
keinginan mereka dan gue untuk berubah sangat normal. karena kita semua tau kalo ini salah. coba deh lo gak sok mengatasnamakan kaum gay. kita ngerti kalo kita salah. kita justru butuh motivasi supaya bisa keluar dari sini. bukan dukungan jadi gay seumur hidup
Desember 9th, 2008 at 16:37
hey…jangan main kata-kataan. toto have u ever been a gay? atau lo memang gay? Gue gay n gue selalu sadar kalo gue salah. Gue punya temen deket yang gay juga. Dia juga sama.
Gay selalu ingin menjadi straight. Bagaimanapun kita pengen menjadi normal seperti yang lain. At least gak berbuat yang menyimpang dari keyakinan masyarakat umum. terlepas dari urusan agama.
susah banget jadi orang yang berbeda. Jadi biarkan kita mendapatkan motivasi untuk keluar dari kesalahan. bukan malah dukungan. Stupidity cuma buat orang yang menampakkan kesombongan satu sama lain. Argumen lebih penting ketimbang kata-kataan
Desember 12th, 2008 at 23:05
@franklooc
bos, yg duluan ngata2in siapa? bukannya si indie yg duluan dgn ngatain gw bodoh?
gw gay.. dan gw gk ngerasa salah.. gw seumur hidup gw blum pernah ngelakuin yg namanya free sex, ONS, or whatever you think what gay is..
gay itu suka sama sesama jenis.. titik.. kalo ngelampiasin dgn ONS/sex all the time, itu sama aja donk dgn straight yg ngelakuin gituan.. dan itu gak bener.. bukan karna ke-gayannya.. gw jg nganggep gay yg gituan sebagai orang yg salah..
bos, memang susah banget jadi orang yg beda.. gw ngerasa banget juga.. tapi nabi muhammad jg di awal2 adalah org yg berbeda dgn kaumnya, tapi apakah dia kemudian ngikut trus dgn keyakinan kaumnya krn ngerasa beda / salah?? nope.. banyak juga para pengubah dunia yang berbeda dari kaumnya, tapi malah membawa perubahan yg berarti buat hidup ini…
kalo kamu cuma mikir diri kamu sendiri, it’s ok.. tapi bayangkan anak2 cucu kita nantinya mengalami hal2 yg sama yg kita alami.. dipermalukan, diejek, tidak bahagia, dsb.. apakah kita mau mrk spt itu?
justru gay yg ngerasa salah apakah krn ketertarikan mrk thd sesama jenis ato karna pelampiasan mereka dgn cara yg gk bener?
seandainya gay bisa menikah, kemungkinan utk sembunyi2 dan hanya mikirin sex akan berkurang, malah cenderung untuk setia thd pasangan, sama seperti kaum normal hetero yg setia.. jika saja ada aturan yg melindungi kaum gay utk diperlakukan sama spt kaum hetero..
come on gays, why don’t we fight untuk hak2 kita. kenapa hanya straight yg bisa mencintai, dicintai, dsb dsb dsb dsb dsb dsb dsb dsb dsb…
it’s so unfair..
Desember 14th, 2008 at 21:07
Definisi gay itu bermakna asal ceria, tapi sebelum dilekatkan dengan homoseksualitas smepat dikaitkan dengan perilaku2 seksual yang melanggar norma masyarakat. Lihat sendiri di wikipedia, dah. Capek nulisnya. Intinya, seseorang disebut ‘gay’ jika ia sudah enjoy dan bersikap ceria (=gay) dan menikmati pelampiasan syahwat kepada sesama jenis. Terus, mengapa pula memberikan label “ceria” pada orang yang “tidak ceria”?
Memiliki orientasi homoseksual tentu saja bukan dosa atau kesalahan karena tidak dibuat2 dan disengaja, kecuali memang sengaja membangkitkannya dalam diri, misalnya eksperimentasi atau petualangan seksual. Tapi pilihan perilaku itulah yang akan dinilai apakah sesuai dengan agama yang kita yakini atau tidak. Jika kebetulan agama anda tidak menentang homoseksual atau bahkan anda tidak beragama, ya sudah. Tapi tidak perlu repot2 menghalau orang beragama lain atau yang memiliki keyakinan (tidak mesti spiritual) lain untuk menjauhi agama atau nilai2 pribadinya.
Nabi Muhammad itu seorang nabi, keberbedaannya sejak kecil adalah karena dikehendaki-Nya, dan perubahan yang dibawakan-Nya kepada dunia adalah perintah-Nya. Sekarang, kami bermaksud untuk mengikutinya: Mematuhi perintah-Nya. Sama aja dengan argumen anda, bahwa kini kami memilih untuk berbeda dari mayoritas gay. Oke, perlu saya tegaskan terlebih dulu bahwa saya tidak akan melayani pembicaraan yang tidak fokus dan melebar kemana2 seperti yang dilakukan para islamofobik di setiap forum. Jadi, kita batasi pada homoseksualitas saja, ya?
Saya dan alif (juga yang lainnya) berjuang demi keyakinan kami, rela memberikan kehidupan kami, bahkan kematian kami. Sebaliknya anda, relakah anda untuk mati demi prinsip anda? Menurut keyakinan anda, seandainya jalan kami salah dan jalan anda yang benar, apa yang menanti kami di akhir perjalanan? Saya sangat tertarik untuk mengetahuinya, karena sejauh ini baru sekarang ada kesempatan untuk menanyakannya.
Kami bahkan mulai berpikir untuk berhenti meminta ddidukung dan didengar oleh orang lain, karena kami hanya perduli pendapat-Nya. Kami sudah puas dengan yang diberikan oleh-Nya, berupa kondisi, kewajiban, dan hak. Jadi, untuk apa berjuang mati2an agar masyarakat berubah dan menerima kita sebagai gay? Hanya untuk terlambat menyadari bahwa jalan yang kita pilih salah?
Kami ini hanyalah sekelompok kecil, bahkan tidak pernah terdengar di media massa. Mengapa pula anda berusaha memotivasi kami untuk memperjuangkan visi anda? Apakah di luar sana para gay dan simpatisannya sudah pada habis, sampai2 anda perlu dukungan kami?
Benarlah kata aktivis lesbian Camille Paglia, bahwa identitas gay itu rapuh. Mereka tidak bisa menerima bahwa masih ada sebagian dari mereka yang memilih jalan yang beda dan sulit. Oleh karena itu, mereka berusaha mendesakkan prinsip mereka dan mendapatkan dukungan 100%, demi menegakkan identitas diri mereka sendiri.
Desember 14th, 2008 at 23:11
@cassandros:
komentar anda mengingatkan saya mengenai film twilight, yg bercerita ttg seorang vampir yg memiliki keinginan utk menghisap darah manusia tapi karena beranggapan bahwa hal itu salah, darah hewan menjadi gantinya demi bertahan hidup (meski mrk tetap kesakitan karena harus membendung keinginan mrk)..
Bedanya, membunuh manusia sudah jelas merugikan, sementara cinta antar sesama gay tidak merugikan pihak lain..
dan sudah jelas bahwa definisi gay & hs menurut anda berbeda dgn saya.. boleh saya tahu di ayat mana yg menyatakan bahwa hs bukan dosa/kesalahan? atau dr hadist mungkin?
maaf kalau komentar saya yg pertama benar2 anti agama, tapi kalau melihat ke belakang, hanya agamalah yg menentang perilaku gay.. jadi pastinya akan selalu menyinggung agama.. kata2 menyakitkan sering dilontarkan dari mrk yang merasa beragama (terlepas apakah mrk salah/benar) bgmn menurut kamu perasaan kami thd hal itu?? aren’t we allowed to fight back?
saya tidak benar2 membenci islam, bahkan saya meyakini bahwa sebagian besar ayat2 nya benar2 baik utk umat manusia. Tapi sebagian ayat2nya mudah diinterpretasikan salah yg bisa menyebabkan kebencian, this led me to believe that it’s not perfect where it says that it is..
ok, ok, saya stop deh obrolan agama.. moving on..
you said: Sebaliknya anda, relakah anda untuk mati demi prinsip anda?
prinsipku adl menjunjung keadilan (gay/hs/whatever..),
prinsipmu adl untuk Tuhanmu.. what about other ppl? Human beings?? other hs ppl?
you said : Menurut keyakinan anda, seandainya jalan kami salah dan jalan anda yang benar, apa yang menanti kami di akhir perjalanan?
setiap tindakan ada konsekuensinya.. saya tdk akan ngomong mengenai akhir perjalanan == akhirat.. tapi konsekuensi yg terjadi pada kehidupan sesudah anda mati..
pandangan anda yg mengharuskan kaum hs untuk “menahan” hasrat normal dirinya, tentu saja akan membuat setidaknya ketidakbahagiaan dalam hidupnya.. ketidakbahagiaan bagi istrinya.. ketidakbahagiaan bagi anak2nya juga, dsb.. bgmn menurutmu efeknya thd kehidupan?
bagaimana dgn fair/tidaknya mslh ini? straight bisa “melampiaskan syahwatnya”, straight bisa menjadi dirinya sendiri, straight bisa menikah, straight dilindungi undang2/agama, dsb…
it’s just clearly wrong…
you said : Jadi, untuk apa berjuang mati2an agar masyarakat berubah dan menerima kita sebagai gay?
jawabanku : for the future… untuk orang2 spt kamu di masa depan… if you just really care about yourself, that’s fine..
you said : Mengapa pula anda berusaha memotivasi kami untuk memperjuangkan visi anda?
jawabanku : mungkin krn saya tetap tidak bs memahami anda.. bgmn anda benar2 bisa bahagia memakai topeng.. mungkin krn saya juga peduli dgn orang2 spt anda.. kita pernah sama2 mengalami hal2 yg pahit di masa kecil, meski jalan yg kita tempuh skrg berbeda.. but i was in your shoes.. masih mungkin..
you said : sampai2 anda perlu dukungan kami?
my answer : heh, saya cuman mentrigger a conversation, tukar pikiran.. saya tidak berada di perkumpulan manapun, jd asumsi anda mengenai saya salah..
kenapa identitas gay rapuh? it’s logic.. religion, god==the greatest thing in the world against gay.. why do you think it’s so fragile.. ?? jika orang bilang ke km, bahwa km dibenci Tuhan, dan Tuhan adalah segala2nya.. bgmn menurutmu perasaan km? fragile???
PS: berhentilah berpikir bahwa sy dari LSM apapun.. saya juga sedang belajar.. and i hope you answer me back…
toto : inatokara01@gmail.com
Desember 16th, 2008 at 08:41
oooo… setelah saya membaca pesan anda yang terakhir, saya jadi ingat bahwa kita pernah berdialog sebelumnya, di kesempatan lain. mohon maaf jika anda merasa tersakiti dengan kata2 saya. Saya tidak perlu menyebut lagi dalil2 agama yang mengharamkan PERILAKU homoseksual menurut agama saya, toh alif sudah menyebut sebagian kecilnya. jika anda menolak mengikutinya karena itu bukan agama anda, that’s fine for all of us. Cuma saya tegaskan: Tuhan tidak menciptakan sesuatu atau seseorang untuk dilaknat-Nya, saya harap itu bisa sedikit menguatkan harga diri anda. Sasaran penilaian dosa-pahala adalah hal2 yang dilakukan manusia secara sadar, yaitu sikap dan perilaku. Karena itu, Tuhan murka bukan kepada orang yang memiliki ketertarikan homoseksual, namun pada mereka yang berperilaku homoseksual. Jika anda berpikir bahwa menahan diri dan melawan orientasi homoseksual itu tidak sesuai dengan fitrah manusiawi, that’s fine. Tapi saya pun punya hak untuk berpendapat sebaliknya, ‘kan? Saya hanya mencoba agar dalam isu homoseksualitas jangan sampai didominasi oleh 1 sudut pandang saja. Mereka yang merasa nyaman mengikuti jalan sebagaimana yang anda tempuh, terserah saja. Tapi faktanya ada juga yang bahagia dengan berjuang, dan ini perlu diangkat dalam forum ini. Dengan informasi yang lebih kaya, maka masyarakat dan orang2 homoseksual bisa punya pilihan lebih luas dan lebih berdaya dalam membuat pilihan. Kenapa saya repot2 bekoar2 mengenai hal ini, toh gak ada yang nyuruh atau mbayar? Demi cinta. Saya percaya bahwa yang saya yakini adalah hal yang baik, dan saya mau berusaha sejauh mungkin untuk menyiarkannya (bukan memaksakan, lho ya) agar yang lain tahu dan tergerak untuk mengikuti bersama2 menuju kebaikan. Tahu darimana kalo ini baik? yah balik lagi… Alasan lain adalah tanggapan atas paragraf pertama komen anda: Kalau kami diam saja, justru kami akan ikut menangggung dosa. BTW, setelah saya baca berulang2, komen saya tidak menuduh anda bagian dari LSM manapun. Orang yang perlu dukungan tidak berarti ia dari suatu kelompok nyata yang butuh keanggotaan yang banyak. Bisa saja ia butuh dukungan untuk menguatkan dirinya sendiri, atau seperti kata anda: Untuk melawan balik. Suatu hal yang kami hindari, karena toh kita semua berasal dari Tuhan dan akan kembali kepada-Nya, jadi buat apa melawan-Nya? Jika anda memang punya prinsip beperilaku homoseksual itu oke, terserah saja. Jika saya berpendapat beperilaku homoseksual itu tidak oke, terserah saya, ‘kan? Jika orang mengikuti anda, terserah mereka. Jika orang ikut saya, terserah mereka juga, ‘kan?
Desember 17th, 2008 at 07:39
hehehehe lama gw gak balik kesini, ternyata ada komentar panas dari yg namanya Toto. Yg gw kritik bukan argumen elo soal gay, kalo elo baca yg bener yg gw kritik adalah cara elo menyimpulkan dan menghina2 agama orang lain sebagai agama yg salah. Terus dengan liciknya elo memutarbalikkan situasi seolah yg gw kata2in dan kritik adalah gay-nya. Elo mau membahas gay atau ngajak perang soal agama? hari gini masih ada aja orang yg ngungkit2 SARA kayak elo.
Syukurlah ada orang kayak Cassandros yg mengembalikan diskusi ke arah yg benar.
BTW, sorry aja boss, gw bisa bikin kontra argumen atas kritik elo terhadap agama gw (point 1 sampe 7), tapi bukan di sini tempatnya. Email gw indiratiarani@yahoo.com
oh ya, FYI, my best friend is a gay, a Catholic. Dan dia bilang gw adalah sahabatnya yang paling pengertian dengan kondisinya. Elo suruh gw ngebayangin seandainya gw jadi dia? Udah dari dulu!!!
Tapi mengerti,memahami itu tidak sama dengan menyetujui. Gw bisa mengerti dan memahami apa yg dia alami, tetap gw tidak bisa menyetujuinya, dan kita memang berhak untuk berbeda pendapat.
Desember 21st, 2008 at 21:44
@cassandros.
i can see your perspective now.. meski saya tetep gk setuju dgn perspektif kamu.. yups, setiap orang memang berhak berpendapat masing2.. tapi ingat, pendapat mengenai hs nggak seperti pendapat : “i prefer color blue than red ” melainkan sesuatu yg lebih urgent krn konsekuensinya sangat besar, baik di dunia (menurut gw) ataupun di akhirat (menurut loe).. forcing our own will is not the best way to reach happiness (mnrt gw).. but whatever..
saya sudah tau siapa anda sejak anda menulis camilla paglia, dan tentu saja saya browsing pertanyaan2 anda dan melihat bahwa sepertinya anda kecewa dgn perilaku gay yg only think of sex, suka menonton film porno, dan suka membela kaum gay krn mrk hanya ingin “have fun/sex”, dsb.. that’s one of your question, i believe.. cmiiw.. i was thinking of answering the question but it’s closed.. dan kalau memang benar itu pertanyaanmu, km gak bisa menyamakan gay dgn hal spt itu donk.. what about straight who watch porn, have pre-marital sex, etc, etc.. do we call them STRAIGHT, and forget that there are other straight who don’t do that stuff?? but straight who had sex with their wife and not thinking about fun all the time…
it seems like you’re disappointed with how that group of gays treated you and you’re thinking that “that’s the definition of gay..” but that’s not the real definition of gay..
dan btw, pertanyaan saya mengenai dalil agama itu bukan spt yg anda maksud. Tapi “dalil mana yg MEMBOLEHKAN KECENDERUNGAN hs..” setahu saya di quran/hadist tdk pernah membahas masalah keinginan hs.. hanya disebut masalah PERILAKU.. Anda kan bilang kecenderungan hs boleh, tapi perilaku hs gak boleh.. hal ini (KECENDERUNGAN BOLEH) dibahas di hadist/ayat yg mana? setahu saya islam hanya mengenal perilaku hs, tapi tidak dgn kecenderungan hs.. it’s just weird to me.. if islam knows about this, this should be written clearly.. i REALLY2 need to know if you really can answer me..
dan komen atas pernyataanmu : “kalau kami diam saja, justru kami akan ikut menanggung dosa”.. lagi2 ini utk kepentingan anda biar anda gk dapet dosa.. i don’t get it why most moslem said this..
dan komen lg atas pernyataanmu : “that’s fine for all of us..” is it really fine??
if i’m not mistaken, islam lebih membenci gay daripada orang yg beragama lain.. toleransi antar umat beragama cukup kuat, dgn menulis “lakum dinukum waliyadin” tapi toleransi thd sexual orientation sedikit.. defaultnya adalah membenci gay.. tp yg beda agama kagak.. it’s weird to me.. padahal kan bakal sama2 masuk neraka..
bgmn dengan poligami? 4 wives for men compared to nothing at all for hs is unfair to me..
gw nonton termehek2 kemarin malam, dan si pembawa acara merasa jijik dgn linkungan di gay bar.. bgmn kalo dia pergi ke gereja? apakah dia merasa jijik juga?? it’s double standard..
@indie
komentar panas hanya ditujukan buat orang yg komentar panas juga kyk elo.. bisa gk sih, kl nulis jgn pake emosi, tp pake otak.. kalo gw loe anggep menyimpulkan dgn cara yg salah, benerin gw.. jgn cmn bs ngomel2 doank.. i would appreciate it if you give me input instead of just spicy comments.. i’m still learning… besides.. gw nambah kata2 “ya gk?” dengan harapan anybody can prove me wrong.. i’m fine to learn..
dan kalo bener2 ini bkn tempatnya, mana tuh, email kontra argumenmu blum masuk2 jg ke inbox gw.. km bs beneran jawab gk sih??
SARA? yahh.. kan sprti kata gw bilang : gay n religion is very connected.. gk mungkin gk ngomongin agama kl ngomongin gay..
and btw, i was born moslem.. learnt islam intensively for 8 years.. maybe i learnt it wrong.. tapi setidaknya gw masih mencoba belajar.. what about you? sepertinya loe mentok aja pelajarannya..
indie.. do you really understand what your friends really feel? or you just thought you understand??
gini deh analoginya, kl loe ngeliat pengemis di jalan, trus loe ngerasa sedih, apakah sama dgn loe jadi pengemis di jalan dan harus melewatkan hari2 menjadi pengemis, merasa malu, cape, merasa “doomed”, merasa ditidak adili, dsb, dsb????
ato kyk gini, sama orang buta. loe ngerasa sedih thd mereka.. tapi coba loe tutup mata selama sehari, trus 2 hari, 3 hari, dsb, dsb.. apakah sama dgn cuman ngerasa sedih doank?? km mengerti maksudku?
btw.. sy punya pertanyaan lain yg bikin saya penasaran banget..
@cassandros.. bgmn perasaan istrimu? apakah dia menerima kondisimu? bgmn dgn hs yg “sissy”.. apakah cewek ada yg mau dgn hs yg kayak gitu?? sejauh yg gw tau, cewek2 biasanya suka sama yg macho, dsb.. bagaiamana dgn orang2 spt mereka, ato yg dalam batinnya sudah merasa menjadi cewek.. how do you solve this thing??
@indie.. km siap gk jadi istri seorang hs?? kl suamimu sissy, kamu mau?? kamu mau “berjuang” menjadi istri orang kyk cassandros ini??? bgmn kalau km tidak puas in bed? apakah km bisa? bgmn kalo suamimu sedang “sakau”, kalau suamimu gak puas dgn dirimu gmn? kalau suamimu ngelirik gk sengaja ke tetangga sebelah yg cowok gmn? dsb dsb dsb..
think it carefully.. jgn cmn bilang bisa..
Desember 29th, 2008 at 14:58
” Subject: Cat got your tounge??
Message: Hey, mana jawabanku?
gak bisa balas ya?
gak tau jawabannya ya?
payah… ”
Manis betul kata2 anda yang masuk ke inboxku. Pentingkah bagi anda agar orang selalu menanggapi syahwat perangmu? Perlu anda catat, bahwa hidup saya sehari2 penuh dengan aktivitas yang jauh lebih bermakna daripada sekedar memuaskan syahwat anda untuk bertengkar dan menyangkal keberadaan Tuhan. Anda mau percaya atau tidak, itu semua kembali kepada anda. Apakah semua gay di dunia mau berbondong2 meninggalkan agamanya mengikuti anda atau sebaliknya, tidak ada pengaruhnya buat saya atau Tuhan. Jika anda memang punya masa lalu kelam dengan agama atau Tuhan, selesaikanlah sendiri, jangan bawa2 orang lain untuk mendukung perang anda dengan agama.
Ada 1 titik dimana kita bersepakat bahwa isu homoseksualitas tidak seperti memilih warna atau baju. Hm, padahal saya sudah menurunkan ‘harga’ saya agar kita masing2 bisa berjalan di jalan kita dengan sejahtera, tanpa saling ganggu: Anda yang melawan Tuhan dan saya melawan nafsu. Ternyata anda masih belum terima juga dan tetap menghendaki pengakuan jalan anda sebagai satu2nya yang benar.
Hmm, saya tidak pernah bilang kalau berpikir bahwa gay itu buruk karena hanya berpikir soal sex. Saya juga tidak pernah mendapat perlakuan jelek dari teman2 gay. Justru mereka memperlakukan saya dengan baik. Tapi kebaikan tidak mesti dibalas dengan persetujuan dan dukungan, ‘kan? Terutama jika persetujuan dan dukungan itu malah menjerumuskan mereka (dalam pemahaman saya). Dan perlu dicatat, saya tidak menilai straight baik gay buruk karena straight itu heteroseks dan gay itu homoseks. Penilaian baik atau buruk ditujukan pada pilihan sikap dan perilaku, jadi sama sajalah antara gay (orang yang berhubungan seks dengan sesama jenis) dengan straight yang berzina.
Mengenai Islam membolehkan kecenderungan HS dan melarang perilaku HS… Coba baca Al Baqarah ayat2 terakhirnya, bahwa semua orang mendapatkan balasan atas apa yang dilakukannya. Terus mengapa tidak ada larangan yang eksplisist mengenai homoseksual? Kecaman terhadap perilaku homoseksual sudah sangat jelas, toh masih anda sangkal. Mau seberapa jelas? Dalam Quran juga tidak ada larangan kawin dengan monyet, apakah itu berarti manusia boleh kawin dengan monyet? Juga tidak ada larangan atau perintah untuk mencium pipi Ibu kandung.
Semua yang kita lakukan pasti akan berefek bagi pelakunya, termasuk ketika kita berbuat baik. Dalam Islam hal itu dibenarkan, jika anda tidak nyaman dengan hal itu, anda boleh cari agama lain.
Soal “bagimu agamamu,” soal iman itu tergantung pada mau menerima hidayah atau tidak. Jika anda mengimani suatu agama karena dipaksa, tidak ada manfaatnya bagi anda. Sedangkan soal homoseksualitas, itu tidak bisa disejajarkan dengan agama, karena memang bukan agama. Penyimpangan itu begitu jelasnya sehingga orang waras pun akan melihat betapa laki2 dan perempuan didesain untuk saling melengkapi.
Poligami itu bukan anjuran. Coba pelajari sejarahnya bahwa poligami itu dilakukan dalam kondisi dimana hal itu bisa menyelesaikan masalah. Atau jangan2 atas nama keadilan, anda juga mau agar ada poliandri? Wah itu sih, bukan keadilan, tapi penyamarataan. Apa yang boleh dilakukan antarlawan jenis, juga boleh dilakukan sesama jenis?
Soal termehek2… Wah ini bukti anda terlalu sensitif dan memandang semua hal dalam kacamata perang. Di acara termehek2 itu, bukannya dia jijik masuk ke gay bar, tapi akan lebih tepat dan bijak secara strategis dan taktis jika yang masuk adalah pasangan laki dan laki, bukan laki dan perempuan.
Hmm, sepertinya saya sudah terlalu panjang mengikuti tarian dan iramamu. Terserah saya kan mau menjawab atau tidak. Lagipula, itu pertanyaan terakhirmu itu sebaiknya ditanyakan langsung ke para cewek langsung. Masa saya yang harus mewakili?
Anyway, Saya amat tidak minat melayani anda, karena anda memiliki isu yang lebih besar dari HS, tapi juga perlawanan terhadap agama. Cobalah bercermin, bisakah disebut orang dewasa ketika “merengek” agar ajakannya berkelahi dibalas dan memaksa orang agar setuju, seperti yang anda lakukan ke saya dan indie? Untuk selanjutnya, saya TIDAK AKAN menanggapi debat kusir dengan anak2 lagi sebelum ia cukup umur. Kalau anda pikir bisa memancing amarah saya dengan menghina saya, wah salah besar. Tapi saya tahu saya bisa memancing amarah anda dengan TIDAK MEMBALAS anda.
Desember 30th, 2008 at 09:05
if u can’t answer, u can’t answer. don’t get around by saying stuff worst than what i said.
you are indeed payah!! excuses, excuses, excuses.. this is the best answer you can come up with?? amazing..
Desember 30th, 2008 at 17:02
“…jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga).” [QS. Al-A’raf [7]: 175-176]